Butuh modal usaha tapi takut terjerat bunga tinggi? Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi jawaban bagi jutaan pelaku UMKM di Indonesia.
Tahun 2026 membawa kabar menggembirakan. Pemerintah resmi menghadirkan aturan terbaru KUR 2026 yang lebih inklusif, adaptif, dan berpihak pada keberlanjutan usaha produktif di berbagai daerah Indonesia. Melalui revisi Permenko Nomor 7 Tahun 2025, kebijakan baru ini mulai berlaku efektif Januari 2026.
Artikel ini mengupas tuntas semua jenis KUR yang tersedia, plafon maksimal, suku bunga terbaru, hingga daftar 46 bank penyalur resmi. Semua informasi disusun berdasarkan regulasi terbaru agar pembaca mendapat gambaran akurat sebelum mengajukan pinjaman modal usaha.
Sekilas Program KUR Pemerintah

Kredit Usaha Rakyat merupakan program pembiayaan bersubsidi yang diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini disalurkan melalui bank maupun lembaga non-bank dengan suku bunga yang jauh lebih ringan dibanding pinjaman komersial biasa.
Perkembangan penyaluran KUR sepanjang 2025 menunjukkan pergeseran signifikan ke sektor produksi. Porsi penyaluran ke sektor tersebut telah mencapai 60,7% dari total target Rp286 triliun, angka tertinggi sejak skema KUR diterapkan. Pencapaian ini menjadi dasar pemerintah untuk meningkatkan target di tahun 2026.
Dasar Hukum dan Kebijakan KUR 2026
Ketentuan terbaru KUR dituangkan dalam revisi Permenko Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR. Beberapa perubahan signifikan yang perlu diketahui pelaku UMKM:
- Penghapusan batas pengajuan — Aturan lama membatasi pelaku UMKM sektor perdagangan hanya bisa mengakses KUR dua kali, sementara sektor produksi empat kali. Mulai 2026, batasan ini dihapus.
- Bunga flat 6% — Suku bunga tunggal flat sebesar 6% per tahun untuk seluruh jenis pengajuan, tanpa melihat urutan atau jumlah pengajuan sebelumnya.
- Tanpa agunan — Pinjaman KUR dengan plafon hingga Rp100 juta tetap diberikan tanpa kewajiban agunan tambahan.
- Target penyaluran — Pemerintah menetapkan target penyaluran KUR 2026 sebesar Rp320 triliun, naik signifikan dari target tahun 2025.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan, “Sekarang sudah dibuka, jadi bisa beberapa kali sampai UMKM betul-betul kuat dan siap lepas.” Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers akhir tahun 2025.
7 Jenis KUR yang Tersedia di 2026

Berikut penjelasan lengkap setiap jenis KUR beserta karakteristiknya:
1. KUR Super Mikro
KUR Super Mikro merupakan pembiayaan dengan plafon kredit sampai dengan Rp10 juta per penerima. Jenis ini menyasar pelaku usaha pemula atau yang baru merintis.
Berbeda dengan skema KUR lainnya, KUR Super Mikro tidak mensyaratkan minimal lama usaha. Namun demikian, calon penerima yang belum memiliki usaha selama 6 bulan wajib mengikuti pelatihan atau pendampingan usaha.
Sasaran utama:
- Usaha pemula atau rintisan
- Ibu rumah tangga yang berusaha
- Pekerja terdampak PHK
- Alumni Program Prakerja
2. KUR Mikro
KUR Mikro dengan plafon di atas Rp10 juta sampai dengan Rp100 juta menjadi jenis yang paling diminati pelaku UMKM. Tidak memerlukan agunan tambahan dan proses pengajuan relatif mudah.
Sasaran utama:
- Pelaku usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan
- Usaha di sektor perdagangan, jasa, produksi, dan pertanian
- Individu atau kelompok usaha
3. KUR Kecil
KUR Kecil dengan plafon di atas Rp100 juta sampai dengan Rp500 juta ditujukan bagi usaha yang telah berkembang dan membutuhkan modal lebih besar.
Sasaran utama:
- UMKM yang sudah established
- Usaha dengan omzet lebih besar
- Membutuhkan modal investasi atau ekspansi
Nah, untuk plafon di atas Rp100 juta umumnya memerlukan agunan tambahan sesuai kebijakan masing-masing bank.
4. KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI)
KUR Penempatan PMI merupakan pembiayaan khusus untuk Calon PMI dan/atau Calon Pekerja Magang Luar Negeri. Dana ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan biaya penempatan ke negara tujuan.
Program ini tidak membutuhkan agunan tambahan. Plafon maksimal mencapai Rp25 juta hingga Rp100 juta, tergantung struktur biaya penempatan.
Negara tujuan yang tercakup:
- Singapura
- Hong Kong
- Taiwan
- Brunei Darussalam
- Jepang
- Korea Selatan
- Malaysia
5. KUR Khusus
KUR Khusus diperuntukkan bagi kelompok usaha tertentu yang memiliki karakteristik khusus, meliputi:
- Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)
- Kelompok Usaha Bersama (KUBE)
- Koperasi
- UMKM di wilayah perbatasan
- UMKM purna PMI
Plafon disesuaikan dengan kebutuhan dan skala kelompok usaha, hingga maksimal Rp500 juta per anggota.
6. KUR Ekonomi Kreatif (Ekraf)
Kementerian Ekonomi Kreatif mendapat alokasi Rp10 triliun khusus bagi pelaku ekonomi kreatif yang sudah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atau hak paten.
Sasaran utama:
- Pelaku industri kreatif (film, musik, desain, kuliner, fashion)
- Startup berbasis teknologi
- Pengembang aplikasi dan konten digital
7. KUR Desa Wisata dan Perumahan
Dua jenis KUR ini disalurkan melalui kementerian terkait:
- KUR Desa Wisata — melalui Kementerian UMKM untuk pengembangan destinasi wisata lokal
- KUR Perumahan — melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman
Plafon dan Tenor Maksimal KUR 2026
Setiap jenis KUR memiliki batasan plafon dan jangka waktu berbeda. Berikut rinciannya:
| Jenis KUR | Plafon Maksimal | Tenor Modal Kerja | Tenor Investasi |
|---|---|---|---|
| KUR Super Mikro | Rp10 juta | 3 tahun | 5 tahun |
| KUR Mikro | Rp100 juta | 4 tahun | 5 tahun |
| KUR Kecil | Rp500 juta | 4 tahun | 5 tahun |
| KUR PMI/TKI | Rp100 juta | Sesuai masa kontrak kerja (maks. 3 tahun) | |
| KUR Khusus | Rp500 juta | 4 tahun | 5 tahun |
Informasi plafon dan tenor di atas berdasarkan Permenko Nomor 7 Tahun 2025 dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah serta masing-masing bank penyalur.
Bunga Subsidi Pemerintah 2026
Seluruh skema KUR 2026 dikenakan bunga flat 6% per tahun sesuai kebijakan pemerintah. Ini berbeda dengan aturan sebelumnya yang menerapkan sistem bunga progresif.
Sebelumnya, bunga KUR dimulai dari 6% pada pengajuan pertama, kemudian naik 1% setiap kali pengajuan berikutnya hingga mencapai maksimal 9%. Sistem baru ini memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam merencanakan keuangan.
| Jenis KUR | Suku Bunga 2026 | Keterangan |
|---|---|---|
| KUR Super Mikro | 6% per tahun | Flat, tanpa kenaikan |
| KUR Mikro | 6% per tahun | Flat, tanpa kenaikan |
| KUR Kecil | 6% per tahun | Flat, tanpa kenaikan |
| KUR PMI/TKI | 6% per tahun | Flat, tanpa kenaikan |
| KUR Khusus | 6% per tahun | Flat, tanpa kenaikan |
Dengan bunga flat, cicilan bulanan tetap konsisten dari awal hingga akhir tenor. Ini memudahkan perencanaan keuangan usaha.
Tabel Perbandingan 7 Jenis KUR 2026
Tabel berikut memudahkan perbandingan karakteristik setiap jenis KUR secara sekilas:
| Aspek | Super Mikro | Mikro | Kecil | PMI/TKI | Khusus |
|---|---|---|---|---|---|
| Plafon | ≤Rp10 juta | ≤Rp100 juta | ≤Rp500 juta | ≤Rp100 juta | ≤Rp500 juta |
| Bunga | 6%/thn | 6%/thn | 6%/thn | 6%/thn | 6%/thn |
| Agunan | Tidak | Tidak | Ya (>Rp100jt) | Tidak | Kondisional |
| Lama Usaha | Tidak wajib | 6 bulan | 6 bulan | – | 6 bulan |
| Sasaran | Pemula | UMKM aktif | UMKM berkembang | Calon TKI | Kelompok |
Daftar Lengkap 46 Bank Penyalur KUR 2026
Pemerintah menyalurkan program KUR bekerja sama dengan 46 lembaga penyalur yang terdiri dari Bank Pemerintah, Bank Umum Swasta, Bank Pembangunan Daerah (BPD), Perusahaan Pembiayaan, dan Koperasi Simpan Pinjam (KSP).
Bank BUMN (Himbara)
Bank-bank BUMN menjadi penyalur utama dengan jangkauan terluas:
- Bank Rakyat Indonesia (BRI) — Penyalur terbesar dengan jaringan hingga pelosok desa
- Bank Mandiri
- Bank Negara Indonesia (BNI)
- Bank Tabungan Negara (BTN)
- Bank Syariah Indonesia (BSI)
Bank Swasta Nasional
- BTPN
- OCBC NISP
- Bank Artha Graha Internasional
- Bank Nationalnobu
- BRI Agroniaga
- Bank Mandiri Taspen
- BNI Syariah
- Bank Mandiri Syariah
Bank Pembangunan Daerah (BPD)
| Wilayah | Bank Penyalur |
|---|---|
| Jawa | BJB (Jawa Barat), BPD Jateng, BPD Jatim, BPD DIY |
| Sumatera | BPD Sumut, Bank Nagari (Sumbar), BPD Sumsel Babel, BPD Riau Kepri, BPD Lampung, BPD Jambi, BPD Bengkulu |
| Kalimantan | BPD Kalbar, BPD Kalsel, BPD Kalteng, BPD Kaltimtara |
| Sulawesi | BPD Sulselbar, BPD Sultra, BPD SulutGo |
| BPD Bali, Bank NTB Syariah, BPD NTT | |
| BPD Papua |
Lembaga Keuangan Non-Bank
- Internusa Tribuana Citra Multi Finance
- Indosurya Inti Finance
- First Indo American Leasing
- Koperasi Obor Mas
- Kospin Jasa
- KSP Guna Prima Dana
Cara Memilih Jenis KUR Sesuai Kebutuhan Usaha
Memilih jenis KUR tidak bisa asal-asalan. Pertimbangkan beberapa faktor berikut:
Berdasarkan skala usaha:
- Usaha pemula dengan modal kecil → KUR Super Mikro
- Usaha sudah berjalan 6 bulan ke atas → KUR Mikro
- Usaha berkembang butuh ekspansi → KUR Kecil
Berdasarkan tujuan penggunaan:
- Modal kerja harian → pilih tenor pendek (1-2 tahun)
- Investasi peralatan atau renovasi → pilih tenor panjang (3-5 tahun)
- Biaya keberangkatan bekerja ke luar negeri → KUR PMI
Berdasarkan kemampuan bayar:
Jadi, ajukan plafon yang angsurannya maksimal 30-40% dari laba bersih bulanan. Ini memastikan usaha tetap berjalan lancar meski ada kewajiban cicilan.
Syarat Umum dan Khusus Pengajuan KUR
Syarat Umum
Pengajuan KUR hanya dapat dilakukan oleh calon debitur yang memenuhi ketentuan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 17 tahun atau sudah menikah
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan (kecuali KUR Super Mikro)
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain
- Memiliki e-KTP dan Kartu Keluarga
- Tidak memiliki catatan kredit bermasalah (BI Checking/SLIK OJK)
Syarat Khusus Per Jenis KUR
KUR Super Mikro:
- Tidak wajib memiliki usaha 6 bulan
- Wajib mengikuti pelatihan jika belum punya usaha
KUR PMI/TKI:
- Memiliki perjanjian penempatan yang diterbitkan oleh pelaksana penempatan pekerja migran
- Memiliki perjanjian kerja dengan pengguna jasa
- Paspor dan visa yang masih berlaku
KUR Kecil (>Rp100 juta):
- Bersedia menyediakan jaminan tambahan sesuai ketentuan bank
- Wajib ikut BPJS Ketenagakerjaan
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Persiapkan dokumen berikut sebelum mengajukan KUR:
Dokumen Identitas:
- e-KTP pemohon (dan pasangan jika sudah menikah)
- Kartu Keluarga (KK)
- NPWP (wajib untuk plafon di atas Rp50 juta)
Dokumen Usaha:
- Nomor Induk Berusaha (NIB), atau
- Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), atau
- Surat Keterangan Usaha (SKU) dari RT/RW/Kelurahan
Dokumen Pendukung:
- Foto usaha dan lokasi
- Buku tabungan
- Catatan keuangan sederhana (omzet dan pengeluaran)
Khusus KUR PMI:
- Surat Perjanjian Penempatan Kerja
- Paspor dan visa
- Surat rekomendasi dari BP2MI
Perbedaan Pengajuan di Tiap Bank
Meski aturan umum sama, setiap bank memiliki kebijakan internal berbeda:
| Bank | Keunggulan | Cara Pengajuan |
|---|---|---|
| BRI | Jaringan terluas hingga pelosok desa, proses cepat | Online via website KUR BRI atau aplikasi BRImo, offline di unit BRI |
| Mandiri | Fokus sektor produktif, layanan digital lengkap | Online via Livin’ by Mandiri, offline di cabang |
| BNI | Pendekatan digital, cocok untuk usaha perkotaan | Online via BNI Mobile Banking, offline di cabang |
| BSI | Skema syariah tanpa bunga (margin/bagi hasil) | Offline di cabang BSI |
| BPD | Memahami karakteristik usaha lokal | Offline di cabang BPD setempat |
Proses pengajuan hingga pencairan umumnya memakan waktu 2-4 minggu, tergantung kelengkapan dokumen dan hasil survei usaha.
Simulasi Angsuran KUR 2026
Berikut simulasi angsuran KUR dengan bunga flat 6% per tahun untuk berbagai plafon pinjaman:
| Plafon | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp5 juta | Rp441.667 | Rp233.333 | Rp163.889 | Rp129.167 | Rp108.333 |
| Rp10 juta | Rp883.333 | Rp466.667 | Rp327.778 | Rp258.333 | Rp216.667 |
| Rp25 juta | Rp2.208.333 | Rp1.166.667 | Rp819.444 | Rp645.833 | Rp541.667 |
| Rp50 juta | Rp4.416.667 | Rp2.333.333 | Rp1.638.889 | Rp1.291.667 | Rp1.083.333 |
| Rp100 juta | Rp8.833.333 | Rp4.666.667 | Rp3.277.778 | Rp2.583.333 | Rp2.166.667 |
| Rp200 juta | Rp17.666.667 | Rp9.333.333 | Rp6.555.556 | Rp5.166.667 | Rp4.333.333 |
Tabel di atas merupakan simulasi estimasi. Nilai angsuran aktual dapat berbeda tergantung tanggal pencairan, biaya administrasi, dan kebijakan masing-masing bank.
Kontak Layanan dan Pengaduan

Jika mengalami kendala dalam pengajuan KUR atau merasa dirugikan oleh bank penyalur, berikut kanal pengaduan resmi yang bisa dihubungi:
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
- Call Center: 157
- Email: [email protected]
- Alamat: Gedung Wisma Mulia 2, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
- Informasi: Portal KUR Kementerian Perekonomian
- Fungsi: Monitoring dan informasi kebijakan KUR nasional
Bank Indonesia
- Call Center: 1500 131
- Alamat: Jl. MH. Thamrin No. 2, Jakarta Pusat
Call Center Bank Penyalur Utama
| Bank | Nomor Call Center |
|---|---|
| BRI | 14017 / 1500017 |
| Bank Mandiri | 14000 |
| BNI | 1500046 |
| BTN | 1500286 |
| BSI | 14040 |
Jika terdapat permintaan jaminan di bawah batas Rp100 juta, pelaku usaha berhak melaporkan sebagai pelanggaran aturan. Sanksi tegas akan diberikan kepada bank yang melanggar, termasuk penghentian pembayaran subsidi KUR.
Penutup
Program KUR 2026 membawa perubahan signifikan yang menguntungkan pelaku UMKM. Dengan bunga flat 6%, pengajuan tanpa batas, dan plafon hingga Rp500 juta, akses permodalan menjadi lebih mudah dijangkau.
Pastikan memilih jenis KUR yang sesuai dengan skala dan kebutuhan usaha. Siapkan dokumen lengkap sejak awal agar proses pengajuan berjalan lancar.
Semua informasi dalam artikel ini berdasarkan Permenko Nomor 7 Tahun 2025 dan kebijakan resmi pemerintah per Januari 2026. Data plafon, bunga, dan ketentuan lainnya dapat berubah sesuai regulasi terbaru, sehingga disarankan untuk mengonfirmasi langsung ke bank penyalur sebelum mengajukan.
Terima kasih sudah membaca hingga tuntas. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu mengembangkan usaha ke level berikutnya. Sukses selalu untuk para pelaku UMKM Indonesia!
FAQ
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













