Menjelang Idulfitri 1447 H, kesiapan pasokan energi di berbagai wilayah Indonesia terus dipantau secara ketat. Salah satunya di Sulawesi Selatan, tempat Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah infrastruktur energi strategis. Langkah ini bagian dari upaya memastikan masyarakat tetap terlayani dengan baik selama arus mudik dan libur Lebaran.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri, yang bertujuan menjamin keandalan pasokan energi di wilayah timur Indonesia. Dengan mobilitas masyarakat yang meningkat, kesiapan BBM, LPG, dan Avtur menjadi fokus utama agar tidak terjadi kekosongan atau gangguan distribusi.
Infrastruktur Strategis yang Diperiksa
Peninjauan dilakukan di empat lokasi utama yang menjadi pilar distribusi energi di Sulsel. Setiap titik memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan energi, terutama selama masa puncak seperti Ramadan dan Idulfitri.
1. Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin
Terminal ini menjadi salah satu pusat distribusi Avtur di kawasan timur Indonesia. Bandara Sultan Hasanuddin merupakan hub penerbangan utama, sehingga kesiapan pasokan avtur sangat krusial untuk mendukung operasional penerbangan selama arus mudik.
2. Integrated Terminal Makassar
Terminal ini menjadi tulang punggung distribusi BBM untuk seluruh wilayah Indonesia Timur. Dari sini, hampir 60 persen pasokan BBM disalurkan ke berbagai daerah di luar Jawa. Kondisi operasionalnya sangat menentukan kelancaran distribusi energi secara nasional.
3. Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Patra Trading
Lokasi ini menjadi pusat pengisian dan distribusi LPG. Dengan meningkatnya kebutuhan elpiji menjelang Idulfitri, pengecekan langsung terhadap kuantitas dan kualitas produk menjadi penting untuk mencegah kelangkaan.
4. SPBU 74.901.15 Samratulangi
Sebagai salah satu SPBU yang melayani masyarakat Makassar, lokasi ini menjadi titik distribusi langsung ke konsumen. Peninjauan mencakup ketersediaan BBM serta pelayanan kepada pelanggan.
Peran Pemerintah dan Pertamina dalam Menjaga Stabilitas Pasokan
Kehadiran pemerintah melalui Kementerian ESDM dan BPH Migas menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara regulator dan pelaku industri energi. Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, menyampaikan bahwa tujuan utama dari peninjauan ini adalah memastikan ketersediaan energi selama Idulfitri.
“Kami datang ke Makassar untuk melihat ketersediaan BBM, listrik, dan elpiji. Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan tidak perlu panik membeli stok banyak-banyak,” ujar Mahmud.
Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi pasokan energi dinilai aman dan mencukupi. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik atau liburan selama Idulfitri.
Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri 2026
Pertamina Patra Niaga membentuk Satuan Tugas khusus untuk memastikan layanan energi tetap optimal selama Ramadan dan Idulfitri. Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menjelaskan bahwa keberadaan satgas ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat.
“Kami ingin memastikan teman-teman yang sedang berlibur bisa terlayani dengan baik,” ucap Alimuddin.
Selain itu, pihaknya juga melakukan peninjauan di SPBU 74.902.32 Urip Sumoharjo dan pangkalan LPG di area tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tetap berjalan lancar, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat.
Tabel Kesiapan Infrastruktur Energi di Sulsel
Berikut adalah rincian lokasi yang telah diperiksa dan status kesiapan masing-masing infrastruktur energi:
| No | Lokasi | Jenis Energi | Status Kesiapan |
|---|---|---|---|
| 1 | Aviation Fuel Terminal Hasanuddin | Avtur | Siap |
| 2 | Integrated Terminal Makassar | BBM | Siap |
| 3 | SPPBE Patra Trading | LPG | Siap |
| 4 | SPBU 74.901.15 Samratulangi | BBM | Siap |
Komitmen Menjaga Kualitas dan Kuantitas Produk
Selama peninjauan, tim juga memastikan bahwa produk yang disalurkan ke masyarakat sesuai dengan standar nasional. Hal ini mencakup kualitas BBM dan LPG yang beredar di SPBU dan pangkalan setempat. Pengecekan ini dilakukan untuk mencegah adanya praktik curang atau distribusi produk di bawah standar.
Siaga Selama Libur Lebaran
Selama masa libur Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga tetap menyiagakan seluruh fasilitas dan layanan utama. Ini mencakup distribusi BBM, LPG, hingga Avtur agar masyarakat tetap bisa mengakses energi dengan mudah dan aman.
Kesimpulan
Dengan berbagai langkah antisipatif yang diambil, kesiapan pasokan energi di Sulawesi Selatan menjelang Idulfitri 2026 terlihat solid. Kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga, Kementerian ESDM, dan BPH Migas menjadi kunci dalam menjaga keandalan distribusi energi. Masyarakat pun tidak perlu khawatir menghadapi kelangkaan selama libur Lebaran.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terbatas pada hasil peninjauan dan kondisi saat peliputan. Data dan status kesiapan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan lapangan dan kebijakan terkait.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













