Perbankan

BRI Siap Rilis Kinerja 2025, Ini Prediksi Kisi-Kisinya!

Herdi Alif Al Hikam
×

BRI Siap Rilis Kinerja 2025, Ini Prediksi Kisi-Kisinya!

Sebarkan artikel ini
BRI Siap Rilis Kinerja 2025, Ini Prediksi Kisi-Kisinya!

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. alias BBRI segera merilis kinerja keuangan tahun 2025. Rencananya, pengumuman ini akan dilakukan pada Kamis, 26 mendatang. Banyak pihak, terutama investor dan pengamat pasar, menantikan hasil kinerja bank terbesar di Indonesia ini sepanjang tahun lalu.

Proyeksi konsensus dari berbagai analis yang dirangkum oleh Bloomberg menunjukkan bahwa laba bersih BRI pada 2025 diperkirakan mencapai Rp56,25 triliun. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang mencapai Rp60,15 triliun. Artinya, ada proyeksi penurunan sekitar 6,49% secara tahunan (year-on-year).

Perkiraan Pendapatan dan Pertumbuhan Kredit

Dari sisi pendapatan, pendapatan bunga bersih (NII) BRI pada tahun depan diproyeksikan mencapai Rp147,21 triliun. Ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,63% dibandingkan tahun 2024 yang NII sebesar Rp142,05 triliun.

Penyaluran juga terus menunjukkan tren positif. Total segment loans BRI pada 2025 diperkirakan mencapai Rp1.472,23 triliun. Angka ini naik sekitar 8,68% dibandingkan total kredit tahun 2024 yang sebesar Rp1.354,64 triliun.

  1. Pendapatan Bunga Bersih (NII)

    • Diproyeksikan tumbuh 3,63% YoY
    • Capai angka Rp147,21 triliun
  2. Total Penyaluran Kredit

    • Naik 8,68% YoY
    • Mencapai Rp1.472,23 triliun

Fokus pada Program KUR dan UMKM

BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor usaha kecil dan menengah melalui program Rakyat (KUR). Sepanjang 2025, bank ini telah menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada sekitar 3,8 juta debitur.

Akhmad Purwakajaya, Direktur Micro BRI, menyampaikan bahwa penyaluran KUR difokuskan pada sektor yang mampu menyerap tenaga kerja dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

  1. Total Penyaluran KUR 2025

    • Rp178,08 triliun
    • Disalurkan kepada 3,8 juta debitur
  2. Sektor Prioritas Penyaluran KUR

    • Produksi: pertanian, perikanan, industri pengolahan
    • Menyumbang 64,49% dari total penyaluran

Dana Pihak Ketiga dan Rasio Profitabilitas

pihak ketiga (DPK) BRI pada 2025 juga diperkirakan tumbuh. Total DPK mencapai Rp1.494,3 triliun, naik sekitar 9,44% dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, dari sisi profitabilitas, beberapa rasio menunjukkan pelemahan. Return on Equity (ROE) BRI diproyeksikan turun dari 19,14% pada 2024 menjadi 17,63% di tahun 2025.

  1. Dana Pihak Ketiga (DPK)

    • Mencapai Rp1.494,3 triliun
    • Tumbuh 9,44% YoY
  2. Return on Equity (ROE)

    • Diproyeksikan turun menjadi 17,63%
    • Dibandingkan 19,14% pada 2024

Net Interest (NIM) BRI tetap stabil di level 7,72% pada 2025, hampir sama dengan 7,74% di tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa bank masih mampu menjaga efisiensi dalam pengelolaan pendapatan bunga.

Kualitas Aset dan Risiko Kredit

Meski pertumbuhan kredit positif, ada sedikit kekhawatiran terkait kualitas aset. Non-performing loans (NPL) BRI diperkirakan meningkat menjadi Rp41,47 triliun pada 2025. Angka ini naik sekitar 10,01% dibandingkan tahun sebelumnya.

  1. Non-performing Loans (NPL)
    • Diproyeksikan naik 10,01% YoY
    • Mencapai Rp41,47 triliun
Indikator 2024 (Realisasi) 2025 (Proyeksi) (%)
Laba Bersih Rp60,15 triliun Rp56,25 triliun -6,49%
Pendapatan Bunga Bersih (NII) Rp142,05 triliun Rp147,21 triliun +3,63%
Total Kredit Rp1.354,64 triliun Rp1.472,23 triliun +8,68%
Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp1.365,7 triliun Rp1.494,3 triliun +9,44%
ROE 19,14% 17,63%
NIM 7,74% 7,72%
NPL Rp37,7 triliun Rp41,47 triliun +10,01%

Catatan Penting

Data dan proyeksi di atas bersifat estimasi berdasarkan konsensus analis dan informasi yang tersedia hingga Februari 2026. Angka-angka ini bisa berubah seiring dengan pelaporan resmi dari BRI dan dinamika secara keseluruhan.

Investor dan pemangku kepentingan disarankan untuk memantau langsung rilis resmi dari BRI agar mendapatkan gambaran yang lebih akurat dan terkini mengenai kinerja keuangan bank ini.

Disclaimer: Informasi dalam ini bersifat prediktif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi makroekonomi serta kebijakan internal perusahaan.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.