Harga emas perhiasan kembali menunjukkan pergerakan signifikan di awal Maret 2026. Setelah beberapa waktu sebelumnya cenderung stabil, kini emas mulai menunjukkan tren kenaikan yang cukup mencolok. Kenaikan ini terutama terlihat pada emas dengan kadar tinggi, seperti emas 24 karat yang biasa digunakan untuk investasi maupun perhiasan berkualitas tinggi.
Lonjakan harga ini tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor eksternal dan internal yang memengaruhi perubahan nilai emas di pasar domestik. Dari fluktuasi nilai tukar rupiah hingga gejolak di pasar global, semua berkontribusi terhadap perubahan harga yang dirasakan langsung oleh konsumen di toko-toko emas terkemuka.
Faktor-Faktor yang Memicu Lonjakan Harga Emas
Pergerakan harga emas tidak pernah lepas dari dinamika pasar global dan lokal. Dalam beberapa pekan terakhir, ada beberapa isu penting yang turut mendorong kenaikan harga emas di pasar Indonesia.
1. Kebijakan Suku Bunga Global
Salah satu faktor utama yang memengaruhi harga emas adalah kebijakan suku bunga dari bank sentral besar dunia. Ketika suku bunga cenderung turun, emas menjadi lebih menarik sebagai instrumen investasi. Investor cenderung mencari aset yang tidak terikat pada bunga tetap, dan emas menjadi salah satunya.
2. Ketidakpastian Geopolitik
Situasi dunia yang belum sepenuhnya stabil juga turut berkontribusi. Konflik regional, ketegangan antarnegara, dan isu-isu politik global membuat investor mencari safe haven. Emas, sebagai aset yang dianggap aman, kembali diminati.
3. Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah
Inflasi yang masih berada di level yang cukup tinggi membuat daya beli masyarakat tergerus. Sementara itu, nilai tukar rupiah yang fluktuatif terhadap dolar AS juga memengaruhi harga emas yang mayoritas diperdagangkan dalam mata uang asing.
Harga Emas Hari Ini di Toko-Toko Terkemuka
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah data harga emas perhiasan di dua toko besar, yaitu Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Indonesia, pada Minggu, 8 Maret 2026.
Raja Emas Indonesia
Toko emas ini mencatat kenaikan harga emas 24 karat dari Rp2.640.000 menjadi Rp2.680.000 per gram. Sementara untuk ukuran yang lebih kecil seperti 5 karat, harga tetap stabil di angka Rp480.000 per gram.
Lakuemas Indonesia
Di sisi lain, Lakuemas Indonesia juga mencatat tren serupa. Emas 24 karat dijual seharga Rp2.675.000 per gram, naik dari harga sebelumnya Rp2.635.000. Untuk emas 22 karat, harga naik dari Rp2.450.000 menjadi Rp2.490.000 per gram.
Berikut ringkasan perbandingan harga emas di kedua toko tersebut:
| Jenis Emas | Raja Emas Indonesia (Rp) | Lakuemas Indonesia (Rp) |
|---|---|---|
| 24 Karat | 2.680.000 | 2.675.000 |
| 22 Karat | – | 2.490.000 |
| 5 Karat | 480.000 | – |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar dan kebijakan masing-masing toko.
Kapan Waktu Terbaik untuk Jual Emas?
Menentukan waktu yang tepat untuk menjual emas bukan perkara mudah. Ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan agar keputusan jual beli emas memberikan hasil maksimal.
1. Pantau Tren Global
Harga emas di pasar domestik sangat dipengaruhi oleh harga global. Oleh karena itu, selalu pantau pergerakan harga emas di pasar internasional, terutama di bursa-bursa besar seperti London Bullion Market dan COMEX.
2. Perhatikan Kebijakan Bank Sentral
Kebijakan moneter, terutama dari Federal Reserve AS, memiliki dampak langsung terhadap harga emas. Jika bank sentral menaikkan suku bunga, harga emas biasanya akan tertekan. Sebaliknya, jika suku bunga diturunkan, emas cenderung menguat.
3. Evaluasi Kondisi Inflasi
Saat inflasi tinggi, nilai uang menurun. Emas sering kali menjadi alat lindung nilai. Jika inflasi terus meningkat, menjual emas mungkin bukan pilihan terbaik karena nilainya bisa terus naik.
Tips Menjual Emas agar Untung Maksimal
Menjual emas tidak hanya soal waktu yang tepat. Ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan agar hasil penjualan lebih menguntungkan.
1. Bandingkan Harga di Beberapa Toko
Setiap toko emas memiliki kebijakan harga beli yang berbeda. Ada yang menawarkan harga lebih tinggi untuk menarik konsumen. Lakukan survei harga beli emas di beberapa tempat sebelum memutuskan menjual.
2. Pilih Waktu yang Tepat
Hindari menjual emas saat harga sedang turun atau belum stabil. Tunggu hingga tren menunjukkan kenaikan yang konsisten. Meski tidak bisa memprediksi secara pasti, pengamatan jangka pendek bisa memberikan gambaran arah pergerakan harga.
3. Jual dalam Kondisi Urgent Saja
Jika tidak dalam kondisi darurat, sebaiknya hindari menjual emas. Emas adalah aset jangka panjang yang nilainya cenderung naik seiring waktu. Menjual terlalu cepat bisa berarti melewatkan potensi keuntungan di masa depan.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi. Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat informatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Pembaca disarankan untuk melakukan pengecekan langsung ke toko emas terpercaya atau platform digital sebelum mengambil keputusan jual beli.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













