PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) mencatat pencapaian luar biasa di tahun 2025. Laba bersih bank ini melonjak hingga Rp565,69 miliar, naik fantastis 2.745% dibandingkan hanya Rp19,88 miliar di tahun sebelumnya. Angka itu bukan cuma sekadar statistik—ini adalah cerminan dari transformasi bisnis yang dilakukan secara konsisten dan tepat sasaran.
Pertumbuhan aset juga solid. Total aset BNC mencapai Rp18,97 triliun pada akhir 2025, naik 8,99% dari tahun sebelumnya. Dana Pihak Ketiga (DPK) pun ikut naik, mencatatkan angka Rp14,03 triliun atau tumbuh 7,37% YoY. Dari segi likuiditas dan kualitas aset, kondisinya tetap sehat dengan NPL net di level 0,89% dan LDR 51,21%.
Kinerja Keuangan yang Menjanjikan
1. Laba Bersih Naik Tajam
Lonjakan laba bersih BNC menjadi salah satu sorotan utama di tahun 2025. Lonjakan hampir 27x lipat dibanding tahun sebelumnya menunjukkan bahwa strategi operasional dan pengelolaan risiko bank ini mulai membuahkan hasil.
2. Aset dan Pendanaan Terjaga
Total aset mencapai Rp18,97 triliun, sedangkan DPK mencatatkan pertumbuhan positif di kisaran 7,37%. Dana tabungan naik menjadi Rp3,50 triliun, sementara deposito tetap stabil di angka Rp9,86 triliun.
3. Efisiensi Operasional Meningkat
Rasio BOPO turun signifikan dari 99,34% menjadi 84,18%. Cost to Income Ratio (CIR) juga tercatat rendah di level 31,33%, menandakan efisiensi biaya operasional yang baik.
| Rasio | 2024 | 2025 |
|---|---|---|
| BOPO | 99,34% | 84,18% |
| CIR | – | 31,33% |
| NIM | – | 14,39% |
4. Profitabilitas Membaik
Return on Assets (ROA) naik dari 0,10% menjadi 3,11%, sedangkan Return on Equity (ROE) melonjak dari 0,59% menjadi 15,13%. Ini menunjukkan bahwa penggunaan aset dan modal semakin optimal dalam menghasilkan keuntungan.
5. Modal Inti Semakin Kuat
Modal inti bank naik dari Rp3,32 triliun menjadi Rp4,03 triliun. Rasio CAR pun meningkat dari 35,30% menjadi 49,07%, memberikan buffer yang besar untuk ekspansi bisnis ke depan.
Fokus Digital dan Inovasi Layanan
Bank Neo Commerce tidak hanya fokus pada peningkatan kinerja finansial. Di tengah transformasi industri perbankan, BNC juga gencar mengembangkan layanan digital yang mendukung kebutuhan nasabah modern.
1. Pengembangan Aplikasi Neobank
Platform digital BNC terus dikembangkan untuk memberikan pengalaman transaksi yang mudah dan aman. Termasuk di dalamnya fitur-fitur pembiayaan digital untuk individu dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
2. Keamanan Data dan Stabilitas Sistem
Keandalan sistem dan perlindungan data nasabah menjadi prioritas utama. Ini penting mengingat semakin banyaknya aktivitas transaksi digital yang dilakukan secara real-time.
3. Peluncuran Fitur Buy Now Pay Later (BNPL)
Salah satu langkah strategis yang akan dirilis pada pertengahan 2026 adalah layanan BNPL bekerja sama dengan mitra. Tujuannya adalah memberikan alternatif pembiayaan yang fleksibel namun tetap terukur dan aman.
Prospek Bisnis ke Depan
Masuknya saham BBYB ke dalam Indeks Economic 30 yang berlaku mulai 2 Maret 2026 menjadi indikator positif bagi prospek jangka panjang bank ini. Investor mulai melirik kembali saham BNC, terutama setelah kinerja keuangannya yang sangat solid di tahun lalu.
1. Ekspansi Kredit Berkualitas
Fokus utama BNC ke depan adalah meningkatkan volume kredit dengan tetap menjaga kualitas. Targetnya adalah menciptakan portofolio pinjaman yang sehat dan berkelanjutan.
2. Optimasi Fee Based Income
Selain pendapatan bunga, BNC juga ingin meningkatkan pendapatan non-bunga melalui layanan digital dan produk inovatif. Ini termasuk biaya transaksi, layanan keuangan, hingga fitur-fitur premium di aplikasi neobank.
3. Kolaborasi Strategis
Kemitraan dengan berbagai platform teknologi dan e-commerce akan terus digodok. Tujuannya adalah memperluas jangkauan layanan dan memberikan nilai tambah bagi nasabah.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersumber dari laporan resmi PT Bank Neo Commerce Tbk. dan publikasi terkait hingga Maret 2026. Angka-angka keuangan dapat berubah seiring waktu dan kondisi pasar yang dinamis. Pembaca disarankan untuk merujuk pada sumber resmi untuk informasi terbaru.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.












