Menkeu Purbaya telah menyiapkan anggaran besar untuk Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 mendatang. Totalnya mencapai Rp55 triliun. Angka ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan aparatur sipil negara (ASN) bisa menikmati momen Idul Fitri dengan lebih tenang.
Namun, meski anggarannya sudah disiapkan, realisasi pencairan masih menunggu aturan teknis dari pemerintah. Banyak PNS pun mulai bertanya-tanya, berapa sih THR yang bakal masuk ke rekening masing-masing?
Pencairan THR 2026 Masih Menunggu Aturan Resmi
Pencairan THR 2026 direncanakan akan dilakukan menjelang Ramadan. Idealnya, cair sekitar 15 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri. Namun, sampai awal Maret 2026, belum ada kepastian kapan pencairan dimulai.
Salah satu faktor utamanya adalah belum dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) terkait THR tahun ini. PP ini penting sebagai dasar hukum dan teknis pelaksanaan penyaluran tunjangan.
Tanpa PP tersebut, proses administrasi dan verifikasi data tidak bisa berjalan maksimal. Padahal, tahun lalu, pencairan THR bisa dimulai lebih awal karena regulasi sudah siap sejak awal tahun.
Komponen dan Besaran THR untuk PNS Golongan I
THR untuk PNS bukanlah jumlah tetap. Besarannya tergantung dari golongan dan masa kerja. Untuk golongan I, berikut rinciannya:
1. Golongan Ia
- Rentang THR: Rp1.685.700 hingga Rp2.522.600
Golongan Ia biasanya ditempati oleh pegawai pemula atau fresh graduate yang baru masuk sebagai CPNS. Semakin lama masa kerja, semakin tinggi THR yang diterima dalam rentang ini.
2. Golongan Ib
- Rentang THR: Rp2.522.600 hingga Rp3.349.500
Pegawai yang sudah memiliki masa kerja lebih lama biasanya masuk dalam kategori ini. THR yang diterima juga lebih tinggi dibandingkan golongan Ia.
3. Golongan Ic
- Rentang THR: Rp3.349.500 hingga Rp4.186.400
Di level ini, pegawai sudah cukup lama bekerja dan biasanya sudah menjabat posisi tertentu dalam struktur organisasi pemerintahan.
4. Golongan Id
- Rentang THR: Rp4.186.400 hingga Rp5.023.300
Golongan Id merupakan tingkat tertinggi dalam kelompok I. Pegawai di sini umumnya sudah berpengalaman dan memiliki tanggung jawab lebih besar.
THR untuk Golongan II hingga IV
Selain golongan I, THR juga diberikan kepada PNS golongan II hingga IV. Setiap golongan memiliki rentang THR yang berbeda-beda.
1. Golongan II
- Rentang THR: Rp5.023.300 hingga Rp7.524.900
Golongan II mencakup pegawai yang sudah memiliki jabatan fungsional atau struktural di tingkat entry to mid-level.
2. Golongan III
- Rentang THR: Rp7.524.900 hingga Rp10.036.500
Pegawai di golongan ini biasanya sudah menempati posisi kepala seksi atau setara. Masa kerja dan tanggung jawab pun semakin meningkat.
3. Golongan IV
- Rentang THR: Rp10.036.500 hingga Rp12.548.100
Golongan IV merupakan tingkat tertinggi di kalangan ASN. Termasuk di dalamnya para pejabat eselon II atau jabatan tinggi pratama.
Faktor yang Mempengaruhi Besaran THR
THR tidak hanya ditentukan oleh golongan. Ada beberapa faktor lain yang turut memengaruhi besaran THR yang diterima.
1. Masa Kerja
Semakin lama masa kerja, semakin tinggi THR yang diterima. Ini karena komponen gaji pokok ikut berperan besar dalam perhitungan THR.
2. Status Kepegawaian
PNS tetap dan PNS honorer (PPPK) bisa memiliki skema THR yang sedikit berbeda. Meski sama-sama ASN, mekanisme pembayarannya bisa berbeda.
3. Kehadiran Saat Cuti Bersama
THR juga dipengaruhi oleh kehadiran saat cuti bersama atau libur nasional. Jika sering absen tanpa keterangan, bisa berdampak pada besar THR.
Jadwal Pencairan THR: Harapan vs Realita
Idealnya, THR dicairkan paling lambat 15 hari kerja sebelum Idul Fitri. Namun, kenyataannya, pencairan bisa mundur tergantung kesiapan regulasi dan sistem administrasi.
| Tahun | Target Pencairan | Realisasi |
|---|---|---|
| 2023 | Awal April | Pertengahan April |
| 2024 | Akhir Maret | Awal April |
| 2025 | Pertengahan Maret | Akhir Maret |
| 2026 | Awal Maret | Belum pasti |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa pencairan THR cenderung mundur dari target. Ini menunjukkan perlunya percepatan persiapan regulasi dan koordinasi lintas instansi.
Simulasi THR untuk Beberapa Golongan
Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut simulasi THR yang bisa diterima oleh PNS dari berbagai golongan.
| Golongan | Estimasi THR |
|---|---|
| Ia | Rp2.1 juta |
| Ib | Rp2.9 juta |
| Ic | Rp3.7 juta |
| Id | Rp4.6 juta |
| IIa | Rp5.8 juta |
| IIIa | Rp8.2 juta |
| IVa | Rp11 juta |
Simulasi ini berdasarkan rata-rata masa kerja dan kondisi ekonomi saat ini. Nilainya bisa berbeda tergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi makro ekonomi.
Apa yang Harus Dilakukan PNS Selama Menunggu THR?
Menunggu THR terkadang membuat banyak orang gelisah. Tapi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar tidak terlalu terbebani secara finansial.
1. Menyusun Rencana Keuangan Bulanan
Dengan merencanakan pengeluaran bulanan, PNS bisa menghindari pemborosan dan lebih siap menyambut THR.
2. Mengajukan Pinjaman Jika Diperlukan
Bagi yang benar-benar membutuhkan dana tambahan, ajukan pinjaman ke bank pemerintah dengan bunga ringan.
3. Mengikuti Program Tabungan THR
Beberapa bank menawarkan program tabungan THR yang bisa dimulai sejak awal tahun. Ini membantu menabung secara rutin.
Disclaimer
Angka dan informasi dalam artikel ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi makro ekonomi. THR 2026 akan disesuaikan dengan regulasi yang akan dikeluarkan dalam waktu dekat.
Pastikan untuk selalu mengikuti perkembangan resmi dari Kementerian Keuangan atau Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk informasi terbaru terkait pencairan THR.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













