Jadwal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan masih jadi sorotan publik jelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Meski belum ada keputusan resmi terkait waktu cairnya, sinyal dari pihak pemerintah mulai terdengar. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat menyampaikan bahwa pencairan bisa terjadi pada pekan pertama Ramadan. Namun, hingga kini, keputusan akhir masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk THR tahun ini. Targetnya, sekitar 10,5 juta penerima akan mendapat tunjangan ini. Jumlah tersebut mencakup ASN aktif, TNI/Polri, pejabat negara, hingga pensiunan PNS. Angka ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan aparatur negara sekaligus mendorong daya beli menjelang lebaran.
Komponen dan Besaran THR
Sebagai panduan, pemerintah merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025 yang menjelaskan komponen THR secara umum. Meski pada dasarnya THR diberikan serupa dengan penghasilan bulanan, ada perbedaan antara ASN aktif dan pensiunan. Besaran nominalnya sendiri mengacu pada PP Nomor 5 Tahun 2024 untuk ASN aktif dan PP Nomor 8 Tahun 2024 untuk pensiunan.
1. Komponen THR untuk ASN Aktif
THR untuk ASN aktif mencakup beberapa komponen utama:
- Gaji pokok
- Tunjangan keluarga
- Tunjangan jabatan
- Tunjangan umum pegawai (TUP)
- Tunjangan kinerja
- Tunjangan lain yang diterima secara rutin
2. Komponen THR untuk Pensiunan
Untuk pensiunan, THR disesuaikan dengan:
- Besaran pensiun pokok
- Tunjangan tambahan yang melekat pada pensiunan
- Tunjangan hari raya berdasarkan masa pensiun
Perkiraan Waktu Pencairan
Meski belum ada keputusan final, beberapa indikasi menunjukkan bahwa pencairan bisa terjadi sekitar dua pekan sebelum Idul Fitri. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memastikan aparatur negara bisa menikmati THR menjelang hari raya.
3. Faktor yang Mempengaruhi Jadwal Pencairan
Beberapa hal yang memengaruhi waktu pencairan THR:
- Kesiapan regulasi teknis
- Penyelesaian proses administrasi keuangan
- Koordinasi antarinstansi terkait
- Kebijakan presiden terkait penyaluran
4. Tahapan Persiapan Pencairan THR
Tahapan yang dilakukan pemerintah dalam menyiapkan pencairan THR:
- Penyusunan regulasi teknis
- Verifikasi data penerima
- Penyaluran dana ke instansi terkait
- Pencairan ke rekening penerima
Perbandingan THR Tahun Ini dengan Tahun Sebelumnya
Berikut perkiraan perbandingan THR antara tahun 2025 dan 2024:
| Komponen THR | 2024 (Perkiraan) | 2025 (Perkiraan) | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|
| Gaji Pokok | Rp 4.500.000 | Rp 4.700.000 | 4,4% |
| Tunjangan Jabatan | Rp 1.200.000 | Rp 1.250.000 | 4,2% |
| Tunjangan Keluarga | Rp 800.000 | Rp 830.000 | 3,8% |
| THR Pensiunan | Rp 3.800.000 | Rp 4.000.000 | 5,3% |
Rincian Anggaran THR Tahun Ini
Anggaran THR tahun ini dialokasikan sebesar Rp55 triliun. Rinciannya sebagai berikut:
- ASN aktif: Rp40 triliun
- Pensiunan PNS: Rp12 triliun
- TNI/Polri dan pejabat negara: Rp3 triliun
Catatan Penting
Anggaran dan jadwal pencairan bisa berubah tergantung situasi makro ekonomi, kebijakan presiden, dan regulasi teknis yang masih dalam proses penyelesaian. Informasi resmi akan disampaikan lebih lanjut setelah keputusan final diumumkan.
Penutup
THR menjadi bagian penting dari kesejahteraan ASN dan pensiunan menjelang Idul Fitri. Meski belum ada pengumuman resmi soal tanggal pencairan, pemerintah tampaknya sudah memetakan anggaran dan mekanisme penyaluran dengan matang. Yang jelas, semua pihak tinggal menunggu keputusan akhir dari Presiden terkait kapan THR benar-benar cair.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













