Perusahaan transportasi berbasis aplikasi siap menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau Bonus Hari Raya (BHR) untuk para mitra pengemudi ojek online pada tahun 2026. Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kesejahteraan driver dalam ekosistem digital transportasi di Tanah Air.
Penyaluran BHR 2026 diperkirakan akan menjangkau sekitar 850.000 mitra pengemudi dari berbagai platform. Total dana yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp220 miliar. Dana tersebut berasal dari kontribusi beberapa perusahaan besar seperti GoTo, Grab, Maxim, dan inDrive.
Jadwal dan Penyaluran THR Ojol 2026
THR atau BHR ojol 2026 akan disalurkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Meski demikian, waktu pencairan bisa berbeda di setiap platform. Umumnya, penyaluran dilakukan dalam periode April hingga awal Mei 2026, menyesuaikan dengan kebijakan internal masing-masing perusahaan.
Perlu dicatat bahwa pencairan BHR tidak bersifat serentak. Beberapa platform mungkin menyalurkan lebih awal, tergantung dari proses validasi dan pengelolaan data mitra.
Simulasi Perhitungan BHR Berdasarkan Kriteria
Besaran BHR yang diterima setiap driver tidak sama. Nominalnya ditentukan berdasarkan sejumlah kriteria, seperti durasi aktivitas, jumlah order, dan performa selama satu tahun terakhir. Berikut adalah simulasi perhitungan BHR ojol 2026:
1. Kriteria Penentuan BHR
- Aktivitas Mingguan: Driver yang aktif minimal 4 hari dalam seminggu berpeluang mendapat BHR lebih tinggi.
- Jumlah Order: Semakin banyak order yang diselesaikan, semakin besar potensi bonus.
- Durasi Keanggotaan: Driver yang sudah bergabung lebih lama biasanya mendapat prioritas.
- Rating dan Ulasan Pengguna: Performa layanan yang baik juga menjadi pertimbangan.
2. Simulasi Perhitungan THR
| Kriteria | Bobot (%) | Keterangan |
|---|---|---|
| Aktivitas Mingguan | 30% | Minimal 4 hari aktif per minggu |
| Jumlah Order | 35% | Lebih dari 100 order per bulan |
| Durasi Keanggotaan | 20% | Lebih dari 1 tahun |
| Rating Pengguna | 15% | Rata-rata rating ≥ 4.5 |
Misalnya, seorang driver yang memenuhi semua kriteria dengan skor maksimal berpotensi mendapatkan BHR hingga Rp3 juta. Namun, bagi driver yang baru atau belum memenuhi target aktivitas, nominalnya bisa berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta.
Perbandingan THR Ojol Tahun 2025 dan 2026
Tahun ini, alokasi dana BHR mengalami peningkatan signifikan. Berikut adalah perbandingan dana BHR dari dua tahun terakhir:
| Perusahaan | THR 2025 | THR 2026 | Kenaikan |
|---|---|---|---|
| GoTo + Grab | Rp50 miliar | Rp100–Rp110 miliar | ±110% |
| Maxim | Rp30 miliar | Rp45 miliar | 50% |
| inDrive | Rp15 miliar | Rp25 miliar | 66% |
Peningkatan ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan mitra, terutama menjelang momen keagamaan yang penting.
Tips Maksimalkan THR Ojol 2026
Bagi para driver yang ingin mendapatkan BHR lebih besar, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sepanjang tahun:
1. Jaga Aktivitas Harian
Aktif setiap hari, terutama pada jam sibuk, akan meningkatkan peluang mendapatkan order lebih banyak. Ini juga berdampak pada penilaian performa secara keseluruhan.
2. Tingkatkan Kualitas Layanan
Rating tinggi dari penumpang bisa menjadi nilai tambah saat penentuan BHR. Selalu ramah, tepat waktu, dan menjaga kebersihan kendaraan.
3. Pantau Informasi Resmi dari Platform
Setiap platform biasanya mengumumkan syarat dan ketentuan BHR melalui aplikasi atau media resmi. Jangan sampai ketinggalan informasi penting.
Potensi THR Ojol di Tahun Mendatang
Dengan semakin berkembangnya ekosistem ojek online, potensi peningkatan THR di masa depan juga masih terbuka. Banyak pihak memperkirakan bahwa tahun 2027 akan membawa alokasi dana yang lebih besar lagi, seiring dengan pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan peningkatan daya beli masyarakat.
Namun, semua ini juga tergantung pada kinerja platform dan kebijakan pemerintah terkait regulasi industri digital.
Disclaimer
Informasi THR atau BHR ojol 2026 yang disajikan bersifat prediktif dan berdasarkan data terkini. Besaran nominal dan jadwal pencairan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan masing-masing perusahaan. Data dalam artikel ini tidak mengikat dan hanya sebagai estimasi.
Perusahaan transportasi online terus berupaya meningkatkan kesejahteraan mitra. THR atau BHR tahun ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kontribusi driver dalam menjaga kelancaran layanan transportasi digital di Indonesia.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













