Perbankan

BNI Lepas 359,6 Miliar Saham BNI Asset Management kepada Danantara Tahun 2026

Rista Wulandari
×

BNI Lepas 359,6 Miliar Saham BNI Asset Management kepada Danantara Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BBNI baru saja mengumumkan langkah strategis di sektor aset manajemen. Melalui anak usahanya, PT (BNIS), bank BUMN ini melepas mayoritas saham PT BNI Asset Management (BNI AM) kepada PT Danantara Asset Management (PT DAM). Nilai transaksi yang disepakati mencapai Rp359,64 miliar.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekosistem investasi BUMN yang lebih luas melalui Danantara. Dengan menjual 39,96 juta saham atau sekitar 99,9% kepemilikan di BNI AM, BNI memposisikan diri sebagai pemain yang fokus pada bisnis intinya, sekaligus memberi ruang bagi pengelolaan aset yang lebih spesifik dan efektif.

Rincian Transaksi Pelepasan Saham

Transaksi ini secara resmi ditandatangani pada 1 April 2026. Sebagai transaksi afiliasi, semua pihak yang terlibat masih berada dalam naungan negara, meskipun tidak langsung. Meski bukan transaksi material menurut aturan Otoritas Jasa (OJK), langkah ini tetap mengacu pada No. 42/2020 tentang transaksi afiliasi.

Nilai transaksi yang disepakati berada di atas hasil penilaian independen oleh KJPP Suwendho Rinaldy dan Rekan (SRR). Dari sisi valuasi pasar, BNI AM dinilai sebesar Rp354,85 miliar, sedangkan jual sahamnya mencapai Rp359,64 miliar. Selisih tersebut dianggap wajar dan bahkan memberikan nilai bagi BNI.

1. Penandatanganan Perjanjian

Perjanjian jual beli saham bersyarat ditandatangani oleh BNIS dan PT DAM pada tanggal 1 April 2026. Kesepakatan ini mencakup pelepasan 99,9% saham BNI AM.

2. Penilaian Independen

KJPP SRR melakukan valuasi independen terhadap BNI AM. Hasilnya, nilai pasar BNI AM tercatat sebesar Rp354,85 miliar.

3. Penetapan Harga Transaksi

Harga transaksi ditetapkan di angka Rp359,64 miliar, lebih tinggi daripada nilai pasar. Hal ini menunjukkan bahwa transaksi dianggap adil dan menguntungkan bagi BNI.

Tujuan dan Manfaat Transaksi

Langkah ini bukan sekadar soal melepaskan aset, tetapi juga soal sinergi dan efisiensi dalam ekosistem investasi BUMN. PT DAM, sebagai holding operasional, memiliki visi untuk menciptakan perusahaan manajer aset yang unggul lewat produk dan layanan.

Transaksi ini juga diproyeksikan memberi dampak positif terhadap kinerja keuangan BNI ke depan. Dengan mengalihkan kepemilikan BNI AM, BNI bisa lebih fokus pada bisnis inti perbankan, sementara pengelolaan aset diserahkan pada pihak yang lebih spesialis.

Regulasi dan Aspek Hukum Transaksi

Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena semua pihak terkait masih berada dalam kendali tidak langsung negara. Namun, BNI menegaskan bahwa transaksi ini tidak termasuk dalam kategori transaksi material berdasarkan POJK No. 17/2020.

Meski begitu, semua proses tetap mengacu pada ketentuan hukum dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. BNI juga memastikan tidak ada dalam pelaksanaan transaksi ini.

Perbandingan Nilai Pasar dan Transaksi

Berikut adalah tabel perbandingan antara nilai pasar hasil penilaian independen dan nilai transaksi yang disepakati:

Parameter Nilai
Nilai Pasar BNI AM (KJPP SRR) Rp354,85 miliar
Nilai Transaksi Saham Rp359,64 miliar
Selisih Rp4,79 miliar

Selisih yang tipis namun menguntungkan BNI menunjukkan bahwa transaksi ini dilakukan secara profesional dan transparan.

Proses Selanjutnya Setelah Transaksi

Setelah penandatanganan perjanjian, langkah selanjutnya adalah pelaksanaan transfer saham dan penyelesaian administratif. Proses ini akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku.

1. Transfer Saham

Transfer saham dilakukan setelah semua syarat dalam perjanjian dipenuhi.

2. Verifikasi dan Pelaporan

Proses verifikasi internal dan pelaporan ke otoritas terkait akan dilakukan untuk memastikan semua aspek hukum tertutup.

3. Evaluasi Pasca-transaksi

Evaluasi dampak terhadap kinerja keuangan BNI akan dilakukan secara berkala untuk memastikan tujuan transaksi tercapai.

Potensi Sinergi dengan Danantara

Ke depan, kolaborasi antara BNI dan Danantara melalui BNI AM diharapkan menciptakan sinergi yang kuat. Dengan model holding operasional, PT DAM bisa lebih cepat merespons dinamika pasar dan menawarkan produk investasi yang lebih inovatif.

Sinergi ini juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor, baik dalam pengembangan produk reksa dana, manajemen portofolio, maupun layanan kepesertaan investasi ritel.

Pandangan dari Penilai Independen

Laporan dari KJPP SRR menyebut bahwa transaksi ini tidak hanya wajar dari segi harga, tetapi juga potensial memberi manfaat jangka panjang bagi BNI. Penilai menilai bahwa langkah ini sejalan dengan praktik bisnis modern yang mendorong efisiensi dan spesialisasi.

Kesimpulan

Pelepasan saham BNI AM senilai Rp359,64 miliar kepada PT Danantara Asset Management merupakan langkah strategis yang mendukung transformasi BNI sebagai bank BUMN yang lebih fokus dan efisien. Transaksi ini tidak hanya memperkuat ekosistem , tetapi juga memberi nilai tambah langsung bagi pemegang saham BNI.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari resmi BNI dan laporan penilai independen per 1 April 2026. Nilai dan kondisi transaksi dapat berubah tergantung pada perkembangan regulasi dan situasi pasar.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.