Investasi

CIMB Niaga Finance Salurkan Dividen Tunai 129 Miliar pada Tahun 2026 untuk Kinerja 2025 yang Menguntungkan Pemegang Saham

Danang Ismail
×

CIMB Niaga Finance Salurkan Dividen Tunai 129 Miliar pada Tahun 2026 untuk Kinerja 2025 yang Menguntungkan Pemegang Saham

Sebarkan artikel ini

PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) membagikan dividen tunai sebesar Rp129 miliar untuk tahun buku 2025. Jumlah ini setara dengan 40 persen dari bersih yang berhasil dicatat perusahaan. ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 6 April 2025 di Griya CIMB Niaga, Tangerang Selatan.

Meski industri pembiayaan kendaraan bermotor sedang melambat, kinerja CNAF tetap menunjukkan pertumbuhan. perusahaan mencapai Rp2,23 triliun, naik 9,31 persen dibanding tahun sebelumnya. Total aset juga naik menjadi Rp11,46 triliun, sementara total aset kelolaan menyentuh angka Rp13,66 triliun.

Kinerja Keuangan CNAF di Tahun 2025

Keputusan pembagian dividen ini diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun 2025. RUPST juga menyetujui laporan tahunan dan hasil audit yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan.

1. Pendapatan Naik 9,31 Persen

CNAF mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,23 triliun, naik dari Rp2,04 triliun di tahun 2024. Kenaikan ini menunjukkan bahwa pembiayaan kendaraan masih memiliki potensi meski pasar sedang melambat.

2. Laba Bersih Capai Rp322,75 Miliar

Laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp322,75 miliar. Angka ini menjadi dasar perhitungan dividen sebesar 40 persen, atau Rp129 miliar, yang akan dibagikan kepada pemegang saham.

3. Aset dan Aset Kelolaan Terus Bertumbuh

Total aset CNAF meningkat 6,04 persen menjadi Rp11,46 triliun. Sementara itu, total aset kelolaan naik 3,93 persen menjadi Rp13,66 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa perusahaan terus aktif dalam menyalurkan pembiayaan kendaraan.

Strategi Bisnis di Tengah Perlambatan Pasar

Industri pembiayaan kendaraan bermotor menghadapi besar di tahun 2025. Perlambatan ekonomi dan kontraksi pasar otomotif membuat banyak perusahaan harus lebih selektif dalam mengambil keputusan bisnis.

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi ujian ketangguhan perusahaan. Meski demikian, CNAF mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas aset.

1. Fokus pada Kualitas dan Pertumbuhan

Salah satu fokus utama CNAF adalah menjaga kualitas aset sambil terus mengejar pertumbuhan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas keuangan perusahaan di tengah tekanan pasar.

2. Penyaluran Pembiayaan Baru Capai Rp9,25 Triliun

Total pada 2025 mencapai Rp9,25 triliun. Angka ini turut mendorong peningkatan pangsa pasar CNAF menjadi 6,11 persen.

3. Adaptasi terhadap Dinamika Pasar

CNAF menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik terhadap perubahan pasar. yang fleksibel dan responsif terhadap kondisi eksternal menjadi kunci keberhasilan perusahaan.

Peningkatan Reputasi dan Kepercayaan

Selain pencapaian kinerja keuangan, CNAF juga berhasil meningkatkan peringkat kreditnya. Lembaga pemeringkat Fitch Indonesia menaikkan peringkat CNAF menjadi AAA.

1. Peringkat Kredit AAA dari Fitch Indonesia

Peringkat AAA mencerminkan kualitas manajemen risiko dan ketahanan keuangan perusahaan. Ini menjadi indikator bahwa CNAF dianggap aman dan terpercaya oleh investor dan mitra bisnis.

2. Kepercayaan Pemegang Saham

Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui sejumlah agenda penting, termasuk penunjukan kembali kantor akuntan publik untuk audit tahun 2026. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap transparansi dan akuntabilitas perusahaan.

3. Pengukuhan Dewan Pengawas Syariah

Dr. Rini Fatma Kartika kembali ditetapkan sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah untuk periode 2026 hingga 2029. Keputusan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip-prinsip syariah secara konsisten.

Rincian Keuangan CNAF Tahun 2025

Berikut adalah rincian kinerja keuangan CNAF selama tahun 2025:

Kategori Nilai
Pendapatan Rp2,23 triliun
Pertumbuhan Pendapatan 9,31%
Laba Bersih Rp322,75 miliar
Total Aset Rp11,46 triliun
Total Aset Kelolaan Rp13,66 triliun
Dividen Dibagikan Rp129 miliar (40% dari laba bersih)
Penyaluran Pembiayaan Baru Rp9,25 triliun
Pangsa Pasar 6,11%

Penutup

Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi industri pembiayaan kendaraan bermotor. Namun, CNAF mampu membukukan kinerja yang solid dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang positif. Pembagian dividen sebesar Rp129 miliar menunjukkan bahwa perusahaan tetap memberikan nilai kepada pemegang saham meski di tengah kondisi pasar yang tidak menguntungkan.

Peningkatan peringkat dan kepercayaan pemegang saham menjadi bukti bahwa CNAF memiliki fondasi bisnis yang kuat. Dengan strategi yang adaptif dan manajemen risiko yang baik, CNAF siap menghadapi tantangan di .

Disclaimer: dan angka dalam artikel ini bersumber dari laporan resmi PT CIMB Niaga Auto Finance dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan bisnis dan kondisi pasar.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.