Friderica Widyasari Dewi resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah disahkan oleh DPR dalam rapat paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Pengesahan ini mencakup lima nama pimpinan baru OJK yang akan memimpin lembaga pengawas sektor jasa keuangan nasional ke depannya.
Penetapan ini dilakukan oleh Ketua DPR, Puan Maharani, seusai mendapat persetujuan dari anggota dewan dalam sesi paripurna. Friderica sendiri bukanlah wajah baru di OJK. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, serta pernah menjabat sebagai pejabat sementara di Dewan Komisioner OJK.
Lima Nama Pimpinan OJK yang Disahkan
Keputusan DPR menunjuk lima nama pimpinan OJK didasarkan pada pertimbangan kompetensi dan rekam jejak kerja di bidang jasa keuangan. Kelima nama ini diharapkan mampu membawa arah baru yang lebih solid dan responsif terhadap perkembangan sektor keuangan Indonesia.
1. Friderica Widyasari Dewi – Ketua Dewan Komisioner OJK
Friderica, atau akrab disapa Kiki, kembali dipercaya memimpin Dewan Komisioner OJK. Ia dinilai mampu memberikan respons cepat terhadap berbagai isu strategis dalam waktu singkat selama menjabat sebelumnya. Rekam jejaknya di bidang edukasi konsumen dan pengawasan perilaku pelaku usaha menjadi nilai tambah tersendiri.
2. Hernawan Bekti Sasongko – Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK
Hernawan merupakan figur yang dikenal memiliki pengalaman luas di bidang keuangan dan investasi. Ia diharapkan bisa mendampingi Ketua OJK dalam menyusun strategi pengawasan yang efektif dan adaptif terhadap dinamika pasar.
3. Hasan Fawzi – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
Hasan Fawzi dikenal aktif dalam penanganan isu-isu strategis di pasar modal, termasuk keterlibatannya dalam evaluasi rekomendasi dari lembaga internasional seperti MSCI. Pengalamannya diharapkan bisa meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia.
4. Adi Budiarso – Kepala Eksekutif Pengawas Aset Keuangan Digital dan Kripto
Adi Budiarso membawa bekal pengalaman panjang di sektor keuangan, termasuk perannya dalam penyusunan UU P2SK. Ia akan memimpin pengawasan terhadap aset kripto dan digital yang tengah berkembang pesat di Tanah Air.
5. Dicky Kartikoyono – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen
Dicky dianggap memiliki pemahaman kuat tentang perlindungan konsumen dan pentingnya edukasi finansial. Ia akan memastikan bahwa pelaku usaha jasa keuangan menjalankan praktik bisnis yang transparan dan adil.
Alasan DPR Menyetujui Kelima Nama
Keputusan DPR dalam menyetujui kelima nama ini tidak diambil sembarangan. Ada serangkaian pertimbangan teknis dan profesional yang dilalui, termasuk proses seleksi melalui fit and proper test yang disiarkan secara terbuka.
1. Rekam Jejak dan Kompetensi
Kelima kandidat dinilai memiliki rekam jejak yang solid di sektor jasa keuangan. Mereka tidak hanya mengerti regulasi, tapi juga mampu mengantisipasi perubahan tren industri, termasuk di ranah digital dan kripto.
2. Respons Terhadap Isu Strategis
Beberapa isu besar seperti pengawasan pasar modal, perlindungan konsumen, hingga regulasi aset kripto menjadi sorotan DPR. Kelima nama ini dianggap mampu memberikan solusi konkret dan berkelanjutan.
3. Hasil Fit and Proper Test
Proses seleksi melalui fit and proper test memberikan gambaran jelas tentang integritas dan kapabilitas calon pimpinan. Semua kandidat lolos dengan nilai memuaskan, sehingga DPR yakin mereka siap memimpin OJK ke depannya.
Latar Belakang dan Peran Setiap Pimpinan OJK
Setiap pimpinan OJK memiliki tanggung jawab spesifik sesuai dengan divisi yang dipimpinnya. Peran ini sangat penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Perbandingan Peran dan Tanggung Jawab Pimpinan OJK
| Nama | Jabatan | Fokus Utama |
|---|---|---|
| Friderica Widyasari Dewi | Ketua Dewan Komisioner OJK | Koordinasi kebijakan dan arah strategis OJK |
| Hernawan Bekti Sasongko | Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK | Mendukung kebijakan dan pengawasan lintas sektor |
| Hasan Fawzi | Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal | Regulasi pasar modal dan hubungan investor |
| Adi Budiarso | Kepala Eksekutif Pengawas Aset Keuangan Digital dan Kripto | Pengawasan kripto, digital asset, dan inovasi teknologi |
| Dicky Kartikoyono | Kepala Eksekutif Pengawas EPK | Perlindungan konsumen dan edukasi keuangan |
Harapan untuk Era Kepemimpinan Baru OJK
Era kepemimpinan baru ini diharapkan bisa membawa angin segar bagi OJK. Dengan latar belakang yang beragam namun saling melengkapi, kelima pimpinan ini diproyeksikan mampu menjawab tantangan sektor jasa keuangan yang terus berevolusi.
Salah satu fokus utama adalah pengawasan terhadap aset kripto dan digital yang semakin populer di kalangan masyarakat. Di sisi lain, perlindungan konsumen dan edukasi finansial juga menjadi prioritas agar masyarakat bisa lebih cerdas dalam menggunakan layanan keuangan.
Penutup
Penetapan pimpinan baru OJK menandai babak baru dalam tata kelola sektor jasa keuangan Indonesia. Dengan dukungan dari DPR dan hasil seleksi yang ketat, diharapkan OJK bisa terus bergerak maju dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari data resmi DPR dan OJK per tanggal 12 Maret 2026. Jabatan dan kebijakan bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan dinamika organisasi dan regulasi.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.











