Nasional

Mahasiswa Teknik Logistik UPER Teliti Langsung Operasional TBBM Plumpang!

Fadhly Ramadan
×

Mahasiswa Teknik Logistik UPER Teliti Langsung Operasional TBBM Plumpang!

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Teknik Logistik UPER Teliti Langsung Operasional TBBM Plumpang!

Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang di Jakarta menjadi destinasi edukasi menarik bagi mahasiswa Teknik Logistik Universitas Pertamina. Kegiatan kunjungan ini bukan sekadar jalan-jalan ke lapangan, melainkan upaya nyata menjembatani antara teori yang diajarkan di kelas dengan praktik langsung di lapangan. Dengan begitu, mahasiswa bisa melihat langsung bagaimana konsep logistik dan diterapkan dalam skala industri yang kompleks, khususnya dalam sektor energi.

Lebih dari 60 mahasiswa dibimbing lima dosen pendamping untuk menyaksikan langsung operasional TBBM Plumpang. Kegiatan ini disambut baik oleh pihak , yang diwakili oleh Abraham sebagai Stakeholder Relationship dan Titon Srihardian sebagai Superintendent Integrated Terminal. Kunjungan ini memberikan kesempatan mahasiswa untuk memahami alur distribusi bahan bakar dari hulu ke hilir, sekaligus memperkaya wawasan praktis mereka terkait pengelolaan logistik energi nasional.

Peran Strategis TBBM Plumpang dalam Distribusi Energi Nasional

TBBM Plumpang bukan sekadar tempat penyimpanan bahan bakar. Terminal ini memainkan peran penting sebagai simpul distribusi energi yang menjamin pasokan BBM ke berbagai wilayah di . Abraham menjelaskan bahwa seluruh proses operasional di terminal ini diatur ketat untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan keberlanjutan pasokan energi nasional.

Terminal ini menjadi salah satu ujung tombak dalam rantai pasok energi, yang menghubungkan antara produksi dari kilang minyak atau penerimaan dari kapal tanker, hingga distribusi ke dan lainnya. Dengan demikian, efisiensi dan keandalan operasional TBBM Plumpang sangat berpengaruh terhadap stabilitas pasokan energi di berbagai daerah.

Alur Operasional TBBM Plumpang

Untuk memahami lebih dalam, berikut adalah gambaran alur operasional TBBM Plumpang yang dijelaskan selama kunjungan:

  1. Penerimaan Bahan Bakar
    Bahan bakar diterima dari kilang atau kapal tanker melalui jalur pipa yang terhubung langsung ke terminal. Proses ini dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan dan keamanan.

  2. Penyimpanan di Tangki Timbun
    Setelah diterima, BBM disimpan sementara di tangki timbun berkapasitas besar. Setiap tangki dilengkapi dengan sistem monitoring otomatis untuk menjaga suhu, tekanan, dan volume bahan bakar.

  3. Pengujian Kualitas
    Sebelum disalurkan lebih lanjut, bahan bakar melalui tahap pengujian laboratorium untuk memastikan memenuhi standar nasional.

  4. Distribusi ke Wilayah
    BBM kemudian disalurkan ke berbagai titik distribusi, baik melalui jalur darat maupun laut, tergantung pada kebutuhan wilayah penerima.

Fokus pada Keselamatan dan Standar Industri

Salah satu poin penting yang disampaikan selama kunjungan adalah penerapan standar keselamatan ketat di setiap tahapan operasional. Terminal ini menerapkan berbagai protokol untuk mencegah kebakaran, kebocoran, dan gangguan lainnya. Sistem monitoring berbasis teknologi digunakan untuk memastikan semua proses berjalan aman dan efisien.

Aspek Keselamatan Penjelasan
Pengawasan Penggunaan sensor dan alat deteksi otomatis untuk memantau kondisi tangki dan pipa
Protokol Darurat Prosedur evakuasi dan penanganan kebocoran yang dilatih secara berkala
Pelatihan SDM Seluruh petugas wajib mengikuti pelatihan keselamatan dan simulasi bencana

Observasi Langsung di Lapangan

Setelah sesi paparan teori, mahasiswa diberi kesempatan untuk meninjau langsung area operasional terminal. Mereka mengamati tangki timbun berkapasitas besar, jalur pipa distribusi, dan fasilitas pendukung lainnya. Observasi ini memberikan gambaran nyata tentang skala infrastruktur dan kompleksitas pengelolaan bahan bakar.

Salah satu mahasiswa, Niluh Whiccany Dinanta, menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat membuka wawasan. Ia menyebut bahwa melihat langsung infrastruktur dan sistem operasional memberikan yang jauh lebih dalam dibandingkan pembelajaran di ruang kelas.

“Saya bisa lihat betapa kompleksnya sistem logistik di sektor energi. Bukan hanya soal distribusi, tapi juga pengelolaan risiko, pengawasan kualitas, dan koordinasi antar unit,” ujar Niluh.

Integrasi Teori dan Praktik dalam Kurikulum Teknik Logistik

Universitas Pertamina terus berupaya menghadirkan pendekatan pembelajaran yang seimbang antara teori dan praktik. Kegiatan seperti kunjungan ke TBBM Plumpang menjadi bagian dari kurikulum yang dirancang untuk memperkuat daya saing lulusan di dunia kerja.

Melalui pengalaman langsung ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep logistik secara teoretis, tetapi juga belajar bagaimana menerapkannya dalam konteks industri nyata. Hal ini sangat penting mengingat tantangan logistik saat ini semakin kompleks, terutama dalam sektor strategis seperti energi.

Manfaat Jangka Panjang bagi Mahasiswa

Kunjungan ini memberikan dampak lebih dari sekadar pengetahuan teknis. Mahasiswa juga mendapat gambaran tentang lingkungan kerja profesional, pentingnya kolaborasi tim, serta kebutuhan adaptasi terhadap teknologi dan regulasi industri.

Beberapa manfaat utama yang dirasakan mahasiswa antara lain:

  • Penguatan pemahaman terhadap sistem rantai pasok energi
  • Wawasan tentang pengelolaan risiko dalam distribusi bahan bakar
  • Peningkatan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja
  • Inspirasi untuk berkarier di sektor energi dan logistik

Komitmen UPER terhadap Pendidikan Berbasis Industri

Universitas Pertamina menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap pakai melalui berbagai program pembelajaran berbasis industri. Kegiatan kunjungan ke TBBM Plumpang adalah salah satu contoh nyata bagaimana perguruan tinggi menjalin kemitraan dengan industri untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mempercepat proses adaptasi lulusan ke dunia kerja. Dengan pendekatan praktis, mahasiswa tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga secara profesional.

Penutup

Kunjungan ke TBBM Plumpang memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa Teknik Logistik UPER. Mereka tidak hanya melihat infrastruktur energi nasional secara langsung, tetapi juga memahami bagaimana logistik berperan dalam menjaga stabilitas pasokan energi di Indonesia. Dengan pendekatan pembelajaran yang menyelaraskan teori dan praktik, Universitas Pertamina terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan dan regulasi yang berlaku di lapangan.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.