Indonesia tengah mengalami perubahan besar dalam dunia konstruksi. Semakin banyak pengembang dan arsitek yang mulai memperhatikan dampak lingkungan dari proyek yang mereka bangun. Tren pembangunan hijau bukan lagi sekadar isu lingkungan, tapi sudah menjadi kebutuhan nyata. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan beralih ke bahan-bahan yang lebih ramah lingkungan, termasuk penggunaan cat berbasis air.
Salah satu perusahaan yang turut mendorong perubahan ini adalah PT Propan Raya ICC. Sejak 2011, Propan telah berkomitmen menghadirkan solusi pelapisan yang lebih berkelanjutan. Di tengah semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan lingkungan, transisi dari cat berbasis pelarut ke cat berbasis air menjadi langkah strategis yang diambil perusahaan.
Pameran ARCH:ID 2026 Jadi Wadah Edukasi dan Inovasi
ARCH:ID 2026 yang digelar di ICE BSD pada 23–26 April 2026 menjadi ajang penting bagi Propan untuk menunjukkan komitmennya terhadap arsitektur berkelanjutan. Pameran ini menghadirkan berbagai pelaku industri kreatif, termasuk arsitek, desainer interior, dan pengembang properti. Propan memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan inovasi terbaru dalam pelapisan ramah lingkungan.
Melalui booth-nya, Propan menampilkan berbagai produk unggulan berbasis air. Produk-produk ini tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga memberikan performa tinggi yang sesuai dengan standar green building. CEO Propan Raya, Kris Rianto Adidarma, menyampaikan bahwa tujuan utama kehadiran Propan di pameran ini adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan produk water-based.
1. Kampanye Go to Water Based, Save the Planet
Kampanye ini menjadi salah satu cara Propan mengedukasi masyarakat tentang manfaat cat berbasis air. Dengan pesan yang sederhana tapi kuat, kampanye ini menekankan bahwa perubahan kecil dalam pemilihan produk bisa memberikan dampak besar bagi planet.
Cat berbasis air memiliki keunggulan utama dalam hal emisi yang lebih rendah. Produk ini tidak mengandung senyawa organik yang berbahaya, sehingga lebih aman untuk pengguna dan lingkungan sekitar.
2. Produk Water-Based Lebih Aman untuk Kesehatan
Selain ramah lingkungan, cat berbasis air juga lebih aman digunakan di dalam ruangan. Tidak ada bau tajam yang mengganggu, dan risiko terpapar zat berbahaya pun jauh lebih kecil. Ini sangat penting, terutama untuk bangunan seperti rumah sakit, sekolah, dan hunian keluarga.
3. Dukungan untuk Green Building
Green building bukan sekadar tren, tapi standar baru dalam konstruksi modern. Propan mendukung penuh konsep ini dengan menyediakan produk yang sesuai dengan sertifikasi hijau seperti LEED dan GREENSHIP. Produk pelapisan mereka dirancang untuk memenuhi kriteria efisiensi energi, penggunaan bahan berkelanjutan, serta kualitas udara dalam ruangan.
Produk Unggulan Propan di ARCH:ID 2026
Di booth pameran, Propan menampilkan beberapa produk andalan yang telah banyak digunakan dalam proyek-proyek besar di Indonesia. Berikut adalah beberapa di antaranya:
- Cat Tembok Water-Based: Memberikan hasil akhir yang halus dan tahan lama, cocok untuk interior maupun eksterior.
- Cat Lantai Epoxy: Tahan terhadap beban berat dan gesekan tinggi, ideal untuk area komersial.
- Cat Tekstur: Memberikan tampilan visual yang menarik sekaligus melindungi permukaan dari cuaca ekstrem.
- Cat Kayu: Memberikan perlindungan maksimal pada furnitur kayu, tahan terhadap rayap dan jamur.
1. Edukasi Pengunjung Lewat Aktivasi Interaktif
Selain menampilkan produk, Propan juga menghadirkan berbagai aktivasi menarik di booth mereka. Salah satunya adalah simulasi langsung penggunaan cat berbasis air. Pengunjung bisa melihat langsung perbedaan kualitas dan hasil akhir antara cat berbasis pelarut dan berbasis air.
2. Konsultasi Langsung dengan Ahli
Propan juga menyediakan layanan konsultasi langsung dengan ahli coating. Pengunjung bisa bertanya langsung tentang kebutuhan proyek mereka, mulai dari pemilihan warna hingga jenis cat yang paling sesuai dengan kondisi iklim Indonesia.
3. Demonstrasi Teknologi Terbaru
Teknologi pelapisan terus berkembang. Propan menunjukkan bagaimana inovasi mereka mampu menghadirkan solusi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Salah satunya adalah teknologi pengeringan cepat yang mengurangi waktu tunggu antar lapisan.
Tabel Perbandingan Cat Berbasis Pelarut vs Berbasis Air
| Kriteria | Cat Berbasis Pelarut | Cat Berbasis Air |
|---|---|---|
| Bau | Menyengat dan tajam | Ringan atau tidak tercium |
| Keamanan | Mengandung VOC tinggi | Rendah atau tanpa VOC |
| Waktu Pengeringan | Cepat | Sedang |
| Ketahanan Warna | Tinggi | Menengah hingga tinggi |
| Ramah Lingkungan | Tidak | Ya |
| Aplikasi Indoor | Kurang aman | Aman |
1. Kebutuhan Industri yang Semakin Sadar Lingkungan
Semakin banyak proyek bangunan yang mengejar sertifikasi hijau. Ini mendorong produsen untuk terus berinovasi. Propan menjawab kebutuhan ini dengan menghadirkan produk yang tidak hanya memenuhi standar kualitas, tapi juga mendukung keberlanjutan.
2. Tantangan dalam Transisi ke Produk Hijau
Transisi dari produk konvensional ke produk ramah lingkungan tidak selalu mudah. Ada tantangan seperti biaya produksi yang lebih tinggi dan kebutuhan edukasi pasar. Namun, dengan komitmen kuat dan inovasi berkelanjutan, Propan berhasil menjembatani kebutuhan industri dan lingkungan.
3. Peran Pemerintah dalam Mendorong Bangunan Hijau
Kebijakan pemerintah juga turut mendorong tren ini. Program insentif dan regulasi ketat terhadap emisi bangunan menjadi pendorong utama adopsi teknologi dan bahan ramah lingkungan. Ini membuat produsen seperti Propan semakin relevan dalam ekosistem konstruksi nasional.
Penutup
Tren pembangunan hijau di Indonesia bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Dengan semakin banyaknya pemain industri yang turut serta, seperti Propan Raya ICC, perubahan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan terus terbuka lebar. Penggunaan produk water-based adalah salah satu langkah nyata yang bisa diambil hari ini untuk menyelamatkan planet besok.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan teknologi dan kebijakan terkait.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













