Harga emas perhiasan 24 karat hari ini, Selasa 10 Maret 2026, kembali menarik perhatian banyak orang. Pasalnya, harga jual emas di pasaran mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Bagi mereka yang selama ini memantau fluktuasi harga emas sebagai instrumen investasi, momen ini bisa jadi peluang menarik untuk membeli kembali.
Emas memang selalu jadi pilihan utama saat kondisi ekonomi tidak menentu. Nilai amannya terhadap inflasi dan likuiditasnya yang tinggi membuat banyak orang lebih percaya menanamkan uang di emas daripada instrumen lain. Tapi, keputusan beli atau jual nggak boleh asal-asalan. Harus sesuai timing dan kondisi pasar.
Harga Emas Hari Ini di Dua Toko Populer
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah data harga emas perhiasan 24 karat dari dua toko besar di Indonesia: Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Indonesia. Data ini diambil pada pagi hari, pukul 05.05 WIB.
| Toko | Harga Emas 24 Karat (per gram) | Harga Emas 5 Karat (per gram) |
|---|---|---|
| Raja Emas | Rp2.630.000 | Rp479.000 |
| Lakuemas | Rp2.650.000 | Rp480.000 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa Raja Emas menawarkan harga yang sedikit lebih murah dibandingkan Lakuemas. Perbedaannya memang nggak terlalu jauh, tapi bisa jadi pertimbangan penting buat yang beli dalam jumlah besar.
Penyebab Turunnya Harga Emas
Kenapa harga emas bisa turun di awal pekan ini? Ada beberapa faktor yang mungkin berpengaruh.
1. Stabilitas Dolar AS
Kekuatan dolar AS berbanding terbalik dengan harga emas. Saat dolar menguat, harga emas cenderung turun karena investor lebih memilih aset berdenominasi dolar.
2. Sentimen Pasar Global yang Lebih Baik
Kabar baik dari pasar saham global dan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi dunia bisa membuat investor mengurangi posisi emas sebagai safe haven.
3. Kebijakan Bank Sentral
Kenaikan suku bunga atau perubahan kebijakan moneter dari bank sentral juga bisa memengaruhi harga logam mulia ini.
Kapan Waktu Terbaik untuk Beli Emas?
Investasi emas nggak cukup dengan melihat harga hari ini saja. Ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan agar keputusan lebih tepat.
1. Pantau Tren Jangka Panjang
Jangan hanya fokus pada perubahan harian. Lihat bagaimana pergerakan harga dalam beberapa bulan terakhir untuk menentukan apakah ini fase yang cocok untuk beli.
2. Perhatikan Situasi Ekonomi Global
Inflasi, kebijakan fiskal, dan ketegangan geopolitik bisa memicu kenaikan harga emas secara mendadak. Saat situasi tidak menentu, emas biasanya jadi pilihan utama.
3. Beli Secara Bertahap
Daripada beli semua sekaligus, lebih baik alokasikan dana secara bertahap. Ini mengurangi risiko terkena harga puncak dan memberi ruang untuk rata-rata beli.
Tips Investasi Emas untuk Pemula
Bagi yang baru pertama kali ingin coba investasi emas, ada beberapa hal dasar yang wajib diketahui.
1. Pilih Platform Terpercaya
Gunakan platform resmi seperti Pegadaian, Raja Emas, atau Lakuemas. Pastikan ada lisensi dan reputasi baik agar terhindar dari penipuan.
2. Pahami Jenis Emas yang Tersedia
Ada emas batangan, perhiasan, dan emas digital. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Misalnya, emas batangan lebih likuid, sedangkan perhiasan bisa dipakai sekaligus sebagai investasi.
3. Simpan dengan Aman
Jika membeli emas fisik, pastikan tempat penyimpanan aman. Bisa di bank atau brankas pribadi. Hindari menyimpan di tempat sembarangan yang rawan maling.
Perbandingan Harga Emas di Beberapa Platform
Sebelum memutuskan beli, nggak ada salahnya membandingkan harga di beberapa platform. Berikut adalah rincian harga emas 24 karat di berbagai tempat:
| Platform | Harga per Gram (24K) | Minimum Pembelian |
|---|---|---|
| Raja Emas | Rp2.630.000 | 0.5 gram |
| Lakuemas | Rp2.650.000 | 1 gram |
| Pegadaian | Rp2.640.000 | 1 gram |
| Antam (via Toko) | Rp2.635.000 | 1 gram |
Dari tabel ini, Raja Emas masih jadi yang paling murah, terutama buat yang ingin beli dalam jumlah kecil. Tapi pastikan juga soal biaya admin, keamanan, dan kemudahan penjualan kembali.
Strategi Jual-Beli Emas yang Menguntungkan
Investasi emas bisa menghasilkan keuntungan besar jika dilakukan dengan strategi yang tepat.
1. Beli Saat Harga Sedang Turun
Momen seperti hari ini, di mana harga sedang melemah, bisa jadi peluang beli dengan harga lebih murah.
2. Jual Saat Harga Naik Tajam
Kalau harga sudah naik cukup jauh dan terlihat overvalued, pertimbangkan untuk menjual sebagian. Ini cara mengunci keuntungan.
3. Gunakan Aplikasi untuk Pantau Harga Real-Time
Aplikasi investasi emas biasanya menyediakan notifikasi harga. Ini membantu pengguna selalu update tanpa harus cek manual setiap hari.
Disclaimer
Harga emas bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar global dan faktor ekonomi makro. Data di atas hanya berlaku pada tanggal 10 Maret 2026 pukul 05.05 WIB. Sebelum memutuskan beli atau jual, pastikan untuk cek harga terbaru dan pertimbangkan kondisi finansial pribadi.
Investasi emas tetap punya risiko, meski dianggap aman. Jangan sampai keputusan terburu-buru malah bikin rugi di akhir. Selalu pertimbangkan tujuan finansial jangka panjang dan alokasikan dana dengan bijak.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













