Perubahan status sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di wilayah Jabodetabek kini menjadi perhatian bagi para pengendara. Pertamina secara resmi melakukan transformasi pada 13 titik lokasi menjadi SPBU Signature yang memiliki standar layanan berbeda dari SPBU reguler.
Transformasi ini membawa konsekuensi pada ketersediaan jenis bahan bakar minyak tertentu di lokasi tersebut. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah penghentian penjualan BBM subsidi jenis Pertalite di titik-titik yang telah mendapatkan peningkatan status layanan.
Alasan Perubahan Status SPBU
Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. SPBU Signature dirancang untuk memberikan pengalaman pengisian bahan bakar yang lebih premium dan komprehensif dibandingkan SPBU konvensional.
Pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menjelaskan bahwa perubahan ini murni merupakan bagian dari peningkatan fasilitas. Tidak ada penghentian penyaluran BBM subsidi secara menyeluruh, melainkan hanya penyesuaian layanan pada lokasi-lokasi tertentu yang telah ditetapkan.
Perbedaan Layanan SPBU Signature dan Reguler
SPBU Signature menawarkan nilai tambah yang tidak ditemukan di SPBU biasa. Fokus utama dari konsep ini adalah kenyamanan konsumen selama berada di area stasiun pengisian.
Berikut adalah perbandingan fasilitas yang tersedia antara SPBU Signature dengan SPBU reguler pada umumnya:
| Fitur Layanan | SPBU Signature | SPBU Reguler |
|---|---|---|
| Penjualan Pertalite | Tidak Tersedia | Tersedia |
| Layanan Semir Ban | Gratis (Min. Rp350 ribu) | Tidak Tersedia |
| Kebersihan Toilet | Standar Premium | Standar Umum |
| Fasilitas Mushala | Lengkap (Mukena/Al-Quran) | Standar |
| Kebersihan Area | Pembersihan Berkala | Pembersihan Rutin |
Tabel di atas menunjukkan bahwa perbedaan utama terletak pada fasilitas pendukung dan ketersediaan BBM subsidi. Pengendara yang membutuhkan BBM jenis Pertalite tetap dapat menemukannya di SPBU reguler yang tersebar luas di berbagai titik di Jakarta, Depok, dan Bogor.
Daftar Lokasi SPBU Signature di Jabodetabek
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui titik mana saja yang telah berubah status, berikut adalah daftar 13 lokasi SPBU Signature yang tidak lagi melayani pembelian Pertalite. Daftar ini mencakup wilayah Jakarta hingga kawasan penyangga seperti Depok dan Bogor.
1. Daftar Lokasi SPBU Signature
- SPBU 3111401 berlokasi di Jalan S. Parman Nomor 70, Slipi.
- SPBU 3311701 terletak di Jalan Peternakan II Nomor 18, Cengkareng.
- SPBU 3411608 berada di Jalan Pos Pengomben, Srengseng Kembang.
- SPBU 3410205 berlokasi di Jalan Cideng Timur Nomor 50, Gambir.
- SPBU 3112204 terletak di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran.
- SPBU 3112401 berada di Jalan Fatmawati Nomor 6, Kecamatan Cilandak.
- SPBU 3412113 berlokasi di Jalan Pangeran Antasari Nomor 10.
- SPBU 3412703 terletak di Jalan Raya Pasar Minggu.
- SPBU 3413101 berada di Jalan Jenderal A Yani Nomor 9.
- SPBU 3413811 berlokasi di Jalan Raya Bina Marga, Kelurahan Ceger.
- SPBU 3414412 terletak di Kawasan Perikanan Samudra Muara Baru.
- SPBU 3416421 berada di wilayah Pondok Rangon, Depok.
- SPBU 3516603 berlokasi di Jalan Raya Letnan Sukarna, Ciampea, Bogor.
Tips Mengisi Bahan Bakar di SPBU Signature
Sebelum memutuskan untuk melakukan pengisian bahan bakar di lokasi-lokasi tersebut, ada baiknya memperhatikan kebutuhan kendaraan. Mengingat Pertalite tidak tersedia, pastikan mesin kendaraan sesuai dengan jenis BBM non-subsidi yang ditawarkan.
Berikut adalah langkah praktis dalam memilih SPBU yang tepat untuk kebutuhan harian:
1. Cek Kebutuhan BBM
Pastikan jenis bahan bakar yang dibutuhkan oleh mesin kendaraan. Jika kendaraan memerlukan BBM subsidi, hindari masuk ke area SPBU Signature agar tidak membuang waktu.
2. Manfaatkan Fasilitas Premium
Jika kendaraan memang menggunakan BBM non-subsidi, manfaatkan fasilitas tambahan yang ada. Layanan semir ban gratis dan fasilitas mushala yang bersih bisa menjadi nilai tambah saat melakukan perjalanan jauh.
3. Pantau Aplikasi Resmi
Gunakan aplikasi resmi Pertamina untuk memantau lokasi SPBU terdekat. Aplikasi ini biasanya memberikan informasi akurat mengenai ketersediaan jenis BBM di setiap titik SPBU yang dituju.
4. Perhatikan Indikator BBM
Jangan menunggu tangki benar-benar kosong saat berada di area yang didominasi SPBU Signature. Segera cari SPBU reguler terdekat jika indikator bahan bakar sudah menunjukkan level rendah.
Perubahan status ini merupakan bagian dari dinamika layanan publik yang terus berkembang. Fokus utama Pertamina adalah memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar meski terdapat segmentasi layanan di titik-titik tertentu.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijak dalam memilih lokasi pengisian bahan bakar. Ketersediaan BBM subsidi di luar 13 lokasi tersebut tetap terjaga dan dapat diakses seperti biasa di SPBU Pertamina lainnya.
Disclaimer: Data lokasi dan kebijakan layanan SPBU dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan internal Pertamina. Informasi ini bersifat informatif dan disarankan untuk selalu melakukan pengecekan melalui kanal resmi atau aplikasi MyPertamina sebelum melakukan perjalanan.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













