Harga emas perhiasan kembali turun tajam pada Sabtu, 25 April 2026. Penurunan ini terjadi tak lama setelah harga emas dunia juga melemah sekitar 3 persen dalam sehari. Bagi para investor atau kolektor emas, pergerakan ini cukup mencolok dan layak diperhatikan.
Perubahan harga ini tidak hanya terjadi di pasar internasional, tetapi juga langsung berimbas pada harga emas lokal. Di beberapa toko emas besar seperti Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Indonesia, harga emas perhiasan kompak turun, termasuk untuk emas 24 karat dan ukuran kecil sekalipun.
Faktor Penyebab Turunnya Harga Emas
Penurunan harga emas tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor penting yang memengaruhi pergerakan harga emas hari ini. Dari ketegangan geopolitik hingga kekuatan mata uang dolar AS, semuanya turut berperan.
1. Ketegangan Geopolitik yang Mereda
Salah satu penyebab utama turunnya harga emas adalah meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Sebelumnya, ketegangan ini memicu lonjakan permintaan emas sebagai aset safe haven. Namun kini, dengan situasi yang lebih stabil, investor mulai menjual emas dan beralih ke aset berisiko lainnya.
2. Inflasi yang Terkendali
Data inflasi terbaru menunjukkan bahwa laju kenaikan harga barang dan jasa mulai melambat. Ketika inflasi terkendali, daya tarik emas sebagai lindung nilai juga ikut menurun. Investor pun cenderung lebih memilih instrumen investasi lain yang menawarkan return lebih tinggi.
3. Penguatan Dolar AS
Dolar AS mengalami penguatan terhadap sejumlah mata uang utama. Karena harga emas di pasar internasional diperdagangkan dalam dolar, penguatan mata uang ini membuat emas terlihat lebih mahal bagi investor asing. Akibatnya, permintaan global terhadap emas sedikit menurun.
Perbandingan Harga Emas di Beberapa Toko Terkemuka
Untuk melihat gambaran yang lebih jelas, berikut adalah rincian harga emas perhiasan di dua toko besar, Raja Emas dan Lakuemas, pada 25 April 2026.
| Toko Emas | Jenis Emas | Kemurnian | Harga Sebelumnya | Harga Hari Ini | Selisih |
|---|---|---|---|---|---|
| Raja Emas | 24 Karat | 99,9% | Rp2.510.000 | Rp2.485.000 | -Rp25.000 |
| Raja Emas | 5 Karat | 99,9% | Rp464.000 | Rp460.000 | -Rp4.000 |
| Lakuemas | 24 Karat | 99% | Rp2.500.000 | Rp2.475.000 | -Rp25.000 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa penurunan harga cukup konsisten di berbagai ukuran dan toko. Bahkan untuk emas dengan ukuran kecil sekalipun, harga tetap mengalami penurunan.
Apakah Ini Waktu yang Tepat untuk Membeli Emas?
Banyak investor mulai mempertimbangkan kembali apakah saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli emas. Dengan harga yang turun, tentu ada peluang untuk mendapatkan emas dengan nilai lebih terjangkau.
Namun, perlu diingat bahwa fluktuasi harga bisa terjadi kapan saja. Membeli emas saat harga turun bisa menguntungkan, tetapi juga berisiko jika harga kembali naik dalam waktu dekat. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan tren jangka panjang dan tidak hanya mengandalkan pergerakan harian.
Tips Investasi Emas Saat Harga Turun
Bagi yang ingin memanfaatkan penurunan harga ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar investasi emas lebih aman dan menguntungkan.
1. Pilih Toko Emas Terpercaya
Pastikan membeli emas dari toko atau platform yang sudah terpercaya dan memiliki sertifikasi resmi. Hal ini penting untuk menghindari risiko pembelian emas palsu atau tidak sesuai standar.
2. Perhatikan Biaya Tambahan
Selain harga dasar per gram, perhatikan juga biaya tambahan seperti ongkos pembuatan atau biaya administrasi. Biaya-biaya ini bisa memengaruhi total pengeluaran dan nilai investasi secara keseluruhan.
3. Simpan dengan Aman
Emas yang sudah dibeli sebaiknya disimpan di tempat yang aman, seperti brankas pribadi atau bank. Jangan menyimpannya sembarangan karena risiko kehilangan atau pencurian bisa saja terjadi.
Proyeksi Harga Emas ke Depan
Meskipun saat ini harga emas sedang turun, belum tentu tren ini akan berlangsung lama. Banyak faktor makroekonomi yang bisa memicu kenaikan harga emas kembali, seperti ketidakstabilan politik global atau lonjakan inflasi yang tak terduga.
Investor yang ingin membeli emas sebaiknya tetap waspada terhadap perkembangan pasar. Jangan terlalu terpaku pada pergerakan jangka pendek, tetapi juga perhatikan tren jangka panjang agar bisa mengambil keputusan yang lebih tepat.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar global dan faktor ekonomi makro. Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat terkini per 25 April 2026 dan dapat berbeda pada waktu yang berbeda. Sebaiknya selalu cek harga terbaru sebelum melakukan transaksi pembelian.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













