Nasional

GTSI Optimalkan Kolaborasi Antar Divisi melalui Reorganisasi Struktural

Fadhly Ramadan
×

GTSI Optimalkan Kolaborasi Antar Divisi melalui Reorganisasi Struktural

Sebarkan artikel ini
GTSI Optimalkan Kolaborasi Antar Divisi melalui Reorganisasi Struktural

PT GTS Internasional Tbk (GTSI) baru saja menjalani perombakan besar di tubuh direksi. Langkah ini dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem grup Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI).

ini bukan sekadar soal pergantian nama di struktur organisasi. Ini adalah bagian dari penyelarasan strategi yang lebih luas. Tujuannya jelas: menciptakan sinergi yang lebih kuat antara GTSI dan holding induknya, HUMI. Dengan begitu, diharapkan efisiensi dan daya saing bisa terus ditingkatkan di tengah dinamika pasar maritim global.

Perubahan Manajemen Strategis

Langkah perombakan direksi ini tidak datang tiba-tiba. Ada pertimbangan matang di keputusan tersebut. Salah satunya adalah pengunduran diri Direktur Utama lama yang lebih fokus menjalankan peran di level holding. Ada juga direktur lain yang memilih mundur karena penugasan baru di perusahaan lain.

  1. Pengunduran diri Direktur Utama lama
    Fokusnya kini beralih ke pengembangan strategi grup di HUMI.

  2. Direktur lain mundur karena penugasan baru
    Ini adalah bagian dari rotasi profesional untuk mendukung kebutuhan bisnis grup secara keseluruhan.

Langkah ini menunjukkan bahwa GTSI tidak hanya bergerak sendiri, tapi berjalan seiring dengan visi besar HUMI. Perubahan manajemen ini diharapkan bisa mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan respons terhadap peluang pasar.

Proses Konsolidasi dan Pengangkatan Pengurus Baru

pergantian pengurus ini tidak dilakukan sembarangan. Ada mekanisme evaluasi ketat yang dilalui. Calon direksi baru harus memenuhi standar kompetensi serta regulasi Otoritas Jasa (OJK).

  1. Evaluasi kompetensi calon direksi
    Setiap kandidat dievaluasi secara menyeluruh sebelum pengangkatan.

  2. Memenuhi regulasi OJK
    Semua calon direksi harus memenuhi sebagai pengurus perusahaan terbuka.

Prinsip tata kelola perusahaan yang baik menjadi landasan utama. Dengan begitu, keberlanjutan usaha tetap terjaga meski terjadi pergantian di jajaran pimpinan.

Susunan Pengurus Baru GTSI

Berikut adalah susunan pengurus baru GTSI yang telah disetujui dalam RUPSLB:

Posisi Nama
Komisaris Utama Rudi Satwiko
Komisaris Independen Suharno
Direktur Utama Yon Irawan
Direktur Asty Winasty

Yon Irawan, yang kini menjabat sebagai Direktur Utama, menyatakan bahwa perubahan ini tidak akan mengganggu stabilitas operasional perusahaan. Seluruh proyek dan kontrak tetap berjalan sesuai rencana.

Dampak Sinergi dengan Holding Induk

Langkah konsolidasi ini diharapkan membawa dampak positif dalam jangka menengah hingga panjang. Dengan posisi yang lebih terintegrasi dengan HUMI, GTSI bisa lebih merespons peluang bisnis serta menghadapi tantangan industri maritim global.

  1. Efisiensi operasional
    Penyelarasan kebijakan membuat pengambilan keputusan lebih cepat dan tepat.

  2. Penguatan strategi grup
    GTSI menjadi lebih selaras dengan arah pengembangan HUMI secara keseluruhan.

Manajemen optimistis bahwa langkah ini akan memperkuat fundamental perusahaan. Selain itu, nilai tambah juga diharapkan bisa dirasakan oleh investor dan stakeholder lainnya.

Komitmen Terhadap Keberlanjutan Bisnis

Meski terjadi perubahan di level direksi, GTSI tetap menjaga komitmen terhadap . Perusahaan terus menjalankan proyek-proyek strategis sesuai roadmap yang telah ditetapkan.

  1. Proyek berjalan normal
    Semua aktivitas bisnis tetap berjalan tanpa hambatan.

  2. Dukungan penuh terhadap strategi holding
    GTSI berperan aktif dalam mendukung pengembangan HUMI baik dari sisi operasional maupun komersial.

Langkah ini juga menjadi bentuk antisipasi terhadap risiko bisnis di masa depan. Dengan struktur organisasi yang lebih adaptif, GTSI siap menghadapi berbagai tantangan pasar.

Optimisme di Tengah Perubahan

Direktur Utama HUMI, Ari Askhara, menegaskan bahwa perubahan ini adalah bagian dari rencana pengembangan jangka panjang. Menurutnya, konsolidasi ini memastikan bahwa GTSI tetap berada di jalur pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Seiring dengan upaya kami memperkuat strategi maupun arah kebijakan di tingkat holding demi menciptakan efisiensi dan daya saing yang lebih kokoh di pasar maritim internasional,” ujar Ari.

Kesimpulan

Perombakan direksi GTSI bukan sekadar pergantian jabatan. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat sinergi dengan HUMI. Dengan struktur organisasi yang lebih efisien dan adaptif, GTSI siap melangkah lebih jauh dalam mendukung visi pengembangan grup.

Perubahan ini juga menunjukkan bahwa GTSI serius dalam menjaga keberlanjutan usaha serta memberikan nilai terbaik bagi para pemangku kepentingan. Di tengah dinamika industri maritim global, langkah ini menjadi modal untuk terus bersaing.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan data dan keterangan hingga tanggal 2 Maret 2026. Susunan direksi dan kebijakan perusahaan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan regulasi dan kebutuhan bisnis.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.