PT GTS Internasional Tbk (GTSI) baru saja menjalani perombakan besar di tubuh direksi. Langkah ini dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem grup Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI).
Perubahan ini bukan sekadar soal pergantian nama di struktur organisasi. Ini adalah bagian dari penyelarasan strategi yang lebih luas. Tujuannya jelas: menciptakan sinergi yang lebih kuat antara GTSI dan holding induknya, HUMI. Dengan begitu, diharapkan efisiensi dan daya saing bisa terus ditingkatkan di tengah dinamika pasar maritim global.
Perubahan Manajemen Strategis
Langkah perombakan direksi ini tidak datang tiba-tiba. Ada pertimbangan matang di balik keputusan tersebut. Salah satunya adalah pengunduran diri Direktur Utama lama yang lebih fokus menjalankan peran strategis di level holding. Ada juga direktur lain yang memilih mundur karena penugasan baru di perusahaan lain.
-
Pengunduran diri Direktur Utama lama
Fokusnya kini beralih ke pengembangan strategi grup di HUMI. -
Direktur lain mundur karena penugasan baru
Ini adalah bagian dari rotasi profesional untuk mendukung kebutuhan bisnis grup secara keseluruhan.
Langkah ini menunjukkan bahwa GTSI tidak hanya bergerak sendiri, tapi berjalan seiring dengan visi besar HUMI. Perubahan manajemen ini diharapkan bisa mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan respons terhadap peluang pasar.
Proses Konsolidasi dan Pengangkatan Pengurus Baru
Proses pergantian pengurus ini tidak dilakukan sembarangan. Ada mekanisme evaluasi ketat yang dilalui. Calon direksi baru harus memenuhi standar kompetensi serta regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
-
Evaluasi kompetensi calon direksi
Setiap kandidat dievaluasi secara menyeluruh sebelum pengangkatan. -
Memenuhi regulasi OJK
Semua calon direksi harus memenuhi syarat sebagai pengurus perusahaan terbuka.
Prinsip tata kelola perusahaan yang baik menjadi landasan utama. Dengan begitu, keberlanjutan usaha tetap terjaga meski terjadi pergantian di jajaran pimpinan.
Susunan Pengurus Baru GTSI
Berikut adalah susunan pengurus baru GTSI yang telah disetujui dalam RUPSLB:
| Posisi | Nama |
|---|---|
| Komisaris Utama | Rudi Satwiko |
| Komisaris Independen | Suharno |
| Direktur Utama | Yon Irawan |
| Direktur | Asty Winasty |
Yon Irawan, yang kini menjabat sebagai Direktur Utama, menyatakan bahwa perubahan ini tidak akan mengganggu stabilitas operasional perusahaan. Seluruh proyek dan kontrak tetap berjalan sesuai rencana.
Dampak Sinergi dengan Holding Induk
Langkah konsolidasi ini diharapkan membawa dampak positif dalam jangka menengah hingga panjang. Dengan posisi yang lebih terintegrasi dengan HUMI, GTSI bisa lebih cepat merespons peluang bisnis serta menghadapi tantangan industri maritim global.
-
Efisiensi operasional
Penyelarasan kebijakan membuat pengambilan keputusan lebih cepat dan tepat. -
Penguatan strategi grup
GTSI menjadi lebih selaras dengan arah pengembangan HUMI secara keseluruhan.
Manajemen optimistis bahwa langkah ini akan memperkuat fundamental perusahaan. Selain itu, nilai tambah juga diharapkan bisa dirasakan oleh investor dan stakeholder lainnya.
Komitmen Terhadap Keberlanjutan Bisnis
Meski terjadi perubahan di level direksi, GTSI tetap menjaga komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan. Perusahaan terus menjalankan proyek-proyek strategis sesuai roadmap yang telah ditetapkan.
-
Proyek berjalan normal
Semua aktivitas bisnis tetap berjalan tanpa hambatan. -
Dukungan penuh terhadap strategi holding
GTSI berperan aktif dalam mendukung pengembangan HUMI baik dari sisi operasional maupun komersial.
Langkah ini juga menjadi bentuk antisipasi terhadap risiko bisnis di masa depan. Dengan struktur organisasi yang lebih adaptif, GTSI siap menghadapi berbagai tantangan pasar.
Optimisme di Tengah Perubahan
Direktur Utama HUMI, Ari Askhara, menegaskan bahwa perubahan ini adalah bagian dari rencana pengembangan jangka panjang. Menurutnya, konsolidasi ini memastikan bahwa GTSI tetap berada di jalur pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Seiring dengan upaya kami memperkuat strategi maupun arah kebijakan di tingkat holding demi menciptakan efisiensi dan daya saing yang lebih kokoh di pasar maritim internasional,” ujar Ari.
Kesimpulan
Perombakan direksi GTSI bukan sekadar pergantian jabatan. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat sinergi dengan HUMI. Dengan struktur organisasi yang lebih efisien dan adaptif, GTSI siap melangkah lebih jauh dalam mendukung visi pengembangan grup.
Perubahan ini juga menunjukkan bahwa GTSI serius dalam menjaga keberlanjutan usaha serta memberikan nilai terbaik bagi para pemangku kepentingan. Di tengah dinamika industri maritim global, langkah ini menjadi modal penting untuk terus bersaing.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan data dan keterangan resmi hingga tanggal 2 Maret 2026. Susunan direksi dan kebijakan perusahaan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan regulasi dan kebutuhan bisnis.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













