Perbankan

BSI Fokus Dongkrak Pengguna Mobile Banking Hingga 10 Juta di Tahun Ini

Fadhly Ramadan
×

BSI Fokus Dongkrak Pengguna Mobile Banking Hingga 10 Juta di Tahun Ini

Sebarkan artikel ini

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) memasang target ambisius di tahun 2026. Perseroan ingin mencatat lebih dari 10 juta pengguna mobile banking aktif, baik melalui platform BSI Mobile maupun BYOND by BSI. Target ini sejalan dengan visi BSI untuk menjadi bank syariah digital terbaik di dunia.

Langkah ini bukan sekadar angka. Ini adalah bagian dari strategi transformasi digital yang komprehensif. BSI tidak hanya ingin menambah jumlah pengguna, tapi juga meningkatkan dan ekosistem digital yang terintegrasi.

Strategi Digital BSI Menuju 10 Juta Pengguna

Untuk mencapai target tersebut, BSI mengandalkan strategi berbasis empat pilar utama yang dikenal dengan sebutan Langkah E.M.A.S. Pendekatan ini dirancang agar layanan digital BSI tidak hanya mudah diakses, tapi juga aman, syariah, dan terintegrasi.

1. Bangun Ekosistem Terintegrasi

BSI tidak hanya menyediakan layanan perbankan biasa. Mereka membangun ekosistem end-to-end yang mencakup berbagai kebutuhan finansial nasabah. Dari pembayaran, investasi, hingga perencanaan ibadah, semuanya bisa diakses dalam satu platform.

2. Aksesibilitas Kapan Saja dan Di Mana Saja

Dengan BYOND by BSI dan BSI Mobile, pengguna bisa mengakses layanan perbankan kapan saja. Tidak ada batasan waktu atau lokasi. Ini sangat penting di era di mana mobilitas menjadi faktor utama dalam keputusan konsumen.

3. Keamanan dalam Lindungan Regulasi

data dan aset nasabah menjadi utama. BSI memastikan semua layanan digitalnya memenuhi standar keamanan tinggi dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

4. Penerapan Prinsip Syariah Secara Konsisten

Sebagai bank syariah, BSI tetap menjaga prinsip syariah sebagai fondasi utama dalam setiap layanan. Ini memberikan rasa aman dan kenyamanan tersendiri bagi nasabah yang menjalankan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Inisiatif Nasional yang Dukung Target

BSI juga menggandeng kampanye nasional seperti Indonesia Berhaji. Inisiatif ini menghubungkan layanan payroll, emas, hingga perencanaan ibadah dalam satu ekosistem finansial yang terpadu. Ini bukan hanya soal transaksi, tapi juga edukasi dan perencanaan jangka panjang.

Melalui pendekatan ini, BSI ingin menjadi mitra finansial yang mendampingi nasabah sejak awal hingga tujuan tercapai. Apalagi dengan tren digitalisasi yang terus naik, BSI harus tetap adaptif dan inovatif.

Performa Mobile Banking BSI di Tahun 2025

Sebelum melompat ke target 10 juta pengguna, BSI sudah mencatatkan pencapaian solid di akhir . Total pengguna mobile banking BSI mencapai 9 juta orang. Rinciannya:

  • BYOND by BSI: 6 juta pengguna (naik 197% YoY)
  • BSI Mobile: 3 juta pengguna

Dari sisi transaksi, angkanya juga mengesankan. Lebih dari 730 juta transaksi dicatatkan dengan nilai transaksi mencapai Rp820 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa ekosistem digital BSI mulai menemukan ritme yang tepat.

Kategori Jumlah Pertumbuhan YoY
Total Pengguna Mobile Banking 9 juta
Pengguna BYOND by BSI 6 juta 197%
Pengguna BSI Mobile 3 juta
Total Transaksi 730 juta 52%
Nilai Transaksi Rp820 triliun 48%

Fokus pada Transaksi Emas Digital

Salah satu pendorong utama pertumbuhan adalah layanan emas digital. Transaksi emas di BSI melonjak hingga 893% secara tahunan. Lonjakan ini didukung oleh layanan Gadai Emas dan Cicil Emas yang masing-masing tumbuh 155% dan 139% YoY.

Layanan Pertumbuhan YoY
Transaksi Emas Digital 893%
Gadai Emas 155%
Cicil Emas 139%

Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai melirik emas sebagai yang aman dan fleksibel. Apalagi dengan kemudahan akses melalui aplikasi mobile.

Peran BYOND by BSI dalam Ekosistem Digital

BYOND by BSI menjadi tulang punggung pertumbuhan digital BSI. Sebanyak 72% transaksi dilakukan melalui platform ini. Ini membuktikan bahwa pendekatan user-centric dan desain yang intuitif membuahkan hasil.

Rata-rata akses ke halaman login BYOND mencapai 120 juta kali per bulan. Ini menunjukkan bahwa platform ini tidak hanya digunakan, tapi juga rutin diakses oleh pengguna aktif.

Tantangan dan Peluang ke Depan

Meski target 10 juta pengguna terdengar ambisius, BSI tampaknya sudah memiliki fondasi yang kuat. Namun, tantangan seperti persaingan di digital banking dan kebutuhan akan inovasi terus-menerus tetap harus diwaspadai.

BSI juga perlu terus memperluas jangkauan ke -daerah dengan penetrasi digital yang masih rendah. Edukasi keuangan syariah juga menjadi kunci agar lebih banyak masyarakat yang memahami dan mempercayai layanan mereka.

Kesimpulan

Target 10 juta pengguna mobile banking di tahun 2026 bukan sekadar angka. Ini adalah cerminan dari ambisi BSI untuk menjadi bank syariah digital terdepan. Dengan strategi yang terintegrasi, ekosistem yang lengkap, dan fokus pada pengalaman pengguna, BSI punya peluang besar untuk mencapai target tersebut.

Namun, seperti halnya dalam bisnis, angka bisa berubah. Data dan target yang disebutkan di sini bersifat proyeksi dan dapat berbeda tergantung kondisi pasar serta kebijakan yang berlaku.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.