Nasional

Harga Sembako Terkini 2026: Telur Ayam Capai Rp32.000/Kg dan Bawang Merah Naik Jadi Rp45.950/Kg di Pasar Modern

Fadhly Ramadan
×

Harga Sembako Terkini 2026: Telur Ayam Capai Rp32.000/Kg dan Bawang Merah Naik Jadi Rp45.950/Kg di Pasar Modern

Sebarkan artikel ini
Harga Sembako Terkini 2026: Telur Ayam Capai Rp32.000/Kg dan Bawang Merah Naik Jadi Rp45.950/Kg di Pasar Modern

Ilustrasi telur. : Metro TV/Kautsar Widya Prabowo.

Harga pangan nasional kembali mengalami pergerakan yang cukup signifikan, terutama pada sejumlah komoditas pokok yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia mencatat bahwa harga telur ayam ras saat ini berada di kisaran Rp32.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah dibanderol dengan harga Rp45.950 per kg.

Perubahan harga ini mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar nasional. Dengan adanya fluktuasi ini, masyarakat perlu memantau secara berkala perkembangan harga pangan agar bisa merencanakan pengeluaran dengan lebih baik. Terlebih lagi, komoditas seperti beras, cabai, hingga goreng juga turut mengalami perubahan yang cukup bervariasi.

Harga Komoditas Pokok Hari Ini

Data yang dirilis PIHPS pada Jumat, 24 April 2026 pukul 06.35 WIB menunjukkan sejumlah harga penting dari berbagai komoditas strategis. Informasi ini mencakup berbagai jenis beras, cabai, daging, dan juga minyak goreng yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

1. Harga Beras Berdasarkan Kualitas

Beras sebagai komoditas utama memiliki beberapa kategori kualitas. Berikut adalah rincian harga beras di tingkat pedagang eceran nasional:

Jenis Beras Harga (Rp/kg)
Kualitas Bawah I .550
Kualitas Bawah II 14.550
Kualitas Medium I 16.050
Kualitas Medium II 15.950
Kualitas Super I 17.350
Kualitas Super II 16.850

2. Harga Cabai dan Bumbu Dapur

Cabai menjadi salah satu komoditas yang harganya cukup fluktuatif. Berikut adalah rincian harga cabai berdasarkan jenisnya:

Jenis Cabai Harga (Rp/kg)
Cabai Merah Besar 48.600
Cabai Merah Keriting 46.400
Cabai Rawit Hijau 48.700
Cabai Rawit Merah 65.000

3. Harga Daging Ayam dan Sapi

Harga daging juga menjadi perhatian penting mengingat konsumsi protein hewani terus meningkat. Berikut adalah data harga daging:

Jenis Daging Harga (Rp/kg)
Ras 39.400
Daging Sapi Kualitas I 147.650
Daging Sapi Kualitas II 139.700

4. Harga Gula dan Minyak Goreng

Gula dan minyak goreng merupakan kebutuhan sehari-hari yang harganya juga perlu diperhatikan. Berikut adalah rinciannya:

Komoditas Harga (Rp/kg atau Rp/liter)
Gula Pasir Premium 20.250
Gula Pasir Lokal 19.200
Minyak Goreng Curah 20.500/liter
Minyak Goreng Kemasan I 23.650/liter
Minyak Goreng Kemasan II 22.750/liter

Faktor yang Mempengaruhi Fluktuasi Harga

Perubahan harga pangan tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang bisa memicu naik turunnya harga komoditas di pasar.

1. Cuaca Ekstrem

Cuaca yang tidak menentu seperti hujan terus-menerus atau kekeringan dapat mengganggu produksi pertanian. Ini berdampak langsung pada pasokan dan akhirnya harga di pasar.

2. Biaya Distribusi

Kenaikan harga BBM atau biaya transportasi lainnya juga bisa mendorong naiknya harga pangan di tingkat konsumen akhir.

3. Musim Panen

Musim panen yang baik biasanya membuat harga turun karena pasokan melimpah. Sebaliknya, di luar musim panen, harga bisa naik cukup signifikan.

4. Permintaan Pasar

Permintaan yang tinggi, terutama menjelang hari besar keagamaan atau , bisa membuat harga naik meski pasokan masih mencukupi.

Tips Menghadapi Kenaikan Harga Pangan

Menghadapi fluktuasi harga, ada beberapa langkah yang bisa diambil agar pengeluaran tetap terjaga.

1. Belanja Berdasarkan Daftar

Membuat daftar belanja membantu menghindari pembelian impulsif dan memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi tanpa pemborosan.

2. Pilih Waktu Belanja yang Tepat

Belanja di pagi hari atau menjelang akhir pekan biasanya memberikan harga yang lebih karena stok masih segar.

3. Bandingkan Harga di Beberapa Tempat

Perbedaan harga antar pasar atau toko bisa cukup signifikan. Membandingkan harga membantu menemukan penawaran terbaik.

4. Manfaatkan Bahan Alternatif

Jika harga suatu komoditas naik, pertimbangkan penggunaan bahan yang lebih namun bernutrisi setara.

Peran Pemerintah dalam Stabilisasi Harga

Pemerintah melalui berbagai lembaga seperti Bank Indonesia dan Pertanian terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan. Beberapa langkah yang diambil antara lain:

1. Operasi Pasar

Operasi pasar dilakukan untuk menstabilkan harga dengan cara menyalurkan stok beras atau komoditas lainnya ke pasar dengan harga terjangkau.

2. Subsidi Distribusi

Subsidi distribusi membantu menekan biaya logistik, terutama untuk daerah terpencil yang rawan kenaikan harga.

3. Pengawasan Harga

Lembaga pengawas terus memantau pergerakan harga di pasar untuk mencegah praktik monopoli atau penimbunan.

Disclaimer

Harga yang tercantum dalam artikel ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar, musim, dan faktor eksternal lainnya. Data bersumber dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia dan dilansir pada 24 April 2026 pukul 06.35 WIB. Pembaca disarankan untuk memverifikasi kembali harga terkini di pasar lokal masing-masing.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.