Tidak semua pelaku usaha sadar betapa pentingnya memantau penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) SDA secara cermat. Padahal, kepatuhan terhadap aturan ini bukan sekadar soal administrasi, tapi juga menyangkut reputasi perusahaan dan kelancaran operasional. Nah, Bank Mandiri baru saja hadirkan solusi digital bernama DHE Tracker lewat platform Kopra by Mandiri yang bikin proses ini jadi lebih mudah dan transparan.
Fitur ini diciptakan untuk mempermudah eksportir dalam memantau transaksi yang masuk ke rekening khusus DHE SDA secara real time. Artinya, tidak perlu lagi bolak-balik cek mutasi atau khawatir ketinggalan data penting karena semuanya sudah terintegrasi dalam satu ekosistem digital.
Fitur DHE Tracker Hadirkan Solusi Transparansi
Perubahan besar datang dari aturan baru tentang penempatan DHE SDA yang diatur dalam PP Nomor 8 Tahun 2025. Aturan ini mewajibkan eksportir menempatkan devisa hasil eksploitasi sumber daya alam ke rekening khusus sesuai ketentuan. Sayangnya, banyak perusahaan masih kesulitan menjaga akurasi pencatatan dan pemantauan transaksi secara manual.
1. Pantau Arus Dana Secara Real-Time
Dengan adanya DHE Tracker, eksportir bisa melihat langsung dana yang masuk ke Rekening Khusus DHE SDA tanpa harus menunggu laporan bulanan atau harian. Ini sangat membantu tim keuangan dalam melakukan rekonsiliasi dan memastikan bahwa semua dana telah dicatat dengan benar.
2. Lakukan Pengkategorian Dana Otomatis
Salah satu fitur unggulan dari DHE Tracker adalah kemampuan self-flagging. Perusahaan bisa mengklasifikasikan jenis dana yang diterima, misalnya dari ekspor minyak dan gas, non-migas, atau transaksi lainnya. Pengelompokan ini mempermudah pelaporan internal dan proses audit.
3. Terima Notifikasi Setiap Ada Dana Masuk
Platform ini juga dilengkapi dengan sistem notifikasi otomatis. Setiap kali ada dana yang masuk ke rekening DHE SDA, perusahaan akan langsung mendapatkan pemberitahuan. Ini membuat pengawasan arus kas menjadi lebih responsif dan efektif.
Manfaat Lengkap DHE Tracker Bagi Eksportir
Mengelola DHE SDA bukan cuma soal kepatuhan regulasi. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari strategi pengelolaan likuiditas yang baik. Dengan DHE Tracker, eksportir bisa mendapatkan manfaat ganda: efisiensi waktu dan pengurangan risiko kesalahan pencatatan.
1. Efisiensi Waktu dan Tenaga
Tanpa harus repot-repot mengecek mutasi secara manual, tim keuangan bisa fokus pada aktivitas produktif lainnya. Semua informasi transaksi tersedia dalam satu dashboard yang mudah dipahami.
2. Minim Risiko Kesalahan Data
Integrasi sistem dan fitur auto-notification membuat peluang duplikasi data atau pencatatan yang terlewat jadi sangat rendah. Hal ini tentunya sangat penting saat pemeriksaan oleh otoritas terkait.
3. Kemudahan Akses Dokumen Pendukung
Setiap transaksi yang tercatat bisa diunduh dalam bentuk dokumen elektronik. Ini sangat membantu dalam proses pelaporan dan arsip digital perusahaan.
Dukungan Teknologi untuk Regulasi yang Ketat
Regulasi DHE SDA memang semakin ketat, tapi teknologi seperti DHE Tracker justru memberikan jalan keluar praktis. Platform ini tidak hanya memenuhi standar kepatuhan, tapi juga memberikan nilai tambah bagi pengelolaan keuangan perusahaan secara keseluruhan.
1. Memenuhi Standar Regulasi Nasional
Dengan menggunakan DHE Tracker, eksportir bisa memastikan bahwa seluruh transaksi DHE SDA telah sesuai dengan ketentuan PP Nomor 8 Tahun 2025. Ini mengurangi potensi sanksi administratif maupun reputasi buruk.
2. Mendukung Audit Internal dan Eksternal
Laporan transaksi yang lengkap dan terstruktur mempermudah auditor dalam mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan. Semua data bisa diakses secara cepat dan akurat.
3. Meningkatkan Kepercayaan Stakeholder
Transparansi dalam pengelolaan devisa hasil ekspor menunjukkan bahwa perusahaan menjalankan bisnis dengan prinsip tata kelola yang baik. Hal ini bisa meningkatkan kepercayaan investor, mitra bisnis, hingga regulator.
Statistik Penggunaan Kopra by Mandiri Terus Naik
Angka penggunaan platform Kopra by Mandiri terus meningkat sejak diluncurkan. Sampai akhir Desember 2025, total transaksi melalui platform ini telah mencapai Rp27.000 triliun. Angka ini naik sekitar 20% dibanding tahun sebelumnya.
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Total Transaksi (Des 2025) | Rp27.000 Triliun |
| Pertumbuhan Tahunan | +20% |
| Volume Transaksi | 1,5 Miliar |
| Pertumbuhan Volume | +14% |
| Jumlah Pengguna Aktif | >300.000 |
Data ini menunjukkan bahwa semakin banyak perusahaan yang percaya pada solusi digital dari Bank Mandiri. Kopra by Mandiri tidak hanya sebagai alat bantu, tapi sudah menjadi bagian dari ekosistem bisnis modern yang efisien dan aman.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini didasarkan pada kondisi dan regulasi yang berlaku sampai dengan Maret 2026. Aturan terkait DHE SDA dan fitur-fitur platform Kopra by Mandiri bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan kebijakan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Disarankan untuk selalu memperbarui informasi melalui sumber resmi Bank Mandiri.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.












