Harga emas perhiasan 24 karat hari ini, Sabtu 21 Februari 2026, tercatat stabil di angka Rp2.610.000 per gram di toko Raja Emas Indonesia. Angka ini merupakan kenaikan tipis dari harga sebelumnya yang sempat naik pada Jumat kemarin. Pergerakan harga emas menjelang akhir pekan ini cukup menarik perhatian, terutama bagi mereka yang memantau tren investasi logam mulia.
Investasi emas memang kerap dijadikan pilihan aman saat ketidakpastian ekonomi mulai meningkat. Tidak hanya sebagai aset, emas juga tetap populer dalam bentuk perhiasan. Harga yang fluktuatif membuat banyak orang lebih selektif dalam membeli emas, baik untuk keperluan koleksi maupun investasi jangka panjang.
Perbandingan Harga Emas Perhiasan 24 Karat di Beberapa Toko
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah perbandingan harga emas perhiasan 24 karat di dua toko besar: Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Indonesia. Data diambil pada pukul 05.40 WIB.
| Toko | Harga Emas 24K (99,9%) | Harga Emas 24K (99%) | Harga Emas 5K |
|---|---|---|---|
| Raja Emas | Rp2.610.000 / gram | Rp2.460.000 / gram | Rp474.000 / gram |
| Lakuemas | Rp2.560.000 / gram | Rp2.560.000 / gram | – |
Perbedaan harga antar toko cukup wajar mengingat faktor margin keuntungan, lokasi, dan kebijakan masing-masing penjual. Namun, perlu dicatat bahwa harga ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada dinamika pasar global dan lokal.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Hari Ini
1. Sentimen Pasar Global
Harga emas dunia yang bergerak di kisaran USD 2.050 per ons pada perdagangan Kamis hingga Jumat lalu turut memengaruhi harga lokal. Kenaikan dolar AS dan data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi membuat investor menahan diri sejenak, sehingga permintaan emas sebagai safe haven sempat melambat.
2. Kebijakan Bank Sentral
Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) dikabarkan masih mempertimbangkan kapan akan menurunkan suku bunga. Ketidakpastian ini membuat pasar emas belum menunjukkan tren yang jelas, meski tetap diminati oleh investor jangka panjang.
3. Permintaan Domestik Menjelang Akhir Pekan
Menjelang akhir pekan, permintaan emas perhiasan biasanya meningkat. Hal ini terkait dengan kebiasaan masyarakat membeli emas sebagai simbol keberuntungan atau hadiah di berbagai momen penting. Lonjakan permintaan ini bisa menjadi pendorong kenaikan harga lokal.
Tips Investasi Emas yang Bijak
1. Pahami Jenis Emas yang Ingin Dibeli
Emas investasi dan emas perhiasan memiliki nilai yang berbeda. Emas batangan biasanya lebih stabil dan likuid, sedangkan emas perhiasan memiliki nilai tambah dari kerajinan dan desainnya. Pilih sesuai tujuan investasi.
2. Beli dari Sumber Terpercaya
Pastikan membeli emas dari toko atau platform yang memiliki legalitas jelas. Ini penting untuk menghindari risiko membeli emas palsu atau berkualitas rendah.
3. Simpan Bukti Transaksi
Simpan struk pembelian dan sertifikat keaslian emas. Hal ini akan sangat berguna saat ingin menjual kembali atau mengklaim garansi dari penjual.
Strategi Jangka Panjang dalam Investasi Emas
1. Gunakan Metode Dollar Cost Averaging (DCA)
Metode ini melibatkan pembelian emas secara rutin dalam jumlah atau nilai yang tetap, terlepas dari fluktuasi harga. Dengan begitu, rata-rata harga beli bisa lebih stabil seiring waktu.
2. Hindari Euforia atau Panik
Emas adalah investasi jangka panjang. Jangan tergoda untuk membeli atau menjual hanya karena pergerakan harga jangka pendek. Fokus pada tujuan keuangan jangka panjang akan lebih menguntungkan.
3. Diversifikasi Aset
Jangan menaruh seluruh dana hanya pada emas. Kombinasikan dengan instrumen lain seperti reksa dana, obligasi, atau saham agar risiko lebih tersebar.
Perbedaan Emas 24 Karat dan Jenis Lainnya
| Jenis Emas | Kemurnian | Ciri Khas | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| 24 Karat | 99,9% | Warna kuning cerah, lunak | Investasi, koleksi |
| 22 Karat | 91,6% | Lebih keras dari 24K | Perhiasan tradisional |
| 18 Karat | 75% | Campuran logam lain | Perhiasan mewah |
| 14 Karat | 58,3% | Lebih tahan lama | Perhiasan sehari-hari |
Emas 24 karat memiliki nilai investasi tertinggi karena tingkat kemurniannya yang tinggi. Namun, karena sifatnya yang lunak, emas ini kurang cocok untuk perhiasan yang digunakan sehari-hari.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi serta kondisi pasar global. Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pembaca disarankan untuk selalu mengecek harga terkini dari sumber resmi sebelum melakukan transaksi.
Investasi emas juga memiliki risiko, termasuk fluktuasi harga dan likuiditas. Keputusan investasi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi keuangan dan tujuan finansial pribadi. Artikel ini hanya sebagai referensi dan bukan merupakan saran finansial profesional.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













