PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah menetapkan jadwal Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun 2026. Acara besar ini akan digelar pada Rabu, 29 April 2026 pukul 14.00 WIB. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaannya akan dilakukan secara elektronik melalui sistem yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Rapat ini menjadi momen penting bagi para pemegang saham karena sejumlah keputusan strategis akan dibahas. Termasuk di dalamnya adalah penggunaan laba bersih tahun buku 2025, rencana pembagian dividen, serta berbagai agenda lain yang berkaitan dengan tata kelola perusahaan. Agenda lengkapnya dirancang untuk memberikan transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh stakeholder.
Agenda Utama RUPST Bank Mandiri 2026
RUPST tahun ini membawa sejumlah agenda penting yang akan dibahas secara menyeluruh. Setiap poin memiliki dampak langsung terhadap kinerja dan arah perusahaan ke depan. Berikut adalah beberapa poin utama yang akan dibahas dalam rapat tersebut.
1. Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2025
Salah satu agenda utama adalah persetujuan penggunaan laba bersih perseroan selama tahun buku 2025. Dalam agenda ini, pemegang saham akan memutuskan apakah laba tersebut akan dialokasikan untuk pembagian dividen, penambahan modal, atau cadangan perusahaan.
Penggunaan laba ini diatur dalam Pasal 22 juncto Pasal 27 Anggaran Dasar Perseroan serta Pasal 70 dan 71 UUPT. Artinya, keputusan ini tidak bisa diambil sembarangan dan harus melalui proses persetujuan resmi dari para pemegang saham.
2. Penetapan Remunerasi Direksi dan Komisaris
Selain itu, rapat juga akan membahas penetapan besaran remunerasi atau imbalan bagi anggota direksi dan dewan komisaris. Besaran ini biasanya ditentukan berdasarkan kinerja tahunan serta kebijakan kompensasi yang berlaku di perusahaan.
3. Rencana Pembelian Kembali Saham (Buyback)
Agenda lain yang menarik adalah rencana pembelian kembali saham perseroan. Jika disetujui, buyback ini bisa menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai saham dan memberikan keuntungan langsung kepada pemegang saham.
Saham hasil buyback nantinya akan disimpan sebagai saham tresuri. Ini adalah langkah yang umum dilakukan perusahaan-perusahaan besar untuk mengoptimalkan struktur modal.
4. Pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan 2025
Pemegang saham juga akan diminta menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025. Pengesahan ini merupakan bagian dari proses akuntabilitas perusahaan kepada para investor.
Selain itu, rapat juga akan memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada direksi dan dewan komisaris atas kinerja mereka selama tahun 2025.
5. Penunjukan Akuntan Publik untuk Audit 2026
Untuk memastikan transparansi dan akurasi laporan keuangan, rapat juga akan membahas penunjukan akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.
6. Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan
Bank Mandiri juga akan memperbarui rencana aksi pemulihan (recovery plan) sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko dan keberlanjutan operasional perusahaan.
7. Pelaporan Realisasi Dana Obligasi Berkelanjutan
RUPST juga akan membahas pelaporan realisasi penggunaan dana hasil penerbitan obligasi berwawasan lingkungan dan obligasi keberlanjutan yang diterbitkan pada tahun 2025.
8. Perubahan Anggaran Dasar dan Susunan Pengurus
Terakhir, rapat akan mempertimbangkan kemungkinan perubahan anggaran dasar perusahaan serta perubahan dalam susunan pengurus perseroan, baik direksi maupun dewan komisaris.
Syarat dan Ketentuan Partisipasi RUPST
Untuk dapat mengikuti rapat, hanya pemegang saham yang tercatat dalam daftar resmi pada penutupan perdagangan saham tanggal 6 April 2026 pukul 16.00 WIB yang berhak hadir. Partisipasi bisa dilakukan secara elektronik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perusahaan mendorong partisipasi aktif dari para pemegang saham melalui platform digital. Ini tidak hanya memudahkan proses, tetapi juga memastikan bahwa suara para investor bisa didengarkan secara efektif.
Perkiraan Jadwal dan Waktu Pelaksanaan
| Agenda | Tanggal | Waktu |
|---|---|---|
| Penutupan Daftar Pemegang Saham | 6 April 2026 | 16.00 WIB |
| RUPST Bank Mandiri 2026 | 29 April 2026 | 14.00 WIB |
Potensi Dampak Pasca-RUPST
Setelah RUPST digelar, beberapa keputusan strategis akan segera diterapkan. Mulai dari pembagian dividen, buyback saham, hingga perubahan dalam struktur kepemilikan dan pengelolaan perusahaan. Semua ini akan berdampak langsung terhadap performa saham BMRI di pasar modal.
Investor biasanya akan memperhatikan apakah keputusan yang diambil sejalan dengan ekspektasi pasar. Jika laba dialokasikan untuk dividen yang besar, biasanya saham akan mengalami respons positif. Namun jika lebih banyak dialokasikan untuk cadangan atau pengembangan bisnis, dampaknya bisa berbeda tergantung persepsi investor.
Catatan Penting untuk Investor
RUPST tahun ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan Bank Mandiri ke depan. Agenda-agenda yang dibahas tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga memiliki implikasi nyata terhadap nilai investasi dan kinerja jangka panjang perusahaan.
Bagi pemegang saham, partisipasi aktif dalam rapat ini sangat penting. Terlepas dari apakah kehadiran dilakukan secara langsung atau elektronik, suara setiap investor memiliki nilai dalam menentukan arah perusahaan.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat referensi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan keputusan resmi yang diambil dalam RUPST. Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Artikel ini tidak bermaksud memberikan rekomendasi beli atau jual saham.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













