PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat, 17 April 2026, di Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan. Salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut adalah rencana perombakan susunan direksi perseroan. Langkah ini menunjukkan komitmen manajemen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.
Sebagai bagian dari proses tersebut, CIMB Niaga mengusulkan nama Budiman Tanjung sebagai calon direktur baru. Pria yang saat ini menjabat sebagai Chief of Network & Digital Banking ini dipandang memiliki latar belakang yang relevan dengan kebutuhan strategis bank. Pengalaman luasnya di sektor perbankan, khususnya dalam pengembangan produk ritel dan layanan nasabah premium, menjadi nilai tambah tersendiri.
Profil dan Karier Budiman Tanjung
Budiman Tanjung bukanlah figur baru di dunia perbankan. Karier profesionalnya telah terbentuk sejak lebih dari dua dekade lalu, dengan jejak pengalaman yang cukup solid di berbagai institusi keuangan ternama.
1. Pendidikan dan Awal Karier
Budiman memulai pendidikan tingginya di University of Bath, Inggris, di mana ia meraih gelar Sarjana Administrasi Bisnis dengan konsentrasi Keuangan pada tahun 1996. Setelah lulus, ia langsung terjun ke industri perbankan, dimulai dari posisi Assistant Branch Manager di Bank Standard Chartered Indonesia pada periode 1996–1999.
2. Perjalanan di Bank Standard Chartered
Di Standard Chartered, Budiman menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang kuat. Ia kemudian dipercaya sebagai Head of Wealth Management Business di Bank Standard Chartered Indonesia selama tiga tahun berturut-turut (2001–2004). Pengalamannya di sini menjadi fondasi awal dalam memahami dinamika pasar kekayaan nasabah berdampak tinggi.
3. Kepemimpinan di Bank DBS Indonesia
Selanjutnya, Budiman bergabung dengan Bank DBS Indonesia sebagai Head of Consumer Banking selama lima tahun (2005–2010). Di posisinya, ia membantu mengembangkan strategi layanan konsumer yang responsif terhadap kebutuhan nasabah ritel dan menengah.
4. Kembali ke CIMB Niaga
Pada tahun 2010, Budiman kembali ke lingkungan CIMB Group melalui Bank CIMB Niaga. Ia memimpin divisi Preferred, Private Banking & Wealth Management hingga 2012. Setelah itu, ia menjabat sebagai Head of Preferred, Private Banking, Wealth Management & Consumer Liabilities Business hingga 2016.
5. Jabatan Strategis di CIMB Bank Malaysia
Sebelum kembali ke Indonesia, Budiman sempat menjabat sebagai Regional Head Consumer Products, Wealth & Preferred di CIMB Bank Malaysia pada 2019–2022. Di sini, ia memimpin pengembangan layanan nasabah prioritas serta produk wealth management di tingkat regional Asia Tenggara.
6. Kembali ke Jabatan Strategis di CIMB Niaga
Sejak 2022, Budiman menjabat sebagai Chief of Network & Digital Banking di CIMB Niaga. Dalam peran ini, ia fokus pada transformasi digital dan optimalisasi jaringan cabang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman nasabah.
Rencana Pengangkatan dan Dukungan Strategis
Pengusulan nama Budiman Tanjung sebagai calon direktur didasari oleh pertimbangan strategis. Manajemen CIMB Niaga melihat bahwa latar belakangnya yang luas di bidang digital banking dan layanan nasabah premium sangat sesuai dengan arah pengembangan bisnis bank ke depan.
Dengan pengalaman yang mencakup berbagai aspek perbankan konsumer dan manajemen kekayaan, Budiman dinilai mampu membantu CIMB Niaga dalam menghadapi tantangan industri yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi.
Penyegaran Susunan Dewan Komisaris
Selain perombakan direksi, CIMB Niaga juga akan mengusulkan pengangkatan kembali beberapa anggota Dewan Komisaris. Nama-nama yang diajukan untuk masa jabatan baru meliputi:
| Nama | Jabatan |
|---|---|
| Didi Syafruddin Yahya | Presiden Komisaris |
| Sri Widowati | Komisaris Independen |
| Farina J. Situmorang | Komisaris Independen |
Usulan ini menunjukkan bahwa CIMB Niaga ingin menjaga kontinuitas pengawasan dan arah strategis perusahaan melalui figur-figur yang telah memahami bisnis dan visi jangka panjang bank.
Masa Jabatan dan Ketentuan Lainnya
Masa jabatan para anggota Dewan Komisaris yang diusulkan akan berlaku sejak penutupan RUPST hingga penutupan RUPST ketiga berikutnya. Namun, sesuai dengan Pasal 119 UUPT, hak RUPS untuk memberhentikan anggota dewan tetap terjaga sewaktu-waktu jika diperlukan.
Harapan dan Dampak Ke Depan
Keputusan untuk merombak susunan direksi dan memperbarui keanggotaan dewan komisaris mencerminkan komitmen CIMB Niaga dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas dan inovasi. Dengan figur baru yang membawa segar pengalaman internasional dan lokal, bank ini siap menghadapi dinamika pasar ke depan.
Peran Budiman Tanjung, khususnya dalam mengawal transformasi digital dan layanan nasabah, diharapkan bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian target pertumbuhan CIMB Niaga dalam beberapa tahun ke depan.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat sebagaimana yang tercantum dalam dokumen resmi yang dirilis oleh PT Bank CIMB Niaga Tbk. Data dan nama yang disebutkan dapat berubah tergantung hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diselenggarakan pada 17 April 2026.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.












