Nasional

Pertamina Patra Niaga Berikan Potongan Harga Avtur Sebesar 10 Persen untuk Pengguna Jasa Angkutan Udara Selama Periode Mudik Lebaran 2024

Herdi Alif Al Hikam
×

Pertamina Patra Niaga Berikan Potongan Harga Avtur Sebesar 10 Persen untuk Pengguna Jasa Angkutan Udara Selama Periode Mudik Lebaran 2024

Sebarkan artikel ini
Pertamina Patra Niaga Berikan Potongan Harga Avtur Sebesar 10 Persen untuk Pengguna Jasa Angkutan Udara Selama Periode Mudik Lebaran 2024

Ilustrasi. : Dok istimewa

Momen mudik Lebaran selalu jadi sorotan, bukan cuma karena keramaian jalanan, tapi juga lonjakan harga tiket pesawat. Tahun ini, kabar baik datang dari yang memberikan diskon 10 persen untuk harga avtur di sejumlah bandara. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan agar harga tiket tetap terjangkau dan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik bisa berjalan lancar.

Diskon ini berlaku selama masa libur Idulfitri 2026 dan mencakup 37 bandara yang tersebar di seluruh Indonesia. Tujuannya jelas: bantu maskapai tekan biaya operasional, terutama saat permintaan tiket naik drastis. Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menjelaskan bahwa kebijakan ini adalah bentuk kontribusi nyata agar masyarakat bisa menikmati harga tiket yang lebih kompetitif.

Bandara yang Terlibat dalam Program Diskon Avtur

Program diskon ini tidak hanya berlaku di satu atau dua bandara besar. Pertamina Patra Niaga menjangkau hampir semua bandara strategis di Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, bandara-bandara penting sudah siap memberikan manfaat dari penyesuaian harga ini.

1. Bandara di Sumatra

Di Pulau Sumatra, beberapa bandara utama yang mendapat fasilitas ini antara lain:

  • Kualanamu
  • Minangkabau
  • Sultan Iskandar Muda
  • Hang Nadim
  • H.A.S. Hanandjoeddin
  • Sultan Syarif Kasim II
  • Sultan Mahmud Badaruddin

Bandara-bandara ini biasanya jadi pilihan utama bagi pemudik dari Jakarta, Medan, dan Palembang. Dengan adanya diskon avtur, diharapkan tarif tiket domestik dari dan ke wilayah Sumatra bisa tetap bersaing.

2. Bandara di Jawa

Jawa sebagai pusat ekonomi dan penduduk terpadat di Indonesia tentu punya peran besar dalam arus mudik. Bandara-bandara yang ikut dalam program ini meliputi:

  • Soekarno-Hatta
  • Halim Perdanakusuma
  • Achmad Yani
  • Kertajati
  • Juanda
  • Adisutjipto

Soekarno-Hatta dan Juanda misalnya, selalu padat saat Lebaran. Dengan dukungan dari Pertamina, beban maskapai untuk biaya bahan bakar bisa sedikit lebih .

3. Bandara di Bali dan Nusa Tenggara

Wilayah pariwisata utama ini juga tak ketinggalan. Bandara yang mendapat program ini antara lain:

Maskapai yang melayani rute wisatawan dari luar pulau ke Bali dan Lombok punya peluang lebih besar untuk menjaga harga tiket tetap ramah di kantong.

4. Bandara di Kalimantan

Di Kalimantan, bandara yang terlibat adalah:

  • Supadio
  • Syamsuddin Noor
  • Sepinggan

Wilayah ini sering kali dianggap sebagai daerah dengan biaya logistik tinggi. Dengan adanya penyesuaian harga avtur, diharapkan tarif penerbangan lokal bisa lebih stabil.

5. Bandara di Sulawesi

Untuk Sulawesi, bandara yang mendapat program ini adalah:

  • Hasanuddin
  • Sam Ratulangi

Kedua bandara ini melayani rute penting ke dan dari Makassar serta Manado. Dengan dukungan dari Pertamina, maskapai bisa lebih leluasa dalam menawarkan harga tiket yang kompetitif.

6. Bandara di Maluku dan Papua

Terakhir, di wilayah timur Indonesia, bandara yang terlibat adalah:

  • Pattimura
  • Frans Kaisiepo
  • Sentani

Wilayah ini biasanya memiliki biaya operasional lebih tinggi karena jarak tempuh dan infrastruktur yang masih berkembang. Diskon avtur bisa jadi solusi untuk menjaga stabilitas harga tiket.

Stok Avtur Aman Selama Lebaran

Selain soal harga, Pertamina Patra Niaga juga memastikan pasokan avtur tetap aman selama masa mudik dan arus balik. Saat ini, rata-rata stok nasional mencapai lebih dari 30 hari. Artinya, bahkan jika terjadi gangguan distribusi, pasokan masih bisa terjaga.

Semua Aviation Fuel Terminal (AFT) juga beroperasi dengan siaga . Ini memastikan bahwa distribusi bahan bakar penerbangan tetap lancar, tanpa ada hambatan yang bisa memicu harga tiket secara mendadak.

Apa Itu Avtur?

Sebelum lanjut, mungkin ada yang belum tahu apa itu avtur. Singkatnya, avtur adalah bahan bakar khusus pesawat terbang. Istilah ini sering disebut-sebut saat membahas biaya operasional maskapai. Semakin mahal harga avtur, maka semakin besar juga tekanan pada maskapai untuk menaikkan harga tiket.

Dengan adanya diskon 10 persen ini, diharapkan maskapai bisa lebih fleksibel dalam menentukan harga. Terlebih saat musim mudik, di mana permintaan tiket sangat tinggi.

Dampak Diskon Avtur terhadap Harga Tiket Pesawat

Diskon avtur bukan langsung membuat harga tiket turun secara otomatis. Namun, ini memberi ruang bagi maskapai untuk mengatur biaya operasional mereka dengan lebih baik. Maskapai bisa memilih untuk menyerap penghematan tersebut atau membaginya dalam bentuk harga tiket yang lebih .

Tentunya, dampaknya akan terlihat lebih jelas saat tiket-tiket promo mulai dirilis menjelang Lebaran. Jika maskapai bisa memanfaatkan penawaran ini dengan baik, masyarakat punya peluang lebih besar untuk mendapatkan tiket dengan harga lebih terjangkau.

Kesimpulan

Program diskon avtur 10 persen dari Pertamina Patra Niaga adalah langkah strategis yang diambil menjelang Lebaran 2026. Dengan cakupan luas mencakup 37 bandara di seluruh Indonesia, program ini diharapkan bisa membantu menjaga stabilitas harga tiket pesawat.

Selain itu, ketersediaan stok avtur yang aman dan sistem distribusi yang siap siaga menunjukkan komitmen Pertamina dalam mendukung mobilitas masyarakat selama masa libur Idulfitri. Semoga saja, kolaborasi ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para calon pemudik.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat valid hingga tanggal publikasi. Harga, kebijakan, dan jadwal bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pastikan untuk selalu mengecek informasi terbaru dari sumber resmi sebelum membuat rencana perjalanan.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.