Harga emas perhiasan hari ini, Rabu 18 Februari 2026, kembali mengalami penurunan yang cukup mencolok. Setelah beberapa hari sebelumnya terlihat stagnan, kini pasar emas menunjukkan sinyal pergerakan ke bawah. Perubahan ini tentu jadi perhatian serius, terutama bagi mereka yang sedang mempertimbangkan investasi atau pembelian perhiasan emas.
Pergerakan harga emas ini dipantau dari dua toko besar, yakni Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Indonesia. Keduanya mencatatkan penurunan harga emas 24 karat, meski dengan selisih yang berbeda. Penurunan ini bisa menjadi peluang atau peringatan, tergantung dari sudut pandang dan tujuan pembelian.
Harga Emas Hari Ini di Dua Toko Besar
Perbandingan harga emas di Raja Emas dan Lakuemas menunjukkan adanya perbedaan dalam penawaran. Meski sama-sama turun, besaran penurunan dan harga dasar awalnya berbeda. Ini wajar mengingat setiap toko punya kebijakan harga tersendiri, termasuk dalam hal kemurnian emas dan margin keuntungan.
1. Raja Emas Indonesia
Di Raja Emas, emas 24 karat dengan kemurnian 99,9 persen mengalami penurunan cukup signifikan. Harga yang sebelumnya Rp2.590.000 per gram kini turun menjadi Rp2.530.000 per gram. Artinya, ada penurunan sebesar Rp60.000 dalam sehari.
Toko ini dikenal menawarkan emas dengan kualitas tinggi dan sertifikasi resmi. Meski harganya cenderung lebih tinggi dari rata-rata, daya tariknya terletak pada kepercayaan konsumen terhadap kemurnian dan legalitas produk.
2. Lakuemas Indonesia
Sementara itu, Lakuemas Indonesia mencatatkan penurunan yang lebih kecil. Emas 24 karat dengan kemurnian 99 persen turun dari Rp2.558.000 menjadi Rp2.539.000 per gram. Penurunan ini sebesar Rp19.000 per gram.
Lakuemas dikenal sebagai platform emas digital yang menawarkan kemudahan transaksi dan harga kompetitif. Meski kemurniannya sedikit lebih rendah dibanding Raja Emas, tetap saja menjadi pilihan banyak konsumen.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga Emas
Penurunan harga emas hari ini bukan datang begitu saja. Ada beberapa faktor makro dan mikro yang bisa memengaruhi pergerakan harga emas secara global maupun lokal.
1. Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Jika rupiah menguat terhadap dolar AS, harga emas yang diperdagangkan dalam mata uang asing cenderung turun. Ini karena investor merasa tidak perlu beralih ke aset safe haven seperti emas.
2. Kenaikan Suku Bunga
Saat suku bunga naik, investor cenderung lebih tertarik pada instrumen berbunga seperti obligasi atau deposito. Hal ini mengurangi minat terhadap emas yang tidak memberikan yield tetap.
3. Sentimen Pasar Global
Isu geopolitik, kebijakan moneter bank sentral, dan kondisi ekonomi global juga turut memengaruhi harga emas. Jika pasar merasa optimis, emas sering kali dikalahkan oleh aset berisiko tinggi seperti saham.
4. Musim Belanja Emas yang Telah Usai
Menjelang akhir tahun dan Imlek, permintaan emas biasanya tinggi. Namun setelah momen itu berlalu, permintaan cenderung turun. Ini bisa menjadi salah satu alasan penurunan harga di awal tahun 2026.
Perbandingan Harga Emas 24 Karat di Raja Emas dan Lakuemas
Berikut adalah tabel perbandingan harga emas 24 karat di dua toko besar tersebut:
| Toko | Kemurnian | Harga Sebelumnya | Harga Sekarang | Penurunan |
|---|---|---|---|---|
| Raja Emas | 99,9% | Rp2.590.000 | Rp2.530.000 | Rp60.000 |
| Lakuemas | 99% | Rp2.558.000 | Rp2.539.000 | Rp19.000 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa Raja Emas menawarkan emas dengan kemurnian lebih tinggi, namun juga mengalami penurunan harga yang lebih besar. Ini menunjukkan bahwa pergerakan harga bisa lebih dramatis di segmen premium.
Tips Membeli Emas Perhiasan yang Tepat
Membeli emas perhiasan bukan hanya soal harga murah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pembelian benar-benar menguntungkan.
1. Pilih Toko Terpercaya
Pastikan toko memiliki reputasi baik dan sertifikasi resmi. Ini penting untuk menghindari pembelian emas palsu atau berkualitas rendah.
2. Perhatikan Kemurnian Emas
Emas 24 karat dengan kemurnian 99,9% lebih bernilai daripada yang 99%. Meski selisihnya kecil, ini bisa berdampak pada nilai jual kembali di masa depan.
3. Cek Harga Pasar Sebelum Membeli
Jangan langsung membeli begitu saja. Bandingkan harga di beberapa toko untuk mendapatkan penawaran terbaik.
4. Pertimbangkan Tujuan Pembelian
Jika untuk investasi, pilih bentuk emas batangan atau antam. Jika untuk perhiasan, pastikan desainnya sesuai selera dan tidak mengurangi nilai jual.
Kapan Waktu Terbaik Membeli Emas?
Menentukan waktu beli emas memang tidak mudah. Namun, beberapa indikator bisa dijadikan pertimbangan.
1. Saat Harga Emas Sedang Turun
Jika grafik harga sedang turun, ini bisa menjadi peluang beli dengan harga lebih murah. Tapi tetap waspada, karena harga bisa saja terus turun.
2. Jelang Perayaan Besar
Menjelang perayaan seperti Idul Fitri atau Imlek, permintaan emas biasanya naik. Membeli sebelum momen itu bisa menghindari lonjakan harga.
3. Saat Inflasi Tinggi
Emas sering dijadikan lindung nilai saat inflasi tinggi. Ini karena nilainya cenderung stabil meski daya beli mata uang turun.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar. Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat terbatas dan berdasarkan pantauan pada tanggal 18 Februari 2026. Pembaca disarankan untuk melakukan pengecekan ulang langsung ke sumber resmi sebelum melakukan transaksi.
Investasi emas juga mengandung risiko. Nilai jual bisa naik atau turun tergantung berbagai faktor eksternal. Pastikan untuk memahami risiko sebelum memutuskan membeli.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













