Windows 12 sepertinya bukan lagi sekadar isu di jagat maya. Dari berbagai sinyal yang muncul akhir-akhir ini, Microsoft tampaknya sedang mempersiapkan sistem operasi berikutnya dengan pendekatan yang jauh lebih berani. Salah satu fokus utamanya? Kecerdasan buatan atau AI.
Langkah Microsoft memang sudah terlihat sejak beberapa tahun lalu. Dengan hadirnya Copilot AI dan integrasinya di berbagai layanan, termasuk Windows 11, perusahaan ini mulai menunjukkan arah baru. Tapi kini, rumor tentang Windows 12 semakin menguat. Bukan sekadar upgrade biasa, OS berikutnya ini disebut bakal menjadi sistem operasi full AI pertama dari Microsoft.
Apa Kabar Soal Windows 12?
Sejauh ini, informasi resmi memang belum banyak. Tapi dari berbagai laporan teknologi, Windows 12 kemungkinan akan dirilis pada tahun 2025 atau paling lambat 2026. Ini berarti, pengembangan sistem operasi ini sudah memasuki tahap yang cukup matang.
Nama kode internal yang beredar adalah “Hudson Valley Next”. Ini menunjukkan bahwa Microsoft sedang mengerjakan proyek besar, bukan sekadar pembaruan kecil. Ada juga isu bahwa Windows 12 akan dibangun dengan pendekatan modular melalui proyek CorePC.
1. Pendekatan Modular Lewat CorePC
Microsoft telah mengembangkan CorePC selama bertahun-tahun. Tujuannya jelas: memberikan fleksibilitas lebih pada pengguna. Dengan sistem modular, pengguna bisa menambah atau menghapus komponen sistem sesuai kebutuhan.
Ini berarti, Windows 12 bisa diinstal sebagai versi ringan untuk perangkat dengan spesifikasi rendah, atau versi lengkap untuk pengguna yang butuh performa tinggi. Cocok untuk berbagai skenario, mulai dari produktivitas hingga gaming.
2. Integrasi AI yang Lebih Dalam
Salah satu ciri khas Windows 12 nanti adalah integrasi AI yang menyeluruh. Bukan hanya sebagai fitur tambahan, tapi AI akan menjadi bagian inti dari sistem operasi ini. Copilot AI, yang sebelumnya hanya hadir sebagai asisten, akan menjadi jauh lebih canggih.
Dengan AI yang terintegrasi secara penuh, pengguna bisa mendapatkan pengalaman yang lebih personal dan efisien. Misalnya, sistem bisa belajar dari pola penggunaan harian dan menyesuaikan tampilan atau fitur secara otomatis.
Tampilan Baru yang Lebih Modern
Desain juga jadi salah satu aspek yang akan dibenahi. Windows 12 disebut bakal membawa UI yang lebih segar. Elemen kaca transparan dan taskbar melayang jadi salah satu ciri khas yang bakal hadir.
Ini bukan sekadar soal tampilan, tapi juga pengalaman visual yang lebih dinamis dan modern. Microsoft ingin menciptakan perbedaan yang jelas dari Windows 11, sekaligus menegaskan bahwa ini adalah generasi baru yang layak disebut evolusi.
3. Dukungan Hardware Terbaru
Seperti halnya Windows 11, Windows 12 juga bakal menuntut perangkat keras yang lebih modern. Ini termasuk dukungan penuh untuk CPU dan motherboard terbaru yang kompatibel dengan teknologi keamanan seperti TPM 2.0.
Dengan begitu, sistem bisa berjalan lebih aman dan optimal. Tapi, ini juga berarti pengguna lama mungkin perlu upgrade perangkat untuk bisa menikmati fitur penuh dari OS ini.
Fitur Unggulan yang Diharapkan
Meski belum ada konfirmasi resmi, beberapa fitur yang disebut bakal hadir di Windows 12 antara lain:
- Antarmuka yang lebih ringan dan responsif
- AI personal assistant yang bisa belajar dari kebiasaan pengguna
- Dukungan native untuk aplikasi Android
- Pengelolaan jendela yang lebih canggih
- Mode hemat daya berbasis AI
- Sinkronisasi lintas perangkat yang lebih baik
Perbandingan Antara Windows 11 dan Windows 12 (Perkiraan)
| Fitur | Windows 11 | Windows 12 (Perkiraan) |
|---|---|---|
| Integrasi AI | Terbatas pada Copilot | Penuh, sebagai bagian inti OS |
| Desain UI | Modern, tapi masih kaku | Lebih dinamis dan modular |
| Dukungan Hardware | TPM 2.0 wajib | TPM 2.0 dan komponen lebih baru |
| Mode Modular | Tidak ada | Ya, via CorePC |
| Sinkronisasi Lintas Perangkat | Terbatas | Lebih canggih dan otomatis |
| Kebutuhan Sistem | Standar | Lebih tinggi, tapi bisa disesuaikan |
Kapan Rilisnya?
Saat ini, belum ada tanggal pasti. Namun, berdasarkan siklus pengembangan dan rumor yang beredar, Windows 12 kemungkinan akan mulai diuji dalam versi beta pada akhir 2024 atau awal 2025. Rilis publik bisa terjadi sekitar pertengahan hingga akhir 2025.
4. Tahapan Pengembangan yang Diprediksi
- Tahap Desain dan Arsitektur – Telah selesai sebagian besar melalui CorePC.
- Tahap Pengujian Internal – Diprediksi dimulai awal 2024.
- Tahap Beta untuk Insiders – Kemungkinan akhir 2024.
- Rilis Resmi – Diperkirakan antara mid hingga akhir 2025.
Apakah Layak Dinanti?
Jika rumor ini benar, Windows 12 bisa menjadi lompatan besar bagi Microsoft. Terutama dalam menghadirkan AI sebagai bagian dari sistem operasi, bukan sekadar tambahan.
Tapi, tentu saja, semua ini masih dalam tahap spekulasi. Bisa saja rencana berubah, atau bahkan Windows 12 tidak jadi dirilis sama sekali. Yang jelas, Microsoft sedang bergerak cepat dalam mengintegrasikan AI ke seluruh ekosistem produknya.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat prediksi dan rumor berdasarkan sumber teknologi terpercaya. Tanggal rilis, fitur, dan spesifikasi bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Harap merujuk ke situs resmi Microsoft untuk informasi terbaru dan akurat.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













