Berapa sebenarnya cicilan yang harus dibayar setiap bulan jika mengajukan pinjaman KUR di Bank BRI?
Pertanyaan ini kerap muncul di benak pelaku UMKM yang ingin mengajukan Kredit Usaha Rakyat. Wajar saja — mengetahui besaran angsuran sejak awal membantu perencanaan cash flow usaha agar tidak kebobolan di tengah jalan.
Nah, artikel ini menyajikan tabel angsuran KUR BRI 2026 secara lengkap untuk plafon Rp1 juta hingga Rp500 juta.
Seluruh data disusun berdasarkan ketentuan suku bunga flat 6% per tahun sesuai Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025 yang berlaku efektif 2026.
Apa Itu Angsuran KUR BRI?
Angsuran KUR BRI adalah pembayaran cicilan bulanan yang wajib dibayarkan debitur kepada Bank BRI selama masa kredit berjalan. Nominal angsuran ini terdiri dari dua komponen utama: cicilan pokok pinjaman dan bunga.
Berbeda dengan kredit komersial, KUR mendapat subsidi bunga dari pemerintah sehingga cicilan jauh lebih ringan. Program ini ditujukan khusus untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan modal kerja atau investasi.
Bank BRI sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia menyediakan plafon mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta. Besaran angsuran sangat bergantung pada tiga faktor: plafon pinjaman, tenor, dan suku bunga yang berlaku.
Sistem Bunga Flat KUR BRI
KUR BRI menggunakan sistem bunga flat, bukan bunga efektif. Perbedaan ini penting dipahami sebelum mengajukan pinjaman.
Pada sistem bunga flat, bunga dihitung dari pokok pinjaman awal dan dibagi rata selama tenor. Artinya, nominal bunga per bulan tetap sama dari awal hingga akhir masa kredit — tidak berkurang meski pokok sudah terbayar sebagian.
Berbeda dengan bunga efektif yang dihitung dari sisa pokok, sehingga bunga per bulan semakin mengecil seiring berjalannya waktu. Konsekuensinya, jika dibandingkan dengan nominal yang sama, bunga flat terasa lebih “mahal” secara total.
Namun, keunggulan bunga flat adalah kepastian cicilan. Debitur bisa merencanakan keuangan dengan lebih mudah karena angsuran bulanan tidak berubah selama tenor berjalan.
Aturan Terbaru Bunga KUR 2026
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menetapkan kebijakan baru untuk program KUR 2026. Beberapa perubahan signifikan yang perlu diketahui:
Bunga Flat 6% untuk Semua Pengajuan
Mulai Januari 2026, suku bunga KUR ditetapkan seragam 6% per tahun flat untuk seluruh jenis pengajuan. Aturan ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang menerapkan sistem berjenjang (6% untuk pinjaman pertama, naik bertahap hingga 9% untuk pinjaman keempat).
Penghapusan Batas Frekuensi Pengajuan
Aturan lama membatasi pelaku UMKM sektor perdagangan hanya bisa mengakses KUR dua kali, sedangkan sektor produksi empat kali. Per 2026, batasan ini dihapus — pelaku usaha bisa mengajukan berulang kali tanpa batas.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan agar UMKM bisa terus berkembang hingga benar-benar mandiri. Informasi ini berdasarkan Permenko Nomor 7 Tahun 2025 dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah terbaru.
Jenis KUR BRI dan Batas Plafon
Sebelum melihat tabel angsuran, penting untuk memahami jenis-jenis KUR yang tersedia beserta karakteristiknya.
| Jenis KUR | Plafon | Bunga/Tahun | Tenor Maks. | Agunan |
|---|---|---|---|---|
| KUR Super Mikro | Maks. Rp10 juta | 6% | 3-5 tahun | Tidak Wajib |
| KUR Mikro | Rp10 juta – Rp100 juta | 6% | 4-5 tahun | Tidak Wajib |
| KUR Kecil | Rp100 juta – Rp500 juta | 6% | 4-5 tahun | Wajib |
Untuk plafon di atas Rp100 juta, bank mensyaratkan agunan tambahan berupa sertifikat tanah, BPKB, atau deposito. Sementara untuk plafon di bawah itu, jaminan cukup berupa usaha yang dibiayai.
Tabel Angsuran Pinjaman KUR BRI 2026 Berdasarkan Plafon

Berikut tabel angsuran lengkap KUR BRI dengan suku bunga flat 6% per tahun. Data dikelompokkan berdasarkan kategori plafon untuk memudahkan pencarian.
Tabel Angsuran KUR Super Mikro (Rp1 Juta – Rp10 Juta)
KUR Super Mikro cocok untuk usaha pemula atau yang baru merintis. Tidak mensyaratkan minimal lama usaha 6 bulan seperti KUR lainnya.
| Plafon | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan |
|---|---|---|---|
| Rp1.000.000 | Rp88.333 | Rp46.667 | Rp32.778 |
| Rp2.000.000 | Rp176.667 | Rp93.333 | Rp65.556 |
| Rp3.000.000 | Rp265.000 | Rp140.000 | Rp98.333 |
| Rp5.000.000 | Rp441.667 | Rp233.333 | Rp163.889 |
| Rp10.000.000 | Rp883.333 | Rp466.667 | Rp327.778 |
Tabel Angsuran KUR Mikro (Rp10 Juta – Rp100 Juta)
KUR Mikro menjadi jenis yang paling diminati pelaku UMKM karena plafon cukup besar namun tetap tanpa agunan tambahan.
Plafon Rp10 Juta – Rp50 Juta
| Plafon | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp15.000.000 | Rp1.325.000 | Rp700.000 | Rp491.667 | Rp387.500 |
| Rp20.000.000 | Rp1.766.667 | Rp933.333 | Rp655.556 | Rp516.667 |
| Rp25.000.000 | Rp2.208.333 | Rp1.166.667 | Rp819.444 | Rp645.833 |
| Rp30.000.000 | Rp2.650.000 | Rp1.400.000 | Rp983.333 | Rp775.000 |
| Rp40.000.000 | Rp3.533.333 | Rp1.866.667 | Rp1.311.111 | Rp1.033.333 |
| Rp50.000.000 | Rp4.416.667 | Rp2.333.333 | Rp1.638.889 | Rp1.291.667 |
Plafon Rp50 Juta – Rp100 Juta
| Plafon | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp60.000.000 | Rp5.300.000 | Rp2.800.000 | Rp1.966.667 | Rp1.550.000 |
| Rp75.000.000 | Rp6.625.000 | Rp3.500.000 | Rp2.458.333 | Rp1.937.500 |
| Rp80.000.000 | Rp7.066.667 | Rp3.733.333 | Rp2.622.222 | Rp2.066.667 |
| Rp100.000.000 | Rp8.833.333 | Rp4.666.667 | Rp3.277.778 | Rp2.583.333 |
Tabel Angsuran KUR Kecil (Rp100 Juta – Rp500 Juta)
KUR Kecil ditujukan bagi usaha yang sudah berkembang dan membutuhkan modal lebih besar. Berbeda dengan KUR Mikro, jenis ini mensyaratkan agunan tambahan.
Plafon Rp100 Juta – Rp250 Juta
| Plafon | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp100.000.000 | Rp4.666.667 | Rp3.277.778 | Rp2.583.333 | Rp2.166.667 |
| Rp125.000.000 | Rp5.833.333 | Rp4.097.222 | Rp3.229.167 | Rp2.708.333 |
| Rp150.000.000 | Rp7.000.000 | Rp4.916.667 | Rp3.875.000 | Rp3.250.000 |
| Rp200.000.000 | Rp9.333.333 | Rp6.555.556 | Rp5.166.667 | Rp4.333.333 |
| Rp250.000.000 | Rp11.666.667 | Rp8.194.444 | Rp6.458.333 | Rp5.416.667 |
Plafon Rp250 Juta – Rp500 Juta
| Plafon | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp300.000.000 | Rp14.000.000 | Rp9.833.333 | Rp7.750.000 | Rp6.500.000 |
| Rp350.000.000 | Rp16.333.333 | Rp11.472.222 | Rp9.041.667 | Rp7.583.333 |
| Rp400.000.000 | Rp18.666.667 | Rp13.111.111 | Rp10.333.333 | Rp8.666.667 |
| Rp450.000.000 | Rp21.000.000 | Rp14.750.000 | Rp11.625.000 | Rp9.750.000 |
| Rp500.000.000 | Rp23.333.333 | Rp16.388.889 | Rp12.916.667 | Rp10.833.333 |
Seluruh tabel di atas merupakan simulasi berdasarkan suku bunga flat 6% per tahun. Angka aktual dapat berbeda tergantung kebijakan masing-masing cabang BRI dan tanggal pencairan kredit.
Rumus Menghitung Angsuran KUR BRI
Ingin menghitung sendiri berapa cicilan untuk plafon tertentu? Berikut rumus dasar yang digunakan dalam sistem bunga flat.
Rumus Angsuran Bulanan: Angsuran = Pokok per Bulan + Bunga per Bulan
Di mana:
- Pokok per Bulan = Plafon Pinjaman ÷ Tenor (bulan)
- Bunga per Bulan = (Plafon × Bunga per Tahun) ÷ 12
Rumus Singkat: Angsuran = Plafon × (1 + (Bunga × Tenor/12)) ÷ Tenor
Atau lebih praktis: Angsuran = (Plafon ÷ Tenor) + (Plafon × 6% ÷ 12)
Contoh Simulasi Perhitungan
Agar lebih jelas, berikut beberapa contoh perhitungan untuk skenario berbeda.
Simulasi 1: KUR Mikro Rp50 Juta, Tenor 36 Bulan
Data:
- Plafon: Rp50.000.000
- Tenor: 36 bulan
- Bunga: 6% per tahun (flat)
Perhitungan:
- Pokok per bulan = Rp50.000.000 ÷ 36 = Rp1.388.889
- Bunga per bulan = (Rp50.000.000 × 6%) ÷ 12 = Rp250.000
- Angsuran = Rp1.388.889 + Rp250.000 = Rp1.638.889
Total yang dibayar selama kredit:
- Total angsuran = Rp1.638.889 × 36 = Rp59.000.004
- Total bunga = Rp250.000 × 36 = Rp9.000.000
Simulasi 2: KUR Kecil Rp200 Juta, Tenor 60 Bulan
Data:
- Plafon: Rp200.000.000
- Tenor: 60 bulan
- Bunga: 6% per tahun (flat)
Perhitungan:
- Pokok per bulan = Rp200.000.000 ÷ 60 = Rp3.333.333
- Bunga per bulan = (Rp200.000.000 × 6%) ÷ 12 = Rp1.000.000
- Angsuran = Rp3.333.333 + Rp1.000.000 = Rp4.333.333
Total yang dibayar selama kredit:
- Total angsuran = Rp4.333.333 × 60 = Rp259.999.980
- Total bunga = Rp1.000.000 × 60 = Rp60.000.000
Simulasi 3: KUR Super Mikro Rp10 Juta, Tenor 24 Bulan
Data:
- Plafon: Rp10.000.000
- Tenor: 24 bulan
- Bunga: 6% per tahun (flat)
Perhitungan:
- Pokok per bulan = Rp10.000.000 ÷ 24 = Rp416.667
- Bunga per bulan = (Rp10.000.000 × 6%) ÷ 12 = Rp50.000
- Angsuran = Rp416.667 + Rp50.000 = Rp466.667
Komponen Angsuran KUR BRI
Setiap angsuran bulanan terdiri dari dua komponen utama yang perlu dipahami.
1. Cicilan Pokok
Cicilan pokok adalah pembayaran untuk mengurangi saldo pinjaman. Pada sistem bunga flat, nominal cicilan pokok tetap sama setiap bulan.
Rumus: Pokok per Bulan = Total Pinjaman ÷ Tenor
2. Bunga Pinjaman
Bunga adalah biaya yang dibebankan bank atas pinjaman yang diberikan. Untuk KUR BRI, bunga dihitung secara flat dari pokok awal.
Rumus: Bunga per Bulan = (Total Pinjaman × Bunga per Tahun) ÷ 12
Ilustrasi Komposisi Angsuran
Untuk pinjaman Rp100 juta tenor 48 bulan dengan bunga 6%:
| Komponen | Nominal per Bulan | Persentase |
|---|---|---|
| Cicilan Pokok | Rp2.083.333 | 80,6% |
| Bunga | Rp500.000 | 19,4% |
| Total Angsuran | Rp2.583.333 | 100% |
Faktor yang Mempengaruhi Besaran Cicilan
Ada beberapa faktor yang menentukan berapa besar angsuran bulanan KUR BRI.
1. Plafon Pinjaman
Semakin besar plafon, semakin besar cicilan. Ini logis karena nominal yang harus dikembalikan juga lebih besar.
2. Tenor atau Jangka Waktu
Tenor lebih panjang membuat cicilan lebih ringan per bulan. Namun, total bunga yang dibayar selama masa kredit menjadi lebih besar.
Perbandingan untuk Pinjaman Rp100 Juta:
| Tenor | Angsuran/Bulan | Total Bunga | Total Bayar |
|---|---|---|---|
| 24 bulan | Rp4.666.667 | Rp12.000.000 | Rp112.000.000 |
| 36 bulan | Rp3.277.778 | Rp18.000.000 | Rp118.000.000 |
| 48 bulan | Rp2.583.333 | Rp24.000.000 | Rp124.000.000 |
| 60 bulan | Rp2.166.667 | Rp30.000.000 | Rp130.000.000 |
3. Suku Bunga
Bunga KUR 2026 ditetapkan 6% flat untuk semua jenis. Namun, untuk kredit non-KUR seperti Kupedes atau KUR bank lain, bunga bisa berbeda.
4. Jenis Penggunaan Dana
Tenor maksimal berbeda antara modal kerja (3-4 tahun) dan investasi (5 tahun). Ini mempengaruhi pilihan jangka waktu yang tersedia.
Tips Agar Cicilan Tidak Memberatkan Cash Flow
Memilih plafon dan tenor yang tepat sangat penting agar angsuran tidak mengganggu operasional usaha. Berikut beberapa tips praktis.
1. Terapkan Aturan 30-40%
Idealnya, angsuran bulanan tidak lebih dari 30-40% laba bersih usaha. Jika omzet Rp10 juta dengan laba Rp3 juta, maka angsuran maksimal sebaiknya Rp900.000 – Rp1.200.000.
2. Pilih Tenor yang Realistis
Tenor pendek memang menghemat bunga, tapi cicilan lebih berat. Sesuaikan dengan kemampuan bayar, bukan ambisi ingin cepat lunas.
3. Siapkan Dana Cadangan
Selalu sediakan dana darurat untuk 2-3 bulan angsuran. Jika usaha sedang lesu, cicilan tetap bisa dibayar tanpa harus menunggak.
4. Aktifkan Auto Debet
Fasilitas ini memastikan pembayaran tepat waktu. Pastikan saldo rekening selalu mencukupi minimal H-3 sebelum tanggal jatuh tempo.
5. Jangan Over-Leverage
Ajukan plafon sesuai kebutuhan riil, bukan semaksimal mungkin. Dana menganggur di rekening justru membebani karena tetap dikenakan bunga.
Jika ternyata cicilan terasa berat di kemudian hari, ada opsi pelunasan dipercepat untuk meringankan beban. Sebaliknya, jika butuh tambahan modal, bisa mengajukan perpanjangan atau top up KUR setelah kredit berjalan beberapa waktu.
Perbandingan Bunga KUR BRI dengan Bank Lain
Bagaimana posisi bunga KUR BRI dibandingkan bank penyalur lainnya? Berikut perbandingan singkatnya.
| Bank Penyalur | Bunga KUR 2026 | Plafon Maks. | Keunggulan |
|---|---|---|---|
| BRI | 6% | Rp500 juta | Jaringan terluas hingga pelosok desa |
| Bank Mandiri | 6% | Rp500 juta | Layanan digital lengkap via Livin’ |
| BNI | 6% | Rp500 juta | Fokus sektor produktif dan ekspor |
| BSI (Syariah) | 6% equiv. | Rp500 juta | Skema syariah (margin/bagi hasil) |
| BPD | 6% | Rp500 juta | Memahami karakteristik usaha lokal |
Secara bunga, semua bank penyalur KUR menerapkan tarif seragam 6% sesuai ketentuan pemerintah. Perbedaannya terletak pada kecepatan proses, kemudahan akses, dan layanan pendamping.
BRI unggul dalam hal jaringan — dengan lebih dari 8.000 unit kerja yang tersebar hingga pelosok desa, aksesibilitas menjadi nilai plus utama. Untuk panduan lengkap cara pengajuan, bisa membaca artikel cara daftar KUR BRI 2026.
Apakah Bunga KUR Bisa Naik?
Ada isu beredar bahwa bunga KUR bisa naik setelah beberapa kali pengajuan. Bagaimana faktanya?
Klarifikasi Aturan Lama vs Baru
Aturan Lama (sebelum 2026): Sistem berjenjang berlaku — bunga 6% untuk pengajuan pertama, naik 1% setiap pengajuan berikutnya hingga maksimal 9%.
Aturan Baru (mulai 2026): Berdasarkan Permenko Nomor 7 Tahun 2025, bunga ditetapkan flat 6% untuk semua pengajuan tanpa melihat frekuensi pinjaman sebelumnya.
Jadi, isu bahwa bunga KUR akan naik jika sudah pernah pinjam sebelumnya sudah tidak relevan lagi di 2026. Pelaku UMKM bisa mengajukan berulang kali dengan bunga tetap 6%.
Kapan Bunga Bisa Berubah?
Meski demikian, ada kondisi di mana bunga bisa berbeda:
- Perubahan kebijakan pemerintah — Jika ada revisi regulasi di tengah tahun
- Kredit non-KUR — Untuk produk seperti Kupedes BRI, bunga bisa lebih tinggi (sekitar 9-12%)
- Keterlambatan pembayaran — Denda keterlambatan dikenakan di luar bunga pokok
Untuk menghindari denda keterlambatan KUR, pastikan selalu membayar tepat waktu sebelum tanggal jatuh tempo.
Waspada Penipuan dan Kontak Resmi BRI
Maraknya penipuan mengatasnamakan KUR BRI perlu diwaspadai. Berikut ciri-ciri modus yang sering terjadi dan kontak resmi untuk verifikasi.
Ciri-Ciri Penipuan KUR
- Menawarkan pinjaman via WhatsApp atau media sosial dari akun tidak resmi
- Menjanjikan pencairan instan tanpa survei dan tanpa pengecekan BI Checking
- Meminta transfer biaya administrasi di awal sebelum pencairan
- Meminta data sensitif seperti PIN, OTP, atau password
- Menggunakan website selain kur.bri.co.id
Cara Melindungi Diri
- Ajukan KUR hanya melalui kantor cabang BRI, aplikasi BRImo, atau website kur.bri.co.id
- Jangan pernah memberikan PIN, OTP, atau password kepada siapapun
- Verifikasi informasi melalui Call Center resmi sebelum mengambil tindakan
- Abaikan tawaran pinjaman dari sumber tidak jelas
Kontak Resmi Bank BRI
| Layanan | Kontak | Keterangan |
|---|---|---|
| Call Center BRI | 14017 / (021) 1500-017 | 24 jam (berbayar sesuai tarif operator) |
| WhatsApp Sabrina | 0812-1214-017 | Chatbot + Live Agent (gratis) |
| Email Pengaduan | [email protected] | Respon 1×24 jam kerja |
| Website KUR BRI | kur.bri.co.id | |
| Instagram Resmi | @bankbri_id ✓ | Akun verified (centang biru) |
| Twitter/X | @kontakBRI ✓ | Respon cepat via mention/DM |
Alamat Kantor Pusat BRI:
Gedung BRI I, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46, Jakarta 10210
Telepon: (021) 2510244, 2510254, 2510264
Kontak Pengaduan Lembaga Terkait
| Instansi | Kontak | Keperluan |
|---|---|---|
| OJK | 157 / [email protected] | Pengaduan layanan perbankan |
| Kementerian UMKM | kemenkopukm.go.id | Pengaduan program KUR |
| LAPOR! | 1708 / lapor.go.id | Pengaduan pelayanan publik |
Jika mengalami kendala saat pengajuan atau merasa dirugikan, jangan ragu untuk melaporkan. Jika pengajuan KUR ditolak, bisa mempelajari penyebab dan cara mengatasinya agar berhasil di pengajuan berikutnya.
Penutup
Tabel angsuran KUR BRI 2026 di atas memberikan gambaran lengkap besaran cicilan untuk plafon Rp1 juta hingga Rp500 juta dengan berbagai pilihan tenor.
Dengan bunga flat 6% per tahun, debitur bisa merencanakan keuangan usaha secara lebih terukur karena angsuran tetap konsisten setiap bulan.
Kunci utama sebelum mengajukan adalah menghitung kemampuan bayar secara realistis. Pilih plafon dan tenor yang angsurannya maksimal 30-40% dari laba bersih bulanan agar cash flow usaha tetap sehat.
Seluruh informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025 dan ketentuan resmi Bank BRI.
Besaran angsuran, suku bunga, dan kebijakan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai regulasi terbaru — untuk kepastian data, selalu verifikasi langsung ke kantor cabang BRI terdekat atau hubungi Call Center 14017.
Terima kasih sudah membaca sampai akhir. Semoga tabel ini membantu dalam mengambil keputusan yang tepat untuk pengembangan usaha!
FAQ
Dengan suku bunga 6% flat per tahun, angsuran KUR BRI Rp50 juta adalah: Rp4.416.667/bulan (tenor 12 bulan), Rp2.333.333/bulan (24 bulan), Rp1.638.889/bulan (36 bulan), atau Rp1.291.667/bulan (48 bulan). Angsuran terdiri dari cicilan pokok ditambah bunga tetap setiap bulannya.
Bunga KUR BRI 2026 ditetapkan flat 6% per tahun untuk semua jenis pengajuan berdasarkan Permenko Nomor 7 Tahun 2025. Berbeda dengan aturan sebelumnya yang berjenjang, kini tidak ada kenaikan bunga meski sudah pernah mengajukan KUR sebelumnya.
Gunakan rumus: Angsuran = (Plafon ÷ Tenor) + (Plafon × 6% ÷ 12). Contoh untuk pinjaman Rp100 juta tenor 48 bulan: Pokok = Rp100 juta ÷ 48 = Rp2.083.333. Bunga = Rp100 juta × 6% ÷ 12 = Rp500.000. Total angsuran = Rp2.583.333 per bulan.
Bunga flat dihitung dari pokok pinjaman awal dan tetap sama setiap bulan hingga akhir tenor. Bunga efektif dihitung dari sisa pokok sehingga semakin mengecil seiring waktu. KUR BRI menggunakan sistem bunga flat yang membuat cicilan konsisten dan mudah direncanakan.
Plafon KUR BRI tanpa jaminan tambahan maksimal Rp100 juta (kategori KUR Mikro). Untuk plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta (KUR Kecil), bank mensyaratkan agunan berupa sertifikat tanah, BPKB, atau deposito sesuai ketentuan.
Tidak. Karena menggunakan sistem bunga flat, angsuran KUR BRI tetap sama dari bulan pertama hingga terakhir. Nominal hanya berubah jika ada pelunasan sebagian atau restrukturisasi kredit yang disetujui bank.
Tenor maksimal KUR BRI adalah 3 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi (KUR Super Mikro). Untuk KUR Mikro dan Kecil, tenor modal kerja maksimal 4 tahun dan investasi 5 tahun. Pilih tenor sesuai kemampuan bayar dan tujuan penggunaan dana.
Tidak lagi mulai 2026. Aturan lama memang menerapkan bunga berjenjang (6% naik hingga 9% untuk pengajuan berikutnya). Namun berdasarkan Permenko terbaru, bunga ditetapkan flat 6% untuk semua pengajuan tanpa melihat frekuensi pinjaman sebelumnya.
Segera hubungi Mantri BRI yang menangani kredit sebelum jatuh tempo. Bank biasanya menawarkan opsi restrukturisasi seperti perpanjangan tenor atau penyesuaian angsuran. Hindari menunggak karena akan dikenakan denda dan mempengaruhi skor kredit di SLIK OJK.
Simulasi angsuran resmi bisa diakses melalui website kur.bri.co.id atau aplikasi BRImo. Pilih menu simulasi, masukkan plafon dan tenor yang diinginkan, sistem akan menampilkan estimasi angsuran bulanan. Untuk data pasti, konfirmasi langsung ke kantor cabang BRI terdekat.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













