Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang terus menghiasi berita ekonomi nasional, PT Pertamina (Persero) kembali hadir dengan inisiatif nyata berupa program Pasar Murah. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat prasejahtera dalam memenuhi kebutuhan dasar dengan harga terjangkau. Langkah ini menjadi salah satu wujud kepedulian Pertamina sebagai perusahaan energi yang juga berperan dalam upaya pencapaian kesejahteraan masyarakat.
Peluncuran perdana program Pasar Murah ini dilakukan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada 11 April 2026. Lokasi ini dipilih sebagai titik awal karena dinilai memiliki potensi besar dalam hal kebutuhan sosial dan ekonomi yang relevan dengan misi program. Dari sini, rencananya program akan dikembangkan secara bertahap ke wilayah-wilayah lain yang masuk dalam area operasional Pertamina di seluruh Indonesia.
Sasaran Program Pasar Murah
Program Pasar Murah Pertamina ditujukan bagi masyarakat prasejahtera yang tergolong dalam desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Sasaran ini memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan secara langsung.
Pemilihan lokasi dan penerima manfaat dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah setempat. Hal ini untuk memastikan bahwa program tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berkelanjutan serta relevan dengan kondisi lapangan.
1. Penyelenggaraan Pasar Murah di Tuban
Pelaksanaan perdana Pasar Murah dilakukan di empat desa di sekitar wilayah operasi Pertamina, yaitu:
- Desa Remen
- Desa Tasikharjo
- Desa Purworejo
- Desa Mentoso
Keempat desa ini telah ditetapkan sebagai wilayah prioritas berdasarkan kriteria masyarakat prasejahtera yang ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan paket sembako dengan harga jauh di bawah nilai pasar.
2. Komposisi Paket Sembako yang Disalurkan
Setiap paket sembako berisi kebutuhan pokok yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Komposisinya dirancang agar benar-benar bermanfaat dan membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Berikut adalah rincian paket sembako Pasar Murah Pertamina:
| Komponen Paket | Jumlah |
|---|---|
| Beras | 5 kg |
| Minyak goreng | 2 liter |
| Gula | 2 kg |
| Susu kental manis | 1 kaleng |
| Kecap manis | 1 botol |
| Sarden | 1 kaleng |
Harga normal dari paket ini mencapai Rp 211.000. Namun, masyarakat penerima manfaat hanya perlu membayar Rp 30.000. Selisihnya ditanggung oleh Pertamina sebagai bentuk bantuan sosial.
3. Penyaluran Dana Hasil Penjualan
Hasil penjualan paket sembako ini tidak untuk keuntungan, melainkan disalurkan kembali sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan desa, seperti:
- Pembangunan sarana ibadah
- Pengadaan sarana dan prasarana desa
- Dukungan untuk panti asuhan di sekitar wilayah pelaksanaan
Langkah ini menjadikan program Pasar Murah bukan hanya sebagai bantuan langsung, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal.
Sinergi dengan Pemerintah dan Lembaga Lokal
Keberhasilan program Pasar Murah tidak lepas dari sinergi yang baik antara Pertamina, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga lokal. Distribusi dilakukan melalui Subholding Downstream, yaitu PT Pertamina Patra Niaga, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak.
Lembaga sosial, keagamaan, dan yayasan juga turut berperan dalam memastikan bahwa program ini berjalan efektif dan efisien. Kolaborasi ini membuat program lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.
4. Penentuan Penerima Manfaat
Penetapan penerima manfaat dilakukan oleh pemerintah daerah setempat berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hal ini memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Proses seleksi ini juga melibatkan pendataan lapangan serta validasi dari tokoh masyarakat dan lembaga desa. Dengan demikian, program ini tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga transparan dan akuntabel.
Manfaat Jangka Panjang Program
Program Pasar Murah bukan sekadar bantuan sesaat. Ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang Pertamina dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Program ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) yang diterapkan dalam seluruh operasi perusahaan.
Selain itu, program ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mengurangi kemiskinan dan kelaparan. Dengan memberikan akses terhadap kebutuhan dasar, Pertamina membantu masyarakat untuk tetap produktif dan mandiri.
Penutup
Program Pasar Murah Pertamina adalah salah satu wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat prasejahtera. Dengan pendekatan yang tepat sasaran dan kolaboratif, program ini tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.
Langkah ini menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya fokus pada bisnis energi, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kesejahteraan bersama. Di tengah tantangan global, inisiatif seperti ini menjadi penting untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan data dan keterangan resmi hingga April 2026. Harga, jadwal, dan rincian program dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan dan kondisi lapangan.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













