MMS Group Indonesia (MMSGI) kembali memperkuat komitmen di bidang pendidikan melalui program CSR Bigger Dream 2026. Program ini hadir sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kualitas lingkungan belajar di kalangan pelajar, khususnya di wilayah Jakarta. Kali ini, fokus utama dialokasikan untuk dua yayasan pendidikan di Jakarta Timur.
Kolaborasi dengan Yayasan Life After Mine (LINE) menjadi pilar penting dalam pelaksanaan program ini. Targetnya jelas: meningkatkan kapasitas sekolah dan memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswa. Dua lembaga pendidikan yang menjadi penerima manfaat adalah Yayasan Pendidikan Citra Dharma di Cipayung dan Yayasan Ziyadatul Arqom di Jatinegara.
Perluasan Program CSR yang Berkelanjutan
Program Bigger Dream bukanlah inisiatif baru. Sebelumnya, program ini telah memberikan dampak nyata di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. Namun, tahun ini MMSGI memperluas jangkauannya, menunjukkan bahwa komitmen terhadap pendidikan terus berkembang seiring waktu.
CEO MMSGI, Sendy Greti, menyampaikan bahwa perluasan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Harapannya, semakin banyak siswa yang bisa merasakan manfaat dari lingkungan belajar yang lebih kondusif dan inspiratif.
1. Identifikasi Lokasi Sasaran
Langkah awal dalam pelaksanaan program ini adalah pemilihan lokasi. MMSGI dan Yayasan LINE melakukan survei awal untuk menentukan dua sekolah yang membutuhkan dukungan, baik dari segi fasilitas maupun kapasitas pengajar.
2. Penyusunan Rencana Kegiatan
Setelah lokasi ditentukan, tim menyusun rencana kegiatan secara menyeluruh. Mulai dari renovasi infrastruktur hingga kegiatan capacity building yang akan dilakukan oleh relawan karyawan.
3. Mobilisasi Relawan dan Donasi
MMSGI melibatkan ratusan karyawannya sebagai donatur sekaligus relawan. Mereka tidak hanya menyumbangkan dana, tetapi juga waktu dan energi untuk mendampingi siswa dalam berbagai kegiatan pengembangan diri.
Dampak Nyata dari Program Bigger Dream
Tahun lalu, program Bigger Dream 2025 mencatat pencapaian yang cukup signifikan. Melalui kolaborasi yang solid, 10 fasilitas sekolah berhasil direnovasi. Rinciannya mencakup 8 ruang kelas dan 2 unit fasilitas sanitasi. Tujuannya jelas: menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan nyaman.
Tabel berikut merangkum pencapaian program Bigger Dream 2025:
| Komponen | Jumlah |
|---|---|
| Ruang kelas direnovasi | 8 |
| Fasilitas sanitasi | 2 |
| Total penerima manfaat | 232 |
| Jumlah siswa | 207 |
| Jumlah tenaga pengajar | 25 |
| Tas sekolah yang didistribusikan | 232 |
Selain perbaikan fisik, program ini juga menekankan pengembangan kapasitas siswa. Relawan dari MMSGI menggelar berbagai kegiatan yang dirancang untuk menumbuhkan kreativitas dan semangat belajar.
Kegiatan Capacity Building yang Menginspirasi
Kegiatan capacity building dirancang sesuai dengan tingkat pendidikan siswa. Untuk siswa SD, fokusnya pada storytelling yang bertujuan membangun imajinasi dan rasa ingin tahu. Sementara untuk siswa SMP, program ini menghadirkan sesi vision board untuk membantu mereka merancang cita-cita masa depan.
1. Storytelling untuk Siswa SD
Melalui cerita yang disampaikan secara interaktif, siswa diajak untuk mengeksplorasi dunia di luar kelas. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan empati.
2. Vision Board untuk Siswa SMP
Sesi ini dirancang untuk membantu siswa menggambarkan impian mereka secara visual. Dengan bimbingan relawan, mereka belajar merancang rencana masa depan yang realistis dan bermakna.
3. Pelatihan Kewirausahaan untuk Siswa SMK
Untuk siswa SMK, program ini menghadirkan pelatihan kewirausahaan berbasis business model canvas. Tujuannya adalah memberikan bekal keterampilan yang relevan dengan dunia kerja dan membangun jiwa wirausaha sejak dini.
Dukungan Karyawan sebagai Fondasi Program
Partisipasi aktif karyawan MMSGI menjadi salah satu kunci keberhasilan program ini. Tidak hanya sebagai donatur, mereka juga turun tangan langsung sebagai relawan. Dalam pelaksanaan sebelumnya, total donasi yang terkumpul mencapai sekitar Rp1,012 miliar.
Angka ini mencerminkan betapa kuatnya budaya sosial di lingkungan MMSGI. Dukungan finansial dan non-finansial dari karyawan membuktikan bahwa program CSR bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari nilai-nilai perusahaan yang dijalankan secara konsisten.
Kolaborasi sebagai Kunci Keberhasilan
Ketua Yayasan LINE, Mochamad Bihar, menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, yayasan sosial, dan institusi pendidikan. Menurutnya, sinergi ini menjadi fondasi dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Program Bigger Dream tidak hanya soal renovasi bangunan. Lebih dari itu, program ini membuka ruang interaksi langsung antara relawan dan siswa. Interaksi ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi generasi muda untuk terus mengejar mimpi mereka.
Harapan ke Depan
Melalui Bigger Dream 2026, MMSGI berharap program ini terus berkembang sebagai platform pemberdayaan pendidikan. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu memperluas dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan pendekatan yang holistik, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga pengembangan kapasitas siswa, program ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya soal akses, tetapi juga kualitas dan inspirasi.
Disclaimer
Data dan pencapaian yang disebutkan dalam artikel ini bersifat sesuai dengan informasi resmi yang diterima hingga Maret 2026. Nilai donasi, jumlah penerima manfaat, dan rincian kegiatan dapat berubah seiring dengan perkembangan program di masa mendatang.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













