Finansial

Transaksi QRIS Tembus Rp 164,48 Triliun pada Januari 2026 Menurut Data BI

Rista Wulandari
×

Transaksi QRIS Tembus Rp 164,48 Triliun pada Januari 2026 Menurut Data BI

Sebarkan artikel ini
Transaksi QRIS Tembus Rp 164,48 Triliun pada Januari 2026 Menurut Data BI

Transaksi berbasis terus menunjukkan tren positif di awal tahun 2026. Bank Indonesia mencatat nilai transaksi melalui sistem pembayaran ini mencapai Rp 164,48 triliun pada Januari 2026. Angka ini naik 103,35% secara tahunan (yoy), menandakan bahwa QRIS semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransaksi.

Volume transaksi QRIS pada periode yang sama juga melonjak menjadi 1,83 miliar transaksi, naik 131,47% dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini menunjukkan bahwa ekosistem pembayaran digital di Tanah Air semakin kuat dan diminati. Tidak hanya itu, jumlah merchant dan pengguna QRIS juga terus bertambah, memperkuat adopsi ini di berbagai lapisan masyarakat.

Pertumbuhan Transaksi QRIS di Tahun 2025 dan Awal 2026

Pada tahun 2025, transaksi QRIS mencatatkan volume sebesar 15,51 miliar transaksi. Nilai transaksinya mencapai Rp1.420,66 triliun, naik 148,54% secara tahunan. Angka ini menunjukkan bahwa QRIS bukan lagi fenomena sesaat, melainkan bagian dari transformasi digital yang berkelanjutan.

1. Volume dan Nilai Transaksi QRIS Tahun 2025

  • Volume transaksi: 15,51 miliar transaksi
  • Nilai transaksi: Rp1.420,66 triliun
  • Pertumbuhan volume: 148,54% (yoy)
  • Pertumbuhan nilai: 115,27% (yoy)

2. Transaksi QRIS di Januari 2026

  • Volume transaksi: 1,83 miliar transaksi
  • Nilai transaksi: Rp164,48 triliun
  • Pertumbuhan volume: 131,47% (yoy)
  • Pertumbuhan nilai: 103,35% (yoy)

Faktor Pendorong Pertumbuhan QRIS

Peningkatan transaksi QRIS tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang mendorong adopsi dan penggunaan sistem pembayaran ini secara masif.

3. Jumlah Merchant QRIS Meningkat

Hingga Januari 2026, jumlah merchant yang menerima pembayaran QRIS mencapai 43,06 juta. Angka ini naik 17,76% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Semakin banyak merchant yang menerima QRIS, semakin besar masyarakat untuk menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

4. Pengguna QRIS Terus Bertambah

Jumlah QRIS juga terus naik. Pada awal 2026, pengguna QRIS mencapai 59,98 juta orang. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman dan percaya terhadap sistem pembayaran berbasis QR code ini.

Target Bank Indonesia untuk Tahun 2026

Bank Indonesia punya besar untuk QRIS di tahun ini. Target tersebut mencakup peningkatan volume transaksi, jumlah merchant, serta ekspansi internasional.

5. Target Volume dan Merchant QRIS 2026

  • Volume transaksi: 17 miliar transaksi
  • Jumlah merchant: 45 juta merchant
  • Perluasan kerja sama antarnegara: hingga 8 negara mitra

6. Pengembangan Fitur QRIS Tap

Bank Indonesia juga fokus mengembangkan fitur QRIS Tap yang diluncurkan pada Maret 2025. Di tahun 2026, fitur ini akan diperluas dengan tambahan kemampuan tap in dan tap out. Fitur ini diharapkan bisa mempercepat proses transaksi dan meningkatkan kenyamanan pengguna.

Kebijakan dan Pendapatan dari MDR QRIS

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah soal biaya transaksi atau Merchant Discount Rate (MDR) dalam sistem QRIS. Bank Indonesia memiliki peran dalam menetapkan kebijakan MDR, namun tidak menerima pendapatan langsung dari biaya tersebut.

7. Peran Bank Indonesia dalam MDR QRIS

  • Bank Indonesia menetapkan kebijakan dan ketentuan MDR
  • tidak menerima pendapatan dari MDR QRIS
  • MDR dibayarkan oleh merchant kepada penyelenggara jasa pembayaran

Perbandingan Pertumbuhan QRIS Tahun 2025 dan Januari 2026

Parameter Tahun 2025 Januari 2026 Pertumbuhan (yoy)
Volume Transaksi 15,51 miliar 1,83 miliar 131,47%
Nilai Transaksi Rp1.420,66 triliun Rp164,48 triliun 103,35%
Jumlah Merchant 43,06 juta 17,76%
Jumlah Pengguna 59,98 juta 7,72%

Dampak QRIS bagi Ekosistem Digital Payment

QRIS tidak hanya menguntungkan pengguna dan merchant, tapi juga berdampak besar pada ekosistem digital payment secara keseluruhan. Dengan semakin banyaknya transaksi yang dilakukan secara digital, maka perputaran uang menjadi lebih cepat dan efisien.

8. Efisiensi Biaya Transaksi

MDR yang ditetapkan untuk QRIS relatif rendah dibandingkan kartu kredit atau debit. Ini membuat QRIS menjadi pilihan yang lebih hemat bagi merchant kecil maupun besar.

9. Inklusi Keuangan

QRIS mempermudah masyarakat yang belum banked atau underbanked untuk ikut serta dalam ekonomi digital. Dengan hanya menggunakan smartphone dan aplikasi pembayaran, mereka bisa melakukan transaksi dengan mudah.

Inovasi QRIS ke Depan

Bank Indonesia terus mendorong inovasi agar QRIS tetap relevan dan kompetitif. Salah satunya adalah pengembangan fitur QRIS Tap yang memungkinkan transaksi lebih cepat dan praktis.

10. QRIS Tap: Fitur Masa Depan

  • Diluncurkan Maret 2025
  • Diperluas Januari 2026 dengan tap in dan tap out
  • Cocok untuk transportasi umum dan layanan cepat

Disclaimer

Data yang disajikan dalam artikel ini bersumber dari rilis resmi Bank Indonesia per Januari 2026. Angka dan target yang disebutkan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan ekonomi, , serta dinamika pasar digital payment secara global.

QRIS terus membuktikan dirinya sebagai tulang punggung sistem pembayaran digital di Indonesia. Dengan pertumbuhan transaksi yang konsisten dan dukungan dari berbagai pihak, QRIS berpotensi menjadi salah satu pionir dalam transformasi di kawasan Asia Tenggara.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.