Pinjaman Online

Cara Menggunakan Paylater dengan Bijak, Strategi Menghindari Jebakan Utang

Retno Ayuningrum
×

Cara Menggunakan Paylater dengan Bijak, Strategi Menghindari Jebakan Utang

Sebarkan artikel ini
Cara Menggunakan Paylater dengan Bijak, Strategi Menghindari Jebakan Utang
Cara Menggunakan Paylater dengan Bijak, Strategi Menghindari Jebakan Utang

Berapa banyak utang yang menumpuk di ponsel Anda saat ini? Pertanyaan ini menjadi relevan ketika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan pengguna paylater Indonesia mencapai 18,7 juta orang per Januari 2026, dengan nilai transaksi tembus Rp45 triliun namun tingkat gagal bayar juga meningkat 23% dibanding tahun sebelumnya.

Fenomena “kecanduan paylater” kini menjadi masalah serius di Indonesia, dimana kemudahan akses layanan bayar nanti tanpa kartu kredit justru menjebak jutaan pengguna dalam lingkaran . OJK menunjukkan rata-rata pengguna memiliki 3-5 akun paylater aktif dengan total utang mencapai 2-3 kali gaji bulanan.

Artikel ini akan membahas strategi konkret menggunakan paylater secara bijak berdasarkan analisis perilaku Indonesia dan regulasi terbaru OJK, termasuk aturan batas maksimal pinjaman dan cara menghindari jebakan bunga majemuk yang bisa membuat utang membengkak hingga 200% dari pokok pinjaman.

Daftar Isi

Memahami Bahaya Jebakan Utang Paylater

Sebelum membahas strategi bijak, penting memahami mengapa paylater bisa menjadi jebakan finansial yang berbahaya.

Psikologi “Buy Now, Suffer Later”

Paylater mengeksploitasi bias kognitif manusia yang cenderung meremehkan konsekuensi masa depan. Otak kita melihat cicilan Rp100.000 per bulan lebih ringan dibanding pembayaran tunai Rp1 juta, padahal dengan bunga dan biaya admin, total pembayaran bisa mencapai Rp1,3 juta.

Fenomena ini diperkuat dengan fitur “one-click checkout” yang menghilangkan “pain of paying” – rasa sakit psikologis saat mengeluarkan uang. Berbeda dengan uang tunai atau debit yang langsung mengurangi saldo, paylater menciptakan ilusi “belanja gratis” yang berbahaya.

Bunga Majemuk yang Mematikan

Nah, yang sering tidak disadari adalah sistem bunga paylater yang berlipat. Contoh riil:

  • Belanja Rp1 juta dengan tenor 3 bulan
  • Bunga 2,95% per bulan (terlihat kecil)
  • Total bunga: Rp88.500
  • Terlambat bayar 1 bulan: denda 5% + bunga berjalan
  • Total bisa membengkak jadi Rp1,2 juta

Bandingkan dengan platform terbaik terdaftar OJK yang transparan soal bunga, banyak platform nakal menyembunyikan biaya-biaya tersembunyi.

10 Strategi Bijak Menggunakan Paylater

Berikut strategi teruji untuk menggunakan paylater tanpa terjebak utang berdasarkan riset perilaku konsumen dan rekomendasi ahli keuangan.

1. Terapkan Aturan 30% dari Penghasilan

Rumus aman: Total cicilan paylater maksimal 30% dari penghasilan bersih bulanan.

Contoh perhitungan:

  • Gaji bersih: Rp5 juta
  • Maksimal cicilan paylater: Rp1,
  • Dibagi untuk kebutuhan produktif: 70%
  • Untuk konsumtif: maksimal 30%

Jika gaji Anda sesuai UMK daerah, perhitungkan lebih ketat lagi maksimal 20%.

2. Pilih Tenor Pendek (Maksimal 3 Bulan)

Tenor panjang memang menurunkan cicilan bulanan, tapi total bunga jauh lebih besar:

Tenor Cicilan/Bulan Total Bunga Total Bayar
1 bulan Rp1.029.500 Rp29.500 Rp1.029.500
3 bulan Rp362.833 Rp88.500 Rp1.088.500
6 bulan Rp191.417 Rp148.500 Rp1.148.500
12 bulan Rp107.375 Rp288.500 Rp1.288.500

* untuk pinjaman Rp1 juta dengan bunga 2,95% per bulan

3. Hindari Multiple Paylater Aktif

Menggunakan banyak platform paylater sekaligus adalah resep bencana finansial. Alasannya:

  • Sulit tracking total utang
  • Bingung jadwal pembayaran
  • Risiko overlapping cicilan
  • Godaan belanja meningkat

Cukup gunakan 1-2 platform dengan limit yang terkontrol.

4. Gunakan Hanya untuk Kebutuhan Produktif

Prioritaskan paylater untuk:

  • Peralatan kerja yang meningkatkan produktivitas
  • Kursus online untuk upgrade skill
  • Kesehatan darurat yang tidak bisa ditunda
  • Modal usaha dengan ROI jelas

Hindari untuk:

  • Fashion trendy
  • Gadget terbaru (kecuali untuk kerja)
  • Makan di restoran mahal
  • Liburan impulsif

5. Aktifkan Reminder Pembayaran

Set alarm di HP:

  • H-7 sebelum jatuh tempo
  • H-3 untuk final check
  • H-1 untuk eksekusi pembayaran

Telat sehari saja bisa kena denda 5% plus bunga harian. Pelajari cara pembayaran semua platform agar tidak bingung.

6. Manfaatkan Grace Period

Beberapa platform memberikan grace period 0% bunga jika bayar dalam waktu tertentu:

  • Shopee PayLater: bayar sebelum tanggal 5 bulan depan
  • Kredivo: 30 hari untuk pembelian tertentu
  • GoPay Later: promo merchant selected

Strategi: Belanja awal bulan, bayar akhir bulan = gratis bunga.

7. Jangan Ambil Limit Maksimal

Platform biasanya menawarkan limit tinggi untuk menjebak. Contoh:

  • Ditawari limit Rp10 juta
  • Ambil maksimal Rp3 juta saja
  • Kurangi godaan belanja berlebih

8. Catat Semua Transaksi Paylater

Buat spreadsheet sederhana:

  • Tanggal transaksi
  • Platform
  • Nominal
  • Tenor
  • Jatuh tempo
  • Status bayar

Atau gunakan aplikasi money tracker yang support paylater.

9. Bayar Lebih dari Minimum

Jika platform membolehkan bayar sebagian:

  • Jangan bayar minimum payment saja
  • Bayar minimal 50% atau lebih
  • Kurangi bulan depan

10. Evaluasi Bulanan

Setiap akhir bulan, tanyakan:

  • Berapa total utang paylater saat ini?
  • Berapa yang sudah dibayar?
  • Apakah masih di bawah 30% penghasilan?
  • Barang apa saja yang dibeli? Perlu atau tidak?

Jika mulai tidak terkontrol, pertimbangkan cara menonaktifkan paylater.

7 Kesalahan Fatal yang Wajib Dihindari

Berdasarkan kasus-kasus gagal bayar yang ditangani OJK, berikut kesalahan fatal yang sering terjadi.

1. Tidak Membaca Terms & Conditions

Mayoritas pengguna langsung klik “setuju” tanpa baca. Padahal di sana tertulis:

  • Bunga keterlambatan bisa 5% per hari
  • Biaya admin tersembunyi
  • Hak penagihan ke pihak ketiga
  • Pelaporan ke SLIK OJK

Luangkan 10 menit untuk baca sebelum menyesal bertahun-tahun.

2. Gali Lubang Tutup Lubang

Pola berbahaya:

  1. Paylater A jatuh tempo
  2. Pakai paylater B untuk bayar
  3. Paylater B jatuh tempo
  4. Pakai paylater C
  5. Lingkaran setan dimulai

Ini cara tercepat menuju kebangkrutan personal.

3. Menggunakan untuk Judi Online

Beberapa kasus ekstrem:

  • Pakai paylater untuk modal judi online
  • Berharap menang untuk bayar cicilan
  • Kalah, utang menumpuk
  • Stress, judi lagi dengan paylater lain

Ini bukan hanya melanggar aturan tapi juga bermasalah secara hukum Islam.

4. Memberikan Akses ke Orang Lain

Jangan pernah:

  • Pinjamkan akun paylater ke teman
  • Belikan barang untuk orang lain
  • Share OTP verifikasi

Anda yang bertanggung jawab penuh atas tagihan.

5. Mengabaikan Notifikasi Tagihan

“Ah nanti saja bayarnya” adalah awal malapetaka:

  • Hari 1 terlambat: denda 5%
  • Hari 7: bunga menumpuk
  • Hari 30: dilaporkan ke SLIK
  • Hari 90: debt collector beraksi

6. Belanja Saat Emosional

Hindari buka aplikasi paylater saat:

  • Habis putus cinta
  • Stress kerja
  • Bosan di rumah
  • Melihat diskon besar

Emosi membuat keputusan finansial buruk.

7. Tidak Punya Dana Darurat

Pakai paylater tanpa dana darurat sama dengan main api:

  • Tiba-tiba sakit, uang habis untuk berobat
  • PHK mendadak, cicilan tetap jalan
  • Kecelakaan, tidak bisa bayar

Siapkan minimal 3x pengeluaran bulanan sebelum pakai paylater.

Cara Membuat Budget Paylater yang Realistis

Budget adalah kunci penggunaan paylater yang aman. Berikut cara membuatnya.

Metode 50/30/20 Modifikasi

Alokasi penghasilan:

  • 50% kebutuhan pokok (termasuk cicilan wajib)
  • 30% keinginan (maksimal 10% untuk paylater)
  • 20% tabungan dan investasi

Contoh dengan gaji Rp6 juta:

  • Kebutuhan pokok: Rp3 juta
  • Keinginan: Rp1,8 juta (maks Rp600rb untuk paylater)
  • Tabungan: Rp1,2 juta

Template Budget Bulanan

Budget Actual Selisih
PENGHASILAN Rp6.000.000 Rp6.000.000
Kebutuhan Pokok Rp3.000.000 Rp2.800.000 +Rp200.000
Paylater Produktif Rp400.000 Rp350.000 +Rp50.000
Paylater Konsumtif Rp200.000 Rp300.000 -Rp100.000
Entertainment Rp500.000 Rp450.000 +Rp50.000
Tabungan Rp1.200.000 Rp1.200.000
Dana Darurat Rp700.000 Rp900.000 +Rp200.000

Tips Kontrol Pengeluaran Paylater

Kontrol adalah kunci menghindari jebakan utang. Berikut tips praktis yang terbukti efektif.

Gunakan Metode “Cooling Off Period”

Sebelum checkout dengan paylater:

  1. Masukkan ke keranjang
  2. Tunggu 24 jam
  3. Evaluasi: masih perlu?
  4. Jika ya, tunggu 24 jam lagi
  5. Masih perlu? Baru beli

80% keinginan belanja hilang setelah 48 jam.

Uninstall Aplikasi Sementara

Jika mulai tidak terkontrol:

  • Uninstall aplikasi e-commerce
  • Hapus saved payment method
  • Block notifikasi promo

Install lagi hanya saat benar-benar perlu.

Sistem Reward and Punishment

Buat aturan pribadi:

  • Reward: Bayar tepat waktu 3 bulan = boleh nonton bioskop
  • Punishment: Telat bayar = tidak boleh pakai paylater 1 bulan

Studi Kasus: Kisah Sukses vs Kegagalan

Belajar dari pengalaman orang lain bisa menghindarkan kita dari kesalahan serupa.

Kasus Sukses: Rina, 27, Marketing Executive

Strategi Rina:

  • Gaji Rp8 juta, limit paylater total Rp5 juta
  • Hanya pakai Rp1,5 juta untuk beli laptop kerja
  • Cicil 3 bulan, bayar dari bonus project
  • Laptop meningkatkan produktivitas
  • Income naik 30% dalam 6 bulan

Pelajaran: Paylater untuk investasi produktif memberikan ROI positif.

Kasus Gagal: Budi, 25, Fresh Graduate

Kesalahan Budi:

  • Gaji Rp4,5 juta, ambil 5 paylater
  • Total limit Rp15 juta, terpakai Rp12 juta
  • Beli iPhone, PS5, fashion branded
  • Cicilan bulanan Rp3,8 juta (84% gaji!)
  • Gali lubang tutup lubang 6 bulan
  • Dilaporkan ke SLIK, sulit dapat kerja baru

Pelajaran: Limit besar + kontrol lemah = bencana finansial.

Statistik Nasional 2026

Berdasarkan data OJK Januari 2026:

  • 23% pengguna paylater mengalami gagal bayar
  • Rata-rata utang: 2,7x gaji bulanan
  • 67% digunakan untuk konsumtif
  • Hanya 12% untuk produktif

Tools Monitoring Utang yang Wajib Digunakan

Technology bisa membantu kontrol paylater. Berikut tools recommended.

Aplikasi Money Manager

Rekomendasi:

  1. Money Lover – Support multiple paylater
  2. Wallet by BudgetBakers – Auto categorize
  3. Spendee – Visual analytics
  4. YNAB – Untuk serious budgeting

Spreadsheet Template

Buat Google Sheets dengan formula:

  • Total utang current
  • Proyeksi bunga
  • Jadwal pembayaran
  • Alert jatuh tempo

Fitur Bawaan Platform

Manfaatkan fitur monitoring di aplikasi:

  • Shopee PayLater: Tab “Tagihan Saya”
  • Kredivo: Dashboard overview
  • GoPay Later: Payment reminder

Cek SLIK OJK Rutin

Cek skor kredit di SLIK OJK:

  • Gratis 1x setahun
  • Melalui idebku.ojk.go.id
  • Lihat total exposure paylater
  • Deteksi fraud/penyalahgunaan

Dampak Jangka Panjang Penyalahgunaan Paylater

Penyalahgunaan paylater tidak hanya berdampak jangka pendek. Mari lihat konsekuensi jangka panjangnya.

Kerusakan Skor Kredit

Sekali masuk blacklist SLIK OJK:

  • Ditolak pengajuan KPR rumah
  • Tidak bisa dapat KKB mobil
  • Kartu kredit auto reject
  • Bahkan KPR syariah pun sulit

Butuh 2-5 tahun untuk recovery skor kredit.

Stress dan Kesehatan Mental

Dampak psikologis utang berlebih:

  • Insomnia karena pikiran tagihan
  • Anxiety setiap akhir bulan
  • Depresi karena terjebak utang
  • Konflik keluarga

Terjebak Kemiskinan Struktural

Lingkaran setan:

  1. Gaji habis untuk bayar utang
  2. Tidak bisa nabung/investasi
  3. Tidak ada dana darurat
  4. Pakai paylater untuk hidup
  5. Utang makin besar
  6. Kembali ke nomor 1

Cara Recovery dari Jebakan Utang Paylater

Jika sudah terlanjur terjebak, ini langkah-langkah keluar dari krisis.

Step 1: Stop Bleeding First

  • Freeze semua paylater – Jangan tambah utang baru
  • List semua utang – Catat detail: jumlah, bunga, jatuh tempo
  • Hitung total kewajiban – Hadapi realita, jangan denial

Step 2: Prioritas Pembayaran

Urutkan berdasarkan:

  1. Bunga tertinggi – Bayar duluan untuk minimize loss
  2. Jumlah terkecil – Quick win untuk motivasi
  3. Paling dekat jatuh tempo – Hindari denda

Step 3: Negosiasi Restrukturisasi

Hubungi customer service:

  • Minta perpanjangan tenor
  • Negosiasi diskon pelunasan
  • Program restrukturisasi khusus

Platform legal biasanya kooperatif daripada kehilangan 100%.

Step 4: Cari Penghasilan Tambahan

  • Freelance sesuai skill
  • Jual barang tidak terpakai
  • Part time weekend
  • Gojek/Grab kalau punya kendaraan

100% income tambahan untuk bayar utang.

Step 5: Debt Snowball Method

  1. Bayar minimum semua utang
  2. Fokus lunasi satu utang terkecil
  3. Setelah lunas, alihkan pembayarannya ke utang berikutnya
  4. Repeat sampai bebas utang

Opsi Terakhir: Bantuan Profesional

Jika tidak sanggup sendiri:

  • Konsultasi ke OJK
  • Lembaga konsumen
  • Financial planner
  • Debt consolidation (hati-hati pilih)

Testimoni Mantan “Korban” Paylater

Berikut testimoni nyata (nama disamarkan) untuk pembelajaran.

Maya, 29, Akuntan

“Gaji saya Rp7 juta tapi utang paylater sampai Rp20 juta. Dimulai dari beli skincare Rp500rb, lama-lama beli tas branded Rp5 juta. Setiap gajian langsung habis bayar cicilan. Butuh 18 bulan untuk lunasi semua dengan stop belanja total dan ambil freelance. Sekarang trauma lihat tombol paylater.”

Doni, 31, Programmer

“Saya pakai 7 paylater untuk modal trading crypto. Yakin bisa profit gede, ternyata rugi Rp30 juta. Stress berat, hampir cerai. Untung istri support, jual motor, pinjam ortu, kerja extra. Pelajaran mahal: never invest pakai uang pinjaman, apalagi paylater berbunga tinggi.”

Sarah, 26, Content Creator

“Dulu saya pikir paylater itu ‘uang gratis’. Checkout tanpa mikir, toh cicilannya kecil. Tau-tau total utang Rp15 juta dengan gaji cuma Rp4 juta. Konsekuensi gagal bayar bikin saya sadar. Sekarang strictly cash only, paylater sudah di-uninstall semua.”

Solusi Preventif: Alternatif Sehat Pengganti Paylater

Daripada tergantung paylater, pertimbangkan alternatif lebih sehat ini.

Menabung Dulu, Beli Kemudian

Old school tapi efektif:

  • Tentukan target barang
  • Sisihkan uang tiap bulan
  • Beli cash saat terkumpul
  • Bonus: sering dapat diskon cash

Arisan atau Tabungan Bersama

  • Ikut arisan kantor/RT
  • Komitmen menabung bersama
  • Social pressure membantu disiplin
  • Dapat lump sum tanpa bunga

Cicilan 0% Kartu Kredit

Jika memang perlu cicilan:

  • Kartu kredit sering ada promo 0%
  • Tenor lebih panjang
  • Limit lebih terkontrol
  • Building credit score

Tapi tetap harus bijak menggunakannya.

Paylater Syariah

Untuk yang concern dengan aspek riba:

  • Menggunakan akad jual beli
  • tetap, bukan bunga
  • Tidak ada denda (hanya ta’widh)
  • Lebih peace of mind

Regulasi OJK 2026: Perlindungan Konsumen

OJK telah mengeluarkan regulasi ketat untuk melindungi konsumen paylater.

Batas Maksimal Pinjaman

Per POJK No.1/2026:

  • Maksimal 2x gaji untuk pegawai tetap
  • Maksimal Rp2 juta untuk non-pegawai
  • Total exposure maksimal 50% penghasilan

Bunga dan Denda Maksimal

  • Bunga maksimal 0,1% per hari
  • Denda keterlambatan maks 0,1% per hari
  • Total biaya maksimal 100% dari pokok

Hak Konsumen

Konsumen berhak:

  • Mendapat informasi transparan
  • Tidak boleh diteror debt collector
  • Bisa lapor ke OJK jika ada pelanggaran
  • Akses ke SLIK untuk cek skor kredit

Kontak Layanan dan Pengaduan

Apa Itu Paylater Pengertian, Cara Kerja, dan Panduan Lengkap 2026

Jika mengalami masalah dengan paylater, hubungi:

Instansi Kontak Layanan
OJK 157
[email protected]
Pengaduan paylater ilegal/nakal
YLKI (021) 7981858 Advokasi konsumen
BPKN (021) 3441839 Mediasi sengketa
Polisi Siber patrolisiber.id Penipuan online

Alamat OJK Pusat: Gedung Sumitro Djojohadikusumo Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta 10710

Penutup

Paylater adalah pisau bermata dua – bisa membantu atau menghancurkan finansial Anda. Data OJK menunjukkan 1 dari 4 pengguna paylater Indonesia terjebak utang bermasalah, dengan rata-rata utang 2,7 kali gaji bulanan. Kunci penggunaan bijak adalah disiplin menerapkan aturan 30% dari penghasilan, memilih tenor pendek maksimal 3 bulan, dan menggunakannya hanya untuk kebutuhan produktif yang memberikan ROI positif.

Ingat bahwa setiap klik “beli sekarang bayar nanti” adalah komitmen utang yang harus dibayar dengan bunga. Tidak ada yang gratis di dunia paylater – Anda hanya menunda rasa sakit finansial ke masa depan. Jika sudah terlanjur terjebak, segera stop tambahan utang, buat prioritas pembayaran, dan pertimbangkan bantuan profesional jika diperlukan.

Artikel ini disusun berdasarkan data OJK per Januari 2026 dan pengalaman praktisi keuangan. Regulasi dan ketentuan paylater dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi informasi terbaru dari sumber resmi dan konsultasikan dengan ahli keuangan untuk situasi spesifik Anda. Bijaksanalah menggunakan paylater – jangan biarkan kemudahan hari ini menjadi penderitaan esok hari.

FAQ

Maksimal 30% dari penghasilan bersih bulanan untuk total cicilan paylater. Jika gaji Anda Rp5 juta, maksimal cicilan paylater per bulan adalah Rp1,5 juta. Untuk yang bergaji UMK, disarankan maksimal 20% saja. Pembagiannya: 70% untuk kebutuhan produktif, 30% untuk konsumtif.

Konsekuensi telat bayar: Hari ke-1 kena denda 5% dari tagihan, hari ke-7 bunga menumpuk hingga 0,1% per hari, hari ke-30 dilaporkan ke SLIK OJK (merusak skor kredit), hari ke-90 diserahkan ke debt collector. Skor kredit buruk membuat Anda ditolak saat ajukan KPR, kredit mobil, atau kartu kredit di masa depan.

Langkah recovery: (1) Stop semua paylater baru, jangan tambah utang, (2) List dan hitung total utang, hadapi realita, (3) Prioritaskan bayar yang bunga tertinggi dulu, (4) Negosiasi restrukturisasi dengan CS platform, (5) Cari income tambahan 100% untuk bayar utang, (6) Gunakan debt snowball method, (7) Jika tidak sanggup, konsultasi ke OJK atau financial planner.

Maksimal 3 bulan untuk meminimalkan bunga. Contoh: pinjam Rp1 juta tenor 1 bulan total bunga hanya Rp29.500, tenor 3 bulan bunganya Rp88.500, tenor 6 bulan bunganya Rp148.500, tenor 12 bulan bunganya membengkak jadi Rp288.500. Semakin panjang tenor, semakin besar total bunga yang dibayar.

Sangat berisiko. Multiple paylater menyebabkan: sulit tracking total utang, bingung jadwal pembayaran, risiko overlapping cicilan melebihi gaji, dan godaan belanja meningkat berlipat. Cukup gunakan maksimal 1-2 platform saja dengan limit terkontrol. Data OJK menunjukkan pengguna dengan 3+ paylater memiliki risiko gagal bayar 5x lebih tinggi.

Gunakan paylater HANYA untuk: peralatan kerja yang meningkatkan produktivitas, kursus/training untuk upgrade skill, kesehatan darurat yang tidak bisa ditunda, atau modal usaha dengan ROI jelas. HINDARI untuk: fashion trendy, gadget terbaru (kecuali untuk kerja), makan di restoran mahal, liburan impulsif, atau judi online.

Manfaatkan grace period 0% bunga: Shopee PayLater bayar sebelum tanggal 5 bulan depan, Kredivo ada 30 hari untuk merchant tertentu, GoPay Later sering ada promo 0% di merchant selected. Strategi: belanja awal bulan, bayar akhir bulan = gratis bunga. Atau cari promo cicilan 0% yang sering ada di e-commerce.

Aplikasi recommended: Money Lover (support multiple paylater), Wallet by BudgetBakers (auto categorize), Spendee (visual analytics), YNAB (serious budgeting). Bisa juga buat spreadsheet Google Sheets dengan formula total utang, proyeksi bunga, dan jadwal pembayaran. Cek juga SLIK OJK rutin di idebku.ojk.go.id untuk lihat total exposure.

Dampak serius: (1) Skor kredit rusak, ditolak ajukan KPR/kredit mobil selama 2-5 tahun, (2) Stress dan gangguan kesehatan mental seperti insomnia, anxiety, depresi, (3) Terjebak kemiskinan struktural karena gaji habis bayar utang, tidak bisa nabung/investasi, (4) Konflik keluarga bahkan perceraian akibat masalah finansial.

Lapor ke: OJK di 157 atau [email protected] untuk paylater ilegal/nakal, YLKI di (021) 7981858 untuk advokasi konsumen, BPKN di (021) 3441839 untuk mediasi sengketa, atau Polisi Siber di patrolisiber.id jika ada penipuan. Siapkan bukti-bukti transaksi dan komunikasi untuk memperkuat laporan.

Retno Ayuningrum
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.