Seleksi administratif untuk calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah membuahkan daftar 20 kandidat yang lolos tahap awal. Nama-nama ini dianggap memiliki latar belakang dan rekam jejak yang relevan dengan tugas berat mengawasi sektor jasa keuangan nasional.
Mereka datang dari berbagai lapisan profesional, mulai dari pejabat senior di OJK dan Bank Indonesia, hingga praktisi hukum pasar modal dan eksekutif BUMN. Seleksi ini diharapkan menghasilkan sosok yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas tinggi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia.
Panitia Seleksi, yang dipimpin oleh Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa tahapan administratif ini bersifat final dan mengikat. Selanjutnya, para kandidat akan melalui serangkaian proses lanjutan seperti masukan masyarakat, penelusuran rekam jejak, asesmen, pemeriksaan kesehatan, hingga wawancara.
Jadwal Seleksi Lanjutan
Setelah tahap administratif, para kandidat akan mengikuti briefing persiapan pada 6 Maret 2026. Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto pada 9 Maret 2026. Asesmen berlangsung selama dua hari, yaitu 10–11 Maret 2026. Tahap wawancara direncanakan pada 25–26 Maret 2026. Hasil akhir akan diumumkan melalui situs resmi Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.
Profil Singkat 20 Kandidat
1. Adi Budiarso
Adi saat ini menjabat Direktur Pengembangan Perbankan, Pasar Keuangan, dan Pembiayaan Lainnya di Kementerian Keuangan. Lahir di Salatiga tahun 1970, ia lulus dari STAN dan menyelesaikan studi master di University of Southern California serta doktoral di University of Canberra.
2. Agus Sugiarto
Agus adalah Komisaris Independen Danantara Asset Management. Ia pernah menjadi Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan di OJK serta Advisor OJK.
3. Anton Daryono
Anton menjabat sebagai Direktur Eksekutif Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen di Bank Indonesia. Lahir di Semarang tahun 1968, ia lulus dari UGM dan melanjutkan studi di The University of Melbourne.
4. Ary Zulfikar
Ary saat ini menjabat Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan. Ia lulus dari Universitas Padjajaran dan meraih doktor di bidang hukum dari kampus yang sama. Sebelumnya, ia aktif sebagai praktisi hukum pasar modal.
5. Bambang Mukti Riyadi
Bambang menjabat Deputi Komisioner Hubungan Internasional di OJK. Ia pernah memimpin OJK Regional 4 Jawa Timur dan memiliki pengalaman luas di sektor perbankan serta kementerian.
6. Boby Wahyu Hernawan
Boby saat ini menjabat Direktur Kerja Sama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan di Kementerian Keuangan. Ia lahir di Lumajang tahun 1975 dan memiliki gelar doktoral dari Victoria University, Australia.
7. Danu Febrianto
Danu menjabat Direktur Eksekutif Keuangan di Lembaga Penjamin Simpanan. Ia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya dan Universitas Indonesia serta memiliki pengalaman panjang di LPS.
8. Darmansyah
Darmansyah saat ini menjabat Komisioner Perencanaan Strategis dan Logistik di OJK. Ia pernah menjadi Kepala OJK Regional IX Kalimantan serta juru bicara lembaga.
9. Dhani Gunawan Idat
Dhani saat ini menjabat Komisaris Utama BPRS HIK Parahyangan. Ia pernah menjabat sebagai Deputi Direktur Pengawasan Perbankan di OJK.
10. Dicky Kartikoyono
Dicky menjabat Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran di Bank Indonesia. Ia lahir di Jakarta tahun 1967 dan memiliki gelar magister dari George Washington University.
11. Dwityapoetra Soeyasa Besar
Dwitya saat ini menjabat Direktur Eksekutif Surveilans di LPS. Ia memiliki gelar doktor dari Bayes Business School, University of London, dan pernah menjabat di berbagai posisi strategis di Bank Indonesia.
12. Friderica Widyasari Dewi
Friderica saat ini menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan di OJK. Ia memiliki gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada dan pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT KSEI.
13. Hasan Fawzi
Hasan menjabat Kepala Eksekutif Pengawas ITSK dan Aset Kripto di OJK. Ia lulus dari ITB dan memiliki gelar MBA dari Prancis serta MM dari Universitas Indonesia.
14. Hernawan Bekti Sasongko
Hernawan tercatat sebagai Anggota Badan Supervisi OJK. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Elnusa Tbk dan pernah mengikuti seleksi OJK sebelumnya.
15. Hidayat Prabowo
Hidayat saat ini menjabat Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah. Ia pernah menjadi Deputi Komisioner Audit Internal di OJK Pusat dan pernah mencalonkan diri sebagai Ketua Dewan Audit.
16. Iskandar Simorangkir
Iskandar menjabat Wakil Ketua Badan Supervisi Bank Indonesia. Ia memiliki gelar ekonomi dari Universitas Udayana, Vanderbilt University, dan Universitas Indonesia.
17. Lasmaida Gultom
Lasmaida menjabat Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan di OJK selama lebih dari satu dekade. Ia dikenal sebagai pelopor dalam edukasi keuangan dan perlindungan konsumen.
18. Orias Petrus Moedak
Orias adalah Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics. Ia pernah menjabat sebagai Dirut Pelindo III dan Direktur Utama MIND ID (Inalum).
19. Pahala Nugraha Mansury
Pahala saat ini menjabat Komisaris Utama Danantara Investment Management. Ia memiliki gelar MBA dari New York University dan pernah menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN dan Luar Negeri.
20. Rizal Ramadhani
Rizal saat ini menjabat Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan di OJK. Ia memiliki pengalaman luas di bidang pengawasan dan regulasi sektor keuangan.
Catatan Penting
Proses seleksi ini masih berlangsung dan belum ada keputusan final mengenai susunan Dewan Komisioner OJK yang baru. Informasi terkait jadwal dan hasil seleksi dapat berubah sewaktu-waktu. Data profil kandidat bersifat terbuka dan dapat diperbarui sesuai dengan perkembangan tahapan seleksi.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terbuka dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan tahapan seleksi yang sedang berlangsung. Data profil kandidat diambil dari sumber resmi dan terkini hingga tanggal publikasi.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













