Nasional

Harga BBM dan Tarif Listrik PLN Terbaru 2026 yang Perlu Diketahui Masyarakat

Fadhly Ramadan
×

Harga BBM dan Tarif Listrik PLN Terbaru 2026 yang Perlu Diketahui Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Harga BBM dan Tarif Listrik PLN Terbaru 2026 yang Perlu Diketahui Masyarakat

Ilustrasi harga BBM dan tarif listrik kembali menjadi sorotan publik menjelang pekan kedua April 2026. Kenaikan harga minyak global yang dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah berdampak langsung pada harga jual eceran bahan bakar minyak di SPBU. Sementara itu, tarif listrik dari PLN untuk periode April hingga tetap , memberikan sedikit angin lega bagi masyarakat.

Berikut rangkuman informasi terbaru terkait harga BBM dari berbagai operator dan tarif listrik PLN yang berlaku untuk beberapa minggu ke depan.

Harga BBM Terbaru di SPBU Resmi Naik

harga akibat ketegangan antara Serikat dan Iran memicu penyesuaian harga BBM di SPBU. Kenaikan ini berlaku sejak Sabtu, 18 April 2026 dan berdampak pada harga jual eceran di seluruh wilayah Indonesia.

1. Harga BBM Pertamina per 20 April 2026

PT Pertamina (Persero) sebagai salah satu operator BBM terbesar di Indonesia menyesuaikan harga jual eceran untuk beberapa jenis bahan bakar. Berikut adalah rinciannya:

Jenis BBM Harga per Liter (Rp)
Premium 10.500
Pertalite 13.250
Pertamax 14.500
Pertamina Dex 15.750
Solar 9.750

2. Harga BBM Shell dan BP

Shell dan British Petroleum () juga menyesuaikan harga BBM mereka mengikuti tren kenaikan global. Perbedaannya terletak pada margin harga yang ditetapkan di masing-masing merek.

Jenis BBM Shell (Rp/liter) BP (Rp/liter)
Shell Super 13.750 13.500
Shell V-Power 15.250 15.000
BP Ultimate 14.900 14.750

3. Harga BBM Vivo

Vivo sebagai brand lokal yang mulai berkembang pesat juga mengumumkan penyesuaian harga. Meski demikian, harga mereka masih bersaing di pasaran.

Jenis BBM Harga per Liter (Rp)
Vivo One 13.000
Vivo Power 14.250
Vivo Diesel 10.000

Tarif Listrik PLN Tetap Stabil untuk Triwulan II 2026

Berita baiknya, tarif listrik dari PLN untuk periode April hingga Juni 2026 tidak mengalami perubahan. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi pelanggan, baik rumah tangga bersubsidi maupun pelanggan komersial.

1. Tarif Dasar Listrik Rumah Tangga

Tarif listrik untuk rumah tangga disusun berdasarkan kelompok daya. Berikut adalah rinciannya:

Daya (VA) Tarif per kWh (Rp)
450 415
900 1.352
1.300 1.444
2.200 1.444
3.500 1.444
4.400 1.444
5.500 1.444
6.600 1.444

2. Tarif untuk Pelanggan Nonsubsidi

Pelanggan nonsubsidi atau pelanggan komersial juga tidak mengalami kenaikan tarif. Ini menjadi kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah .

Daya (VA) Tarif per kWh (Rp)
7.700 1.352
11.000 1.352
13.200 1.352
16.500 1.352
23.000 1.352
33.000 1.352
41.500 1.352
53.000 1.352

Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga BBM di SPBU bukan datang begitu saja. Ada beberapa faktor eksternal dan internal yang memengaruhi kebijakan ini.

1. Lonjakan Harga Minyak Mentah Global

Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan tajam akibat ketegangan antara AS dan Iran. Ketegangan ini memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah.

2. Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS

Melemahnya rupiah terhadap dolar AS juga menjadi faktor penekan nilai tukar. Saat rupiah melemah, biaya impor BBM menjadi lebih mahal.

3. Kebijakan Harga Jual Eceran (HJE)

Pemerintah memberikan kewenangan kepada operator SPBU untuk menyesuaikan HJE berdasarkan harga beli dari distributor. Ini membuat harga bisa berbeda antar wilayah.

Tips Menghemat Pengeluaran Energi di Rumah

Meskipun tarif listrik tetap, tetap saja penting untuk mengelola penggunaan secara bijak. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Gunakan Lampu LED

Lampu LED lebih hemat energi hingga 75% dibandingkan lampu pijar konvensional. Ini bisa mengurangi tagihan listrik bulanan.

2. Matikan Perangkat Saat Tidak Digunakan

Banyak perangkat elektronik masih mengonsumsi daya meski dalam mode standby. Matikan perangkat dari listrik untuk menghindari pemborosan.

3. Gunakan AC dengan Bijak

Atur suhu AC minimal 24 derajat Celsius dan pastikan ruangan tertutup rapat agar tidak terjadi pemborosan energi.

4. Pilih Perangkat dengan Label Efisiensi Energi

Perangkat elektronik dengan label SNI ISO 50001 atau Energy Star lebih hemat listrik dan ramah lingkungan.

Perbandingan Harga BBM di Beberapa Negara ASEAN

Untuk memberikan gambaran lebih luas, berikut perbandingan harga BBM di beberapa negara ASEAN per April 2026.

Negara BBM Subsidi (USD/liter)
Indonesia 0.90
Malaysia 0.80
Thailand 1.05
Filipina 1.20
Vietnam 0.95

Disclaimer

Harga BBM dan tarif listrik bisa berubah sewaktu- tergantung pada kebijakan pemerintah dan fluktuasi harga global. Informasi dalam artikel ini berlaku hingga 20 April 2026 dan dapat berbeda di wilayah lain tergantung kebijakan regional masing-masing operator.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.