Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) telah memutuskan pembagian dividen tunai hingga Rp4,97 triliun dari laba bersih bank sebesar Rp6,78 triliun. Angka ini mencerminkan komitmen manajemen dalam memberikan imbal hasil kepada para investor meski di tengah tantangan ekonomi yang masih dinamis.
Keputusan pembagian dividen sebesar 60 persen dari laba bersih itu akan segera direalisasikan dalam waktu maksimal 30 hari kalender pasca-RUPST. Sementara sisanya dialokasikan sebagai laba ditahan guna mendukung pertumbuhan bisnis dan operasional bank ke depannya.
Susunan Pengurus Pasca-RUPST CIMB Niaga
Perombakan struktural di internal CIMB Niaga juga turut disetujui dalam agenda RUPST tahun ini. Beberapa posisi strategis di Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi mengalami penyesuaian dan pengangkatan ulang. Perubahan ini dilakukan dengan tetap mengacu pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta regulasi yang berlaku.
1. Dewan Komisaris
Dewan Komisaris CIMB Niaga mengalami penyegaran dengan pengangkatan kembali beberapa anggota. Didi Syafruddin Yahya kembali menjabat sebagai Presiden Komisaris, didampingi oleh Sri Widowati dan Farina J. Situmorang sebagai Komisaris Independen.
Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris:
- Presiden Komisaris: Didi Syafruddin Yahya
- Wakil Presiden Komisaris (Independen): Glenn Muhammad Surya Yusuf
- Komisaris Independen: Sri Widowati
- Komisaris Independen: Farina J. Situmorang
- Komisaris Independen: Dody Budi Waluyo
- Komisaris: Vera Handajani
- Komisaris: Novan Amirudin
2. Dewan Pengawas Syariah
Di sisi Dewan Pengawas Syariah (DPS), M. Quraish Shihab kembali dipercaya sebagai Ketua DPS. Yulizar Djamaluddin Sanrego juga tetap menjabat sebagai anggota, sementara Hamim Ilyas masuk sebagai anggota baru menggantikan Fathurrahman Djamil.
Susunan Dewan Pengawas Syariah saat ini:
- Ketua: M. Quraish Shihab
- Anggota: Yulizar Djamaluddin Sanrego
- Anggota: Hamim Ilyas
3. Direksi
Struktur direksi juga mengalami penambahan dengan pengangkatan Budiman Tanjung sebagai Direktur CIMB Niaga. Sebelumnya, Budiman memimpin divisi Network & Digital Banking di bank yang sama, sehingga membawa pengalaman langsung dalam transformasi digital perbankan.
Berikut daftar lengkap jajaran Direksi CIMB Niaga:
- Presiden Direktur: Lani Darmawan
- Direktur: Lee Kai Kwong
- Direktur: John Simon
- Direktur merangkap Direktur Kepatuhan: Fransiska Oei
- Direktur: Pandji P. Djajanegara
- Direktur: Henky Sulistyo
- Direktur: Joni Raini
- Direktur: Rusly Johannes
- Direktur: Noviady Wahyudi
- Direktur: Rico Usthavia Frans
- Direktur: Budiman Tanjung
Catatan: Jabatan Pandji P. Djajanegara telah resmi berakhir sejak Juni 2025 setelah RUPS Luar Biasa diselenggarakan.
Pelaksanaan RUPST Secara Hybrid
Pelaksanaan RUPST CIMB Niaga kali ini dilakukan secara hybrid, yakni kombinasi antara daring dan luring. Para pemegang saham bisa ikut serta secara virtual menggunakan aplikasi eASY.KSEI atau datang langsung ke Graha CIMB Niaga di Jakarta.
Melalui sistem ini, peserta juga bisa memberikan kuasa secara elektronik (e-Proxy) dan menggunakan hak suara mereka lewat fitur e-voting. Bagi yang hadir secara fisik, proses e-voting dilakukan dengan bantuan perangkat digital seperti smartphone atau layar sentuh yang disediakan di lokasi acara.
Data Dividen CIMB Niaga 2025
Sebagai informasi tambahan, berikut rincian distribusi dividen CIMB Niaga berdasarkan keputusan RUPST 2025:
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Laba Bersih 2025 | Rp6,78 triliun |
| Dividen Tunai (maksimal 60%) | Rp4,07 triliun |
| Sisa Laba Ditahan | Rp2,71 triliun |
Catatan: Besaran dividen bisa sedikit berbeda tergantung pada kebijakan final manajemen dan persetujuan regulator.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersumber dari rilis resmi CIMB Niaga terkait pelaksanaan RUPST 2025. Nilai-nilai yang disebutkan bersifat preliminary dan dapat berubah tergantung pada faktor internal maupun eksternal yang relevan. Pembaca disarankan untuk merujuk pada laporan keuangan resmi dan pengumuman terbaru dari perusahaan untuk informasi akurat dan terkini.
Artikel ini menyajikan rangkuman keputusan penting yang diambil dalam RUPST CIMB Niaga tahun 2025, termasuk pembagian dividen besar-besaran dan rekonstruksi tim manajemen senior. Dengan langkah-langkah strategis ini, bank yang berbasis di Singapura namun memiliki operasional luas di Indonesia terus memperkuat fondasi bisnisnya di tengah dinamika pasar regional.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













