Bank Rakyat Indonesia (BRI) dikenal sebagai salah satu bank pelat merah yang konsisten memberikan回报 kepada pemegang saham melalui pembagian dividen. Dalam beberapa tahun terakhir, BRI terus meningkatkan komitmennya terhadap pemegang saham dengan payout ratio yang tinggi, sejalan dengan kinerja laba bersih yang juga mengalami pertumbuhan positif.
Pada tahun buku 2025, BRI mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp57,13 triliun. Angka ini menjadi dasar penting dalam menentukan potensi pembagian dividen di tahun mendatang, khususnya menjelang RUPST yang dijadwalkan pada April 2026. Dengan rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 23,53%, BRI memiliki ruang yang cukup besar untuk kembali membagikan porsi besar laba kepada pemegang saham.
Riwayat Dividen BRI 5 Tahun Terakhir
Untuk memahami tren pembagian dividen BRI, penting untuk melihat kinerja historisnya dalam beberapa tahun terakhir. Dari tahun ke tahun, BRI menunjukkan komitmen kuat terhadap pemegang saham melalui dividen yang kompetitif dan konsisten.
1. Tahun Buku 2020
Pada tahun ini, BRI membagikan dividen sebesar 65% dari laba bersihnya yang mencapai Rp18,65 triliun. Total dividen yang dibayarkan adalah Rp12,12 triliun, atau setara dengan Rp80,13 per saham. Sisanya, sekitar Rp6,53 triliun, dialokasikan sebagai laba ditahan.
2. Tahun Buku 2021
BRI meningkatkan rasio pembagian dividen menjadi 85%. Dari laba bersih sebesar Rp31,06 triliun, BRI membagikan dividen tunai sebesar Rp26,4 triliun, atau minimal Rp174,23 per saham. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.
3. Tahun Buku 2022
Konsistensi BRI dalam pembagian dividen terus berlanjut. Pada tahun ini, perseroan membagikan dividen tunai sebesar Rp43,5 triliun, atau sekitar 85% dari laba bersih. Dividen per saham mencapai Rp287,50.
4. Tahun Buku 2023
Pada tahun ini, BRI membagikan dividen sebesar Rp48,1 triliun atau sekitar 80% dari laba bersih. Nilai per saham mencapai Rp319, dengan rincian Rp84 per saham sebagai dividen interim dan sisanya sebagai dividen final.
5. Tahun Buku 2024
BRI kembali menunjukkan performa kuat dengan laba bersih mencapai Rp60,64 triliun. Dividen yang dibagikan mencapai Rp51,74 triliun atau setara dengan Rp343,40 per saham. Rasio pembagian dividen mencapai 85,32%, salah satu yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Perkiraan Dividen BRI Tahun Buku 2025
Melihat tren pembagian dividen BRI dalam lima tahun terakhir, banyak analis memperkirakan bahwa tahun 2025 akan kembali menunjukkan komitmen kuat terhadap pemegang saham. Dengan laba bersih mencapai Rp57,13 triliun, BRI memiliki kapasitas untuk kembali membagikan dividen dengan rasio tinggi.
1. Estimasi Dividen Interim
BRI telah membagikan dividen interim sebesar Rp137 per saham atau senilai Rp20,33 triliun pada Januari 2025. Angka ini menjadi bagian dari total dividen yang akan dibagikan dalam tahun buku ini.
2. Perkiraan Dividen Final
Berdasarkan analisis Henan Putihrai Sekuritas, dividen per saham (DPS) BRI untuk tahun buku 2025 diperkirakan mencapai Rp317,7 per saham. Dengan memperhitungkan dividen interim yang telah dibayarkan, dividen final berpotensi mencapai sekitar Rp180,7 per saham.
Faktor yang Mempengaruhi Pembagian Dividen BRI
Kinerja Keuangan yang Stabil
Salah satu alasan utama BRI bisa konsisten membagikan dividen tinggi adalah kinerja keuangan yang stabil. Laba bersih yang terus tumbuh memberikan ruang bagi manajemen untuk membagikan sebagian besar laba kepada pemegang saham.
Rasio Kecukupan Modal Tinggi
Dengan CAR mencapai 23,53% di akhir 2025, BRI memiliki buffer yang besar untuk memenuhi regulasi perbankan sambil tetap bisa membagikan dividen. Angka ini jauh di atas ambang batas minimum yang ditetapkan regulator.
Komitmen terhadap Pemegang Saham
BRI memandang dividen sebagai bagian dari kompensasi bagi investor. Dengan konsistensi pembagian dividen tinggi, BRI memperkuat posisinya sebagai pilihan investasi yang menarik bagi investor jangka panjang.
Tabel Riwayat Dividen BRI 5 Tahun Terakhir
Berikut adalah ringkasan pembagian dividen BRI dalam lima tahun terakhir:
| Tahun Buku | Laba Bersih (Rp Triliun) | Dividen Dibagikan (Rp Triliun) | Dividen per Saham (Rp) | Rasio Dividen (%) |
|---|---|---|---|---|
| 2020 | 18,65 | 12,12 | 80,13 | 65% |
| 2021 | 31,06 | 26,40 | 174,23 | 85% |
| 2022 | 51,18 | 43,50 | 287,50 | 85% |
| 2023 | 60,13 | 48,10 | 319,00 | 80% |
| 2024 | 60,64 | 51,74 | 343,40 | 85,32% |
Catatan: Data bersifat estimasi dan dapat berubah tergantung keputusan RUPST serta kondisi makro ekonomi.
Kesimpulan
Dalam lima tahun terakhir, BRI menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pemegang saham melalui pembagian dividen yang konsisten dan tinggi. Dengan laba bersih yang terus tumbuh dan rasio kecukupan modal yang tinggi, BRI memiliki kapasitas untuk melanjutkan kebijakan ini di masa depan.
Investor yang memilih BRI sebagai bagian dari portofolio investasi mereka dapat merasa tenang karena bank ini memiliki track record yang solid dalam memberikan回报 secara rutin. Meskipun demikian, seperti halnya investasi lainnya, penting untuk selalu memperhatikan kondisi makro ekonomi dan regulasi yang dapat memengaruhi kebijakan dividen ke depannya.
Disclaimer: Data dalam artikel ini bersifat informasional dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada keputusan manajemen BRI serta kondisi ekonomi makro yang berlaku.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.










