Perbankan

Respons Positif Terhadap Penerbitan Sustainability Bond Tahap II oleh Bank BJB

Rista Wulandari
×

Respons Positif Terhadap Penerbitan Sustainability Bond Tahap II oleh Bank BJB

Sebarkan artikel ini
Respons Positif Terhadap Penerbitan Sustainability Bond Tahap II oleh Bank BJB

Minat investor terhadap instrumen keuangan berkelanjutan kembali menunjukkan tren positif. Salah satunya adalah antusiasme yang tinggi terhadap penerbitan Sustainability Bond Tahap II dari bank bjb. Obligasi ini menjadi bagian dari strategi dalam memperluas portofolio pembiayaan yang ramah lingkungan dan berdampak sosial.

Penerbitan obligasi ini juga mencerminkan kepercayaan investor terhadap kinerja dan prospek bisnis bank bjb ke depan. Dengan total dana sebesar Rp2 triliun, Sustainability Bond Tahap II menjadi bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) yang dirancang untuk mendukung kegiatan usaha berwawasan lingkungan dan sosial.

Respons Investor yang Tinggi

Pasca peluncuran tahap pertama pada tahun 2024 dengan nilai Rp1 triliun, bank bjb mencatatkan oversubscribe hingga 4,66 kali dari target awal. Angka ini menunjukkan bahwa instrumen ini tidak hanya diminati, tetapi juga dipercaya sebagai instrumen investasi yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

Pada tahun 2026, bank bjb kembali membuka penawaran Sustainability Bond Tahap II. Permintaan investor mencapai Rp932,4 miliar, menunjukkan bahwa antusiasme tetap tinggi meskipun berada di tahap kedua penerbitan.

1. Masa Bookbuilding dan Pilihan Seri

Masa bookbuilding berlangsung dari 13 Februari hingga 2 Maret 2026. Dalam periode ini, investor dapat memilih dua seri obligasi:

Kedua seri ini menawarkan fleksibilitas bagi investor dalam menyesuaikan portofolio berdasarkan horizon investasi dan ekspektasi imbal hasil.

Peringkat dan Penilaian Keberlanjutan

2. Peringkat Kredit dari Pefindo

Obligasi ini memperoleh peringkat idAA (Double A) dari Pefindo. Peringkat ini menunjukkan kemampuan kuat bank bjb dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjangnya.

3. Penilaian dari SDGs Hub Universitas Indonesia

Selain itu, kerangka kerja Sustainability Bond juga mendapat penilaian “Ramah Lingkungan/Berkelanjutan” dari SDGs Hub . Penilaian ini memberikan keyakinan tambahan bahwa penggunaan dana dilakukan secara transparan dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan.

Mitra Penjamin dan Listing di Bursa

4. Penjamin Emisi Terpercaya

Untuk mendukung penerbitan ini, bank bjb menggandeng lima perusahaan penjamin emisi terkemuka:

  1. PT
  2. PT Indo Premier Sekuritas
  3. PT Mega Capital Sekuritas
  4. PT BRI Sekuritas
  5. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

5. Listing di Bursa Efek Indonesia

Setelah penerbitan, obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini memungkinkan perdagangan sekunder yang lebih luas dan likuid, memberikan fleksibilitas tambahan bagi investor.

Penggunaan Dana dan Kategori Pembiayaan

6. KUBL dan KUBS Sesuai POJK 18/2023

Seluruh dana hasil penerbitan Sustainability Bond akan digunakan untuk pembiayaan baru atau pembiayaan ulang dalam dua kategori utama:

  • Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)
  • Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)

Penggunaan dana ini mengacu pada ketentuan POJK Nomor 18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan persyaratan efek bersifat utang dan sukuk berlandaskan keberlanjutan.

Portofolio Berkelanjutan Bank bjb

7. Capaian Sustainable Portfolio Hingga Desember 2025

Hingga akhir 2025, portofolio berkelanjutan bank bjb telah mencapai Rp14,3 triliun. Dana ini disalurkan ke berbagai sektor, antara lain:

  • Pembiayaan usaha ramah lingkungan
  • Pembiayaan UMKM
  • Proyek-proyek sosial yang memberi dampak langsung pada masyarakat

Capaian ini menunjukkan bahwa bank bjb bukan hanya berbicara soal keberlanjutan, tetapi juga menjalankannya secara nyata.

Komitmen Lingkungan dan Sosial

8. Pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca

Sebagai bagian dari komitmen menuju Net Zero Emission, bank bjb terus memperkuat pengelolaan emisi gas kaca. Langkah ini merupakan bagian dari strategi mitigasi secara menyeluruh.

9. Partisipasi di Bursa Karbon Indonesia

Bank bjb juga aktif berpartisipasi di Bursa Karbon Indonesia dengan membeli unit karbon SPE-GRK. Inisiatif ini menunjukkan komitmen nyata dalam mengurangi jejak karbon operasional.

10. Climate Risk Stress Test (CRST)

Bank bjb menjadi salah satu bank di fase pertama yang telah menyelesaikan Climate Risk Stress Test (CRST). Langkah ini membantu mengintegrasikan risiko iklim ke dalam manajemen risiko perusahaan secara lebih efektif.

Posisi Bank bjb dalam Prinsip ESG

Berbagai langkah tersebut memperkuat posisi bank bjb sebagai institusi keuangan yang konsisten menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Dengan fokus pada keberlanjutan, bank ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa pertumbuhan tersebut inklusif dan ramah lingkungan.

Pengawasan dan Keamanan Investasi

Bank bjb beroperasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Selain itu, bank ini juga merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), memberikan lapisan keamanan tambahan bagi nasabah dan investor.

Disclaimer

Data dan informasi dalam artikel ini bersifat valid hingga Maret 2026. Nilai kupon, jumlah permintaan investor, serta capaian portofolio dapat berubah seiring waktu dan kondisi pasar. Pembaca disarankan untuk merujuk pada sumber resmi bank bjb atau regulator terkait untuk informasi terbaru.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.