Nasional

Harga Emas Perhiasan April 2026 Tembus Rp2,46 Juta Per Gram, Ini Waktunya Beli atau Jual?

Rista Wulandari
×

Harga Emas Perhiasan April 2026 Tembus Rp2,46 Juta Per Gram, Ini Waktunya Beli atau Jual?

Sebarkan artikel ini
Harga Emas Perhiasan April 2026 Tembus Rp2,46 Juta Per Gram, Ini Waktunya Beli atau Jual?

kembali naik di awal pekan, Minggu 12 April 2026. Kali ini, angka mencapai Rp2,460 juta per gram untuk emas 24 karat. Tren kenaikan ini sudah terlihat sejak beberapa hari sebelumnya, menunjukkan bahwa permintaan tetap stabil meski ada fluktuasi kecil di tengah jalan.

Pergerakan ini bukan hanya menarik perhatian pembeli biasa, tapi juga investor ritel yang memantau jual beli emas secara lebih cermat. Di tengah situasi yang relatif stabil, harga emas justru mulai menunjukkan sinyal positif yang bisa dimanfaatkan baik untuk investasi jangka pendek maupun koleksi perhiasan.

Rincian Harga Emas Berdasarkan Kadar

Harga emas sangat bergantung pada kadar kemurniannya. Semakin tinggi kadar emas, semakin mahal pula harganya per gram. Ini wajar karena kadar tinggi berarti kandungan emas murni lebih besar, cocok untuk investasi maupun perhiasan berkualitas.

Berikut adalah rincian harga emas di dua platform utama, Lakuemas dan Rajaemas, berdasarkan kadar karatnya.

Harga Emas di Lakuemas

Kadar Harga per Gram
24K (99%) Rp2.460.000
23K Rp2.114.000
22K Rp2.021.000
21K Rp1.933.000
20K Rp1.839.000
18K Rp1.652.000
15K Rp1.374.000
12K Rp1.096.000
10K Rp911.000
9K Rp818.000

Harga Emas di Rajaemas

Kadar Harga per Gram
K24* Rp2.490.000
K24 Rp2.265.000
K23 Rp2.113.000
K22 Rp2.021.000
K21 Rp1.931.000
K20 Rp1.838.000
K18 Rp1.658.000
K15 Rp1.380.000
K12 Rp1.104.000
K10 Rp919.000
K8 Rp736.000
K6 Rp553.000
K5 Rp461.000

Perbedaan harga antar platform cukup wajar karena tiap tempat punya margin tersendiri. Namun, pergerakan harga cenderung sejalan karena dipengaruhi oleh faktor makroekonomi yang sama.

Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga Emas

  1. Stabilitas Ekonomi Domestik
    Kondisi ekonomi dalam negeri yang relatif stabil membuat emas tetap diminati sebagai instrumen aman. Investor cenderung memilih aset berharga saat ketidakpastian masih rendah.

  2. Permintaan Perhiasan Menjelang Musim Belanja
    Musim belanja menjelang libur panjang sering kali meningkatkan permintaan emas, terutama untuk kebutuhan perhiasan. Ini mendorong harga naik secara bertahap.

  3. yang Positif
    Di pasar , emas juga menunjukkan tren positif. Investor internasional tetap memandang emas sebagai aset lindung nilai, terutama di tengah ketegangan geopolitik ringan.

Tips Menentukan Waktu Beli atau Jual Emas

  1. Pantau Pergerakan Harga Harian
    Jangan terburu-buru membeli atau menjual. Cek harga emas secara rutin di platform terpercaya untuk melihat pola pergerakan. Ini membantu menentukan momentum yang tepat.

  2. Pilih Kadar Sesuai Tujuan
    Jika tujuan investasi jangka panjang, pilih emas kadar tinggi seperti 24K. Tapi kalau untuk perhiasan sehari-hari, kadar 18K atau 22K lebih praktis dan tetap bernilai.

  3. Gunakan Fitur Buyback untuk Likuiditas
    Banyak platform seperti Rajaemas dan Lakuemas menyediakan layanan buyback. Ini memungkinkan pemilik emas untuk menjual kembali dengan harga kompetitif tanpa ribet.

  4. Hindari Emosional Saat Transaksi
    Harga bisa naik dan turun dalam singkat. Jangan gegabah membeli karena takut kehabisan, atau panik menjual karena harga turun sedikit.

Perbandingan Harga Beli dan Jual di Dua Platform

Platform Harga Beli (24K) Harga Jual (24K)
Lakuemas Rp2.460.000 Rp2.410.000
Rajaemas Rp2.265.000 Rp2.490.000*

Catatan: Harga jual di Rajaemas untuk emas berkadar tinggi bisa lebih tinggi karena kebijakan buyback yang kompetitif.

Strategi Investasi Emas Jangka Pendek

  1. Beli Saat Harga Stabil atau Turun Sedikit
    Jika tren menunjukkan kenaikan terus-menerus, tunggu hingga ada koreksi kecil. Ini bisa menjadi peluang beli dengan harga lebih murah.

  2. Gunakan Aplikasi Emas Digital
    Banyak platform digital memungkinkan pembelian emas dalam satuan gram atau bahkan miligram. Ini fleksibel dan cocok untuk investor pemula.

  3. Jual Saat Ada Sentimen Positif Kuat
    Saat pasar menunjukkan optimisme tinggi dan harga naik tajam, bisa jadi waktu yang tepat untuk menjual sebagian atau seluruh portofolio emas.

Kapan Waktu Terbaik untuk Membeli Emas?

  1. Saat Rendah dan Stabilitas Tinggi
    Kondisi ini membuat emas tidak terlalu mahal, tapi tetap bernilai sebagai aset cadangan.

  2. Menjelang Musim Perayaan atau Liburan
    Permintaan cenderung naik, tapi bukan berarti harga selalu melonjak. Ini bisa jadi waktu bagus untuk beli dengan harga kompetitif.

  3. Jika Ada Koreksi Pasar
    Saat harga turun karena faktor teknis atau spekulasi, ini bisa menjadi peluang beli dengan risiko lebih rendah.

Disclaimer

Harga emas bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada faktor makroekonomi global dan domestik. Data di atas bersifat referensi dan mungkin tidak selalu akurat 100%. Sebaiknya selalu cek langsung di platform resmi sebelum melakukan transaksi.

Investasi emas tetap memiliki risiko. Keputusan beli atau jual sebaiknya disesuaikan dengan kondisi keuangan pribadi dan tujuan investasi jangka panjang.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.