Harga bahan pokok memang selalu jadi sorotan, terutama di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak. Perubahan nilai tukar, cuaca ekstrem, hingga fluktuasi pasokan bisa langsung berdampak pada harga sembako di pasaran. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat sejumlah komoditas mengalami pergerakan harga cukup signifikan. Dari telur ayam hingga cabai rawit merah, semua punya cerita harga tersendiri.
Untuk memudahkan pemantauan, berikut adalah rangkuman harga terkini dari berbagai komoditas strategis yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Informasi ini dihimpun pada Minggu, 15 Maret 2026, dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar setempat.
Harga Beras Berdasarkan Kualitas
Beras tetap menjadi komoditas utama dalam kebutuhan pokok masyarakat. Harganya pun bervariasi tergantung kualitasnya. Di tingkat pedagang eceran nasional, berikut rincian harga beras per kilogram:
| Kualitas Beras | Harga (Rp/kg) |
|---|---|
| Beras kualitas bawah I | 14.500 |
| Beras kualitas bawah II | 14.500 |
| Beras kualitas medium I | 15.950 |
| Beras kualitas medium II | 15.850 |
| Beras kualitas super I | 17.200 |
| Beras kualitas super II | 16.750 |
Perbedaan harga antarkualitas cukup terlihat, terutama antara bawah dan super. Namun, harga beras kualitas bawah I dan II tercatat sama, menunjukkan bahwa pasar masih stabil di segmen tersebut.
Harga Telur dan Daging Ayam
Telur ayam ras masih berada di kisaran Rp33.050 per kg. Angka ini belum termasuk biaya transportasi atau margin pengecer yang bisa sedikit berbeda di tiap daerah. Sementara itu, daging ayam ras ditawarkan di harga Rp41.950 per kg. Perbedaan harga ini cukup wajar mengingat proses produksi dan distribusi yang berbeda.
Cabai: Antara Cabai Merah dan Rawit
Cabai rawit merah kembali menjadi komoditas dengan harga tertinggi di antara jenis cabai lainnya. Harganya mencapai Rp84.550 per kg. Ini jauh lebih tinggi dibandingkan cabai merah besar yang dibanderol Rp48.150 per kg. Cabai rawit hijau juga tidak kalah mahal, yakni Rp55.000 per kg.
- Cabai merah besar: Rp48.150/kg
- Cabai merah keriting: Rp47.300/kg
- Cabai rawit hijau: Rp55.000/kg
- Cabai rawit merah: Rp84.550/kg
Harga cabai rawit merah yang tinggi bisa disebabkan oleh musim panen yang belum merata atau adanya hambatan distribusi di beberapa daerah.
Bawang Putih dan Bawang Merah
Bawang merah tercatat di harga Rp44.100 per kg, sedangkan bawang putih sedikit lebih murah, yaitu Rp40.500 per kg. Kedua komoditas ini kerap menjadi penentu harga masakan rumahan, sehingga perubahan harganya langsung dirasakan konsumen.
Harga Daging Sapi
Daging sapi kualitas I dijual seharga Rp146.600 per kg, sedangkan kualitas II lebih terjangkau di angka Rp138.550 per kg. Perbedaan ini mencerminkan bagian daging, tekstur, hingga metode pemotongan yang digunakan.
Gula Pasir dan Minyak Goreng
Gula pasir kualitas premium dibanderol Rp19.950 per kg, sedangkan gula lokal lebih murah di harga Rp18.700 per kg. Sementara itu, untuk minyak goreng, harga bervariasi tergantung jenis dan kemasan.
- Minyak goreng curah: Rp19.350/liter
- Minyak goreng kemasan bermerek I: Rp22.850/liter
- Minyak goreng kemasan bermerek II: Rp21.850/liter
Minyak goreng curah masih menjadi pilihan utama bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah karena harganya yang lebih terjangkau.
Faktor yang Mempengaruhi Fluktuasi Harga
Harga bahan pokok tidak pernah diam. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan naik turunnya harga di pasaran. Di antaranya adalah:
- Musim panen yang tidak menentu
- Biaya distribusi yang meningkat
- Kebijakan pemerintah terkait subsidi atau impor
- Perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
Selain itu, cuaca ekstrem seperti banjir atau kekeringan juga bisa memicu kenaikan harga secara signifikan, terutama pada komoditas yang sensitif terhadap kondisi lingkungan.
Tips Memantau Harga Sembako
Mengingat harga bisa berubah kapan saja, penting untuk terus memantau perkembangannya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan:
- Cek situs resmi PIHPS atau situs BI secara berkala
- Gunakan aplikasi harga pangan yang tersedia di smartphone
- Belanja di pasar tradisional yang menawarkan harga lebih fleksibel
- Manfaatkan promo atau diskon dari supermarket besar
Dengan memantau harga secara rutin, pembelian sembako bisa lebih hemat dan terencana.
Disclaimer
Data harga yang disajikan bersifat nasional dan dapat berbeda di tiap daerah. Harga juga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar, musim, dan faktor eksternal lainnya. Informasi ini dihimpun dari sumber resmi PIHPS dan diperbarui hingga tanggal 15 Maret 2026.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













