Perbankan

Daftar Calon Pimpinan OJK yang Lulus Seleksi Administrasi Sebagian Besar dari Internal

Fadhly Ramadan
×

Daftar Calon Pimpinan OJK yang Lulus Seleksi Administrasi Sebagian Besar dari Internal

Sebarkan artikel ini
Daftar Calon Pimpinan OJK yang Lulus Seleksi Administrasi Sebagian Besar dari Internal

Daftar 20 nama kandidat yang lolos seleksi administratif calon anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas (OJK) resmi diumumkan. Nama-nama ini tersebar dari berbagai latar belakang profesional, namun dominan berasal dari internal OJK itu sendiri. Dari total 20 kandidat, delapan di antaranya adalah pegawai atau mantan pegawai OJK.

Dominasi kandidat dari internal OJK menunjukkan bahwa lembaga ini cenderung memilih figur yang sudah memahami sistem dan regulasi dari dalam. Bambang Mukti Riyadi, yang terakhir menjabat sebagai Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah OJK, menjadi salah satu nama yang mencuri perhatian. Ia dikenal aktif dalam keuangan dan kerja sama antarlembaga di tingkat nasional maupun internasional.

Selain Bambang, ada juga Darmansyah yang menjabat Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik OJK. Pengalaman strategis dan finansialnya dianggap relevan untuk mendukung kepemimpinan di lembaga pengawas sektor jasa keuangan ini.

Friderica Widyasari Dewi juga masuk dalam daftar. Ia menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK. Fokusnya pada dan edukasi keuangan menjadi nilai tambah dalam konteks OJK yang semakin mengedepankan .

Hasan Fawzi, yang membidangi Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, juga masuk daftar. Keahliannya di bidang teknologi dan aset digital sangat relevan mengingat OJK terus mengembangkan pengawasan terhadap inovasi di sektor fintech dan kripto.

Hidayat , yang menjabat sebagai Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, juga menjadi bagian dari daftar ini. Pengalamannya di daerah memberikan perspektif penting dalam pemerataan pengawasan di seluruh wilayah Indonesia.

Rizal Ramadhani, Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen OJK, juga masuk dalam daftar. Ia dikenal aktif dalam pengembangan regulasi yang melindungi konsumen dari praktik keuangan yang merugikan.

Hernawan Bekti Sasongko, Anggota Badan Supervisi OJK, juga masuk dalam daftar. Pengalamannya di bidang supervisi memberikan bekal kuat dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Terakhir, Lasmaida Gultom yang menjabat Literasi dan Edukasi Keuangan OJK periode 2015–2025 dan kini berstatus purnabakti juga masuk dalam daftar. Meski sudah tidak aktif, kontribusinya dalam edukasi keuangan masih sangat relevan.

Kandidat dari Bank Indonesia

Tiga nama dari Bank Indonesia juga lolos seleksi administratif. Mereka adalah Anton Daryono, Dicky Kartikoyono, dan Iskandar Simorangkir. Anton menjabat sebagai Direktur Eksekutif Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen BI. Pengalamannya di bidang pengawasan sistem pembayaran sangat relevan dengan tugas OJK.

Dicky Kartikoyono menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI. Ia memiliki pengalaman dalam merancang kebijakan yang mendukung stabilitas dan inklusi sistem pembayaran nasional.

Iskandar Simorangkir menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Supervisi BI. Dengan pengalaman di bidang supervisi perbankan, ia membawa wawasan strategis dalam pengawasan lembaga keuangan.

Kandidat dari Lembaga Penjamin Simpanan

Tiga kandidat lainnya berasal dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Mereka adalah Ary Zulfikar, Danu Febrianto, dan Dwityapoetra Soeyasa Besar. Ary Zulfikar menjabat sebagai Direktur Eksekutif LPS. Ia memiliki keahlian hukum yang kuat dalam pengelolaan lembaga penjamin simpanan.

Danu Febrianto menjabat sebagai Senior Executive Vice President LPS. Pengalamannya di bidang operasional LPS memberikan kontribusi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan.

Dwityapoetra Soeyasa Besar menjabat sebagai Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik LPS. Ia memiliki keahlian dalam analisis risiko dan pengawasan lembaga keuangan.

Kandidat dari Kementerian Keuangan

Dua kandidat berasal dari Kementerian Keuangan. Mereka adalah Adi Budiarso dan Boby Wahyu Hernawan. Adi menjabat sebagai Direktur Pengembangan Perbankan Keuangan dan Pembiayaan Lainnya di Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan. Ia memiliki pengalaman dalam pengembangan perbankan dan pasar keuangan.

Boby Wahyu Hernawan menjabat sebagai Direktur Kerja Sama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan. Ia aktif dalam forum keuangan internasional dan memiliki visi luas terkait keberlanjutan sektor keuangan.

Kandidat dari Grup Danantara

Dua nama dari grup Danantara juga masuk dalam daftar. Mereka adalah Agus Sugiarto dan Pahala Nugraha. Agus menjabat sebagai Komisaris Independen PT Danantara Asset Management. Ia memiliki pengalaman di bidang investasi dan pengelolaan aset.

Pahala Nugraha menjabat sebagai Komisaris Utama . Ia memiliki jejak di bidang keuangan dan investasi yang relevan dengan tugas OJK.

Kandidat dari BPRS dan Korporasi Swasta

Satu kandidat berasal dari BPRS, yaitu Dhani Gunawan Idat yang menjabat sebagai Komisaris Utama BPRS HIK Parahyangan. Ia membawa pengalaman di bidang perbankan syariah dan pengelolaan risiko.

Satu kandidat lainnya berasal dari korporasi swasta, yaitu Orias Petrus Moedak yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics. Ia memiliki latar belakang di bidang bisnis dan keuangan yang relevan.

Pengelompokan Kandidat Berdasarkan Asal Instansi

Berikut adalah pengelompokan 20 kandidat berdasarkan asal instansi:

1. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) – 8 orang

  1. Bambang Mukti Riyadi – Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah OJK
  2. Darmansyah – Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik OJK
  3. Friderica Widyasari Dewi – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK
  4. Hasan Fawzi – Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK
  5. Hidayat Prabowo – Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah
  6. Rizal Ramadhani – Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen OJK
  7. Hernawan Bekti Sasongko – Anggota Badan Supervisi OJK
  8. Lasmaida Gultom – Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK (2015–2025), kini purnabakti

2. Bank Indonesia (BI) – 3 orang

  1. Anton Daryono – Direktur Eksekutif / Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen BI
  2. Dicky Kartikoyono – Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI
  3. Iskandar Simorangkir – Wakil Ketua Badan Supervisi BI

3. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) – 3 orang

  1. Ary Zulfikar – Direktur Eksekutif Hukum LPS
  2. Danu Febrianto – Senior Executive Vice President LPS
  3. Dwityapoetra Soeyasa Besar – Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik LPS

4. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) – 2 orang

  1. Adi Budiarso – Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan
  2. Boby Wahyu Hernawan – Direktur Kerja Sama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan

5. Grup Danantara – 2 orang

  1. Agus Sugiarto – Komisaris Independen, PT Danantara Asset Management
  2. Pahala Nugraha – Komisaris Utama, Danantara Investment Management

6. BPRS – 1 orang

  1. Dhani Gunawan Idat – Komisaris Utama, BPRS HIK Parahyangan

7. Korporasi Swasta – 1 orang

  1. Orias Petrus Moedak – Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics

Penutup

Seleksi administratif ini menjadi langkah awal dalam menentukan calon anggota Dewan Komisioner OJK yang baru. Dengan latar belakang yang beragam, para kandidat diharapkan mampu membawa visi dan strategi terbaik untuk masa depan pengawasan sektor jasa keuangan di Indonesia.

Namun, penting diingat bahwa daftar ini masih bersifat administratif. Proses seleksi selanjutnya akan melibatkan tahapan wawancara dan evaluasi lebih lanjut. Informasi mengenai tahapan berikutnya akan diumumkan secara resmi oleh panitia seleksi.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber pada pengumuman resmi Panitia Seleksi ADK OJK per 4 Maret 2026. Data dan nama kandidat bisa berubah seiring tahapan seleksi berlanjut.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.