Sudah cek status bansos tapi bingung hasilnya apa artinya? Atau justru nama tidak muncul sama sekali padahal yakin sudah terdaftar?
Cek status bantuan sosial kini bisa dilakukan mandiri lewat HP menggunakan NIK e-KTP. Per Januari 2026, Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan dua kanal resmi untuk pengecekan yaitu website cekbansos.kemensos.go.id dan Aplikasi Cek Bansos yang tersedia gratis di Play Store maupun App Store.
Nah, banyak isu beredar bahwa cek bansos harus bayar atau harus melalui calo. Faktanya tidak demikian — berdasarkan Permensos Nomor 3 Tahun 2021, seluruh layanan pengecekan status bansos sepenuhnya gratis dan bisa dilakukan sendiri.
Artikel ini akan memandu cara cek bansos lewat HP secara lengkap, mulai dari langkah pengecekan hingga cara membaca hasil dan solusi jika menemui kendala.
Apa Itu Cek Bansos dan Mengapa Penting Dilakukan Secara Berkala?

Cek bansos adalah proses memverifikasi apakah nama seseorang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program bantuan sosial pemerintah. Melalui pengecekan ini, masyarakat bisa mengetahui status kepesertaan PKH, BPNT, BLT Kesra, hingga PBI-JKN.
Rutin mengecek status bansos punya beberapa manfaat penting. Pertama, bisa memastikan apakah masih aktif sebagai penerima atau sudah graduasi. Kedua, mendeteksi lebih awal jika ada perubahan status yang tidak diketahui.
Data dalam sistem DTKS/DTSEN bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala. Seseorang yang bulan lalu masih aktif bisa saja berubah statusnya tanpa pemberitahuan langsung. Jadi, pengecekan mandiri menjadi cara tercepat untuk memantau perkembangan.
Kanal Resmi Cek Bansos yang Diakui Kemensos 2026
Sebelum mulai mengecek, pastikan menggunakan kanal resmi yang memang disediakan pemerintah. Mengakses situs atau aplikasi tidak resmi berisiko pencurian data pribadi.
Berikut tiga kanal resmi untuk cek bansos:
- Website cekbansos.kemensos.go.id — Bisa diakses via browser HP atau laptop tanpa perlu login
- Aplikasi Cek Bansos — Tersedia di Play Store (Android) dan App Store (iOS)
- Kantor Kelurahan/Dinas Sosial — Untuk pengecekan offline dengan bantuan petugas
Ketiga kanal ini tidak memungut biaya apapun. Jika ada pihak yang meminta bayaran untuk cek bansos, itu dipastikan penipuan.
Data yang Dibutuhkan untuk Cek Bansos
Proses pengecekan memerlukan beberapa data dasar yang harus disiapkan terlebih dahulu.
Data Wajib:
- Nama lengkap sesuai KTP (perhatikan ejaan dan huruf kapital)
- Alamat domisili lengkap (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
Data Tambahan (untuk akses lengkap di aplikasi):
- NIK (Nomor Induk Kependudukan) 16 digit
- Nomor Kartu Keluarga
- Nomor HP aktif
- Alamat email
Pastikan data yang dimasukkan persis seperti tertulis di KTP. Perbedaan satu huruf atau spasi bisa menyebabkan nama tidak ditemukan dalam sistem.
Cara Cek Bansos Online via Website cekbansos.kemensos.go.id

Website Cek Bansos merupakan kanal tercepat karena tidak memerlukan registrasi atau login. Cukup buka browser dan ikuti langkah berikut.
Langkah-Langkah Cek Status via Browser
- Buka browser di HP atau laptop
- Akses alamat cekbansos.kemensos.go.id
- Pada kolom “Wilayah PM”, pilih Provinsi tempat tinggal
- Pilih Kabupaten/Kota sesuai alamat KTP
- Pilih Kecamatan dengan tepat
- Pilih Desa/Kelurahan sesuai domisili
- Masukkan nama lengkap persis seperti di KTP pada kolom “Nama PM”
- Ketik kode captcha (4 karakter) yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
Proses pencarian membutuhkan waktu beberapa detik. Jika koneksi lambat, tunggu hingga halaman selesai memuat.
Cara Membaca Hasil Pengecekan
Setelah pencarian berhasil, sistem akan menampilkan informasi dalam bentuk tabel. Berikut kolom yang perlu diperhatikan:
| Kolom | Arti |
|---|---|
| Nama | Nama lengkap penerima manfaat |
| Alamat | Alamat terdaftar di database |
| PKH | Status penerima Program Keluarga Harapan |
| BPNT | Status penerima Bantuan Pangan Non-Tunai |
| BST/BLT | Status penerima Bantuan Langsung Tunai |
| PBI-JKN | Status Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan |
Jika pada kolom tertentu tertulis “YA”, artinya terdaftar sebagai penerima program tersebut. Kolom kosong atau “-” menandakan tidak terdaftar di program itu.
Cara Cek Bansos Lewat HP di Aplikasi Cek Bansos
Selain website, pengecekan juga bisa dilakukan melalui Aplikasi Cek Bansos yang memiliki fitur lebih lengkap.
Download Aplikasi di Play Store dan App Store
- Buka Play Store (Android) atau App Store (iOS)
- Ketik “Cek Bansos” di kolom pencarian
- Pastikan pengembang tertulis “Kementerian Sosial Republik Indonesia”
- Klik “Install” atau “Unduh”
- Tunggu proses instalasi selesai
Waspadai aplikasi palsu dengan nama serupa. Selalu verifikasi nama pengembang sebelum mengunduh.
Cek Bansos Tanpa Login
Fitur cek cepat tersedia tanpa perlu membuat akun. Berikut langkahnya:
- Buka aplikasi Cek Bansos
- Pilih menu “Cek Bansos” di halaman utama
- Pilih wilayah: Provinsi → Kabupaten/Kota → Kecamatan → Desa
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Jawab pertanyaan verifikasi yang muncul
- Klik “Cari Data”
Hasil pencarian akan menampilkan status kepesertaan sama seperti di website.
Cek Bansos dengan Login (Akses Lengkap)
Untuk akses fitur lengkap seperti melihat riwayat bantuan dan mengajukan usulan, perlu membuat akun terlebih dahulu.
Langkah registrasi akun:
- Buka aplikasi dan pilih “Daftar Akun Baru”
- Isi data lengkap: NIK, nomor KK, nama, alamat, nomor HP, email
- Upload foto e-KTP (pastikan jelas dan tidak buram)
- Upload swafoto sambil memegang KTP
- Klik “Daftar” dan tunggu verifikasi
Proses verifikasi akun memakan waktu 2-4 minggu. Setelah akun aktif, login menggunakan NIK dan password untuk mengakses menu Profil yang menampilkan informasi lebih detail termasuk status desil.
Cara Cek Bansos Offline di Kelurahan dan Dinsos
Bagi yang tidak memiliki smartphone atau kesulitan mengakses internet, pengecekan bisa dilakukan secara offline.
Via Kantor Kelurahan/Desa:
- Datang ke kantor kelurahan pada jam kerja (08.00-15.00 WIB)
- Bawa KTP dan KK asli
- Sampaikan keperluan untuk cek status bansos
- Petugas akan membantu mengecek melalui sistem SIKS-NG
- Tunggu hasil pengecekan (biasanya 10-30 menit)
Via Dinas Sosial Kabupaten/Kota:
- Kunjungi kantor Dinsos setempat
- Ambil nomor antrian di loket pelayanan
- Serahkan fotokopi KTP dan KK
- Petugas akan melakukan pengecekan
Kelebihan cek offline adalah bisa langsung berkonsultasi dengan petugas jika ada masalah pada data.
Arti Status Penerima Bansos: Aktif, Graduasi, Exclude, dan Lainnya
Memahami arti setiap status sangat penting agar tidak salah interpretasi.
| Status | Arti | Tindakan |
|---|---|---|
| Aktif / YA | Terdaftar dan berhak menerima bantuan | Tunggu jadwal pencairan |
| Graduasi | Dinyatakan “lulus” karena kondisi membaik | Ajukan sanggahan jika tidak sesuai |
| Exclude | Dikecualikan dari penyaluran periode ini | Cek penyebab dan ajukan klarifikasi |
| Tidak Ditemukan | Nama tidak ada di database | Periksa ejaan atau ajukan usulan |
Untuk penjelasan lebih detail tentang status graduasi yang muncul tiba-tiba, artikel tersebut membahas penyebab dan cara mengatasinya. Begitu pula dengan status exclude yang sering membingungkan KPM.
Solusi Jika NIK atau Nama Tidak Ditemukan Saat Cek Bansos
Muncul pesan “Tidak Terdapat Peserta/PM” bukan berarti langsung tidak layak. Ada beberapa kemungkinan penyebab yang perlu ditelusuri.
Penyebab Umum:
- Ejaan nama tidak persis sesuai KTP
- Memilih wilayah yang salah
- Data NIK belum sinkron dengan Dukcapil
- Belum pernah diusulkan ke DTKS/DTSEN
Solusi yang Bisa Dilakukan:
- Coba variasi penulisan nama — Jika di KTP ada gelar atau tanda baca, coba masukkan persis sama
- Pastikan wilayah benar — Gunakan alamat sesuai KTP, bukan domisili saat ini
- Perbaiki data di Disdukcapil — Jika NIK bermasalah, segera urus perbaikan data kependudukan
- Ajukan usulan mandiri — Jika memang belum terdaftar, ikuti panduan daftar bansos pakai NIK
Pembahasan lengkap tentang penyebab NIK tidak ditemukan dan 7 cara mengatasinya tersedia di artikel terpisah.
Perbedaan Cek Bansos dan Cek Desil
Dua istilah ini sering tertukar padahal fungsinya berbeda.
| Aspek | Cek Bansos | Cek Desil |
|---|---|---|
| Tujuan | Melihat status kepesertaan program bansos | Melihat peringkat kesejahteraan (desil 1-10) |
| Informasi yang Ditampilkan | PKH, BPNT, BLT, PBI-JKN | Kategori desil dalam DTSEN |
| Cara Akses | Website + aplikasi (tanpa login) | Aplikasi (perlu login) atau kelurahan |
Singkatnya, cek bansos untuk mengetahui “apakah sudah dapat bantuan”, sedangkan cek desil untuk mengetahui “apakah layak dapat bantuan”. Untuk panduan lengkap cara cek desil bansos pakai NIK, bisa dibaca di artikel tersebut.
Waspada Penipuan Berkedok Cek Bansos
Modus penipuan mengatasnamakan program bansos semakin marak, terutama menjelang periode pencairan. Berikut ciri-ciri yang harus diwaspadai.
Ciri-ciri Penipuan:
- Link dikirim via WhatsApp, SMS, atau media sosial dengan domain mencurigakan
- Meminta transfer uang untuk “biaya administrasi”
- Meminta data sensitif seperti PIN, OTP, atau nomor rekening
- Menggunakan website dengan tampilan mirip tapi alamat berbeda
- Mengklaim bisa “memasukkan nama” ke daftar penerima dengan bayaran
Yang Harus Dilakukan:
- Hanya akses cekbansos.kemensos.go.id (perhatikan domain .go.id)
- Download aplikasi hanya dari Play Store atau App Store resmi
- Jangan pernah berikan PIN, OTP, atau data rekening
- Laporkan link mencurigakan ke lapor.go.id
Pemerintah tidak pernah meminta pembayaran dalam bentuk apapun untuk layanan cek bansos.
Kontak Layanan dan Pengaduan Resmi

Jika mengalami kendala atau menemukan indikasi penyelewengan, berikut kanal resmi yang bisa dihubungi.
Kementerian Sosial RI:
- Call Center: 171 atau 021-171 (24 jam)
- WhatsApp: 0811-1500-566
- Email: [email protected]
- Website: kemensos.go.id
SP4N LAPOR!:
- Website: lapor.go.id
- SMS: 1708
- Aplikasi: LAPOR! (Play Store/App Store)
Alamat Kantor Kemensos: Jl. Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat 10430
Pengaduan Tingkat Daerah:
- Dinas Sosial kabupaten/kota setempat
- Kantor kelurahan/desa
- Pendamping PKH di wilayah masing-masing
Jam operasional call center 171: 24 jam setiap hari termasuk hari libur.
Penutup
Cek bansos lewat HP kini bisa dilakukan mandiri tanpa perlu datang ke kantor pemerintahan. Dua kanal resmi yang tersedia adalah website cekbansos.kemensos.go.id dan Aplikasi Cek Bansos — keduanya gratis dan tidak memerlukan biaya apapun.
Seluruh informasi dalam artikel ini bersumber dari regulasi resmi Kemensos termasuk Permensos Nomor 3 Tahun 2021 dan data per Januari 2026. Nominal bantuan, jadwal pencairan, dan ketentuan teknis dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah terbaru. Untuk informasi paling akurat, selalu verifikasi melalui kanal resmi Kemensos.
Semoga panduan ini membantu proses pengecekan status bansos berjalan lancar. Terima kasih sudah membaca, semoga yang membutuhkan segera mendapat haknya. Jika ada pertanyaan atau kendala, jangan ragu menghubungi call center 171 yang tersedia 24 jam.
Sumber dan Referensi Berita:
- Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial
- https://diskominfotik.lampungprov.go.id/detail-post/cara-cek-data-penerima-manfaat-bansos
- https://dinsos.oganilirkab.go.id/berita/cara-cek-data-penerima-bansos
FAQ
Tidak. Pengecekan status bansos melalui website cekbansos.kemensos.go.id maupun Aplikasi Cek Bansos sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya apapun. Jika ada pihak yang meminta pembayaran untuk cek bansos, itu termasuk penipuan. Segera laporkan ke call center 171 atau SP4N LAPOR!
Ada beberapa kemungkinan penyebab: ejaan nama tidak persis sesuai KTP, memilih wilayah yang salah, atau data belum sinkron dengan database Dukcapil. Coba ulangi pencarian dengan memastikan nama dan wilayah persis seperti di KTP. Jika masih tidak ditemukan, kunjungi kantor kelurahan untuk verifikasi data.
Website cekbansos.kemensos.go.id hanya bisa digunakan untuk mengecek status kepesertaan tanpa perlu login. Sementara Aplikasi Cek Bansos memiliki fitur lebih lengkap seperti melihat profil desil, mengajukan usulan mandiri, dan sanggahan data — fitur ini memerlukan registrasi akun terlebih dahulu.
Proses verifikasi akun oleh Pusdatin Kemensos biasanya memakan waktu 2-4 minggu. Setelah akun terverifikasi, notifikasi akan dikirim ke email yang didaftarkan. Selama menunggu, status akun akan terlihat “Menunggu Verifikasi” dan belum bisa mengakses fitur lengkap.
Status Exclude berarti data dikecualikan dari penyaluran periode tersebut. Penyebabnya bisa karena NIK tidak valid, data tidak sinkron dengan Dukcapil, atau terdeteksi duplikasi. Untuk mengatasinya, segera hubungi Dinas Sosial setempat untuk klarifikasi dan perbaikan data.
Ya, bisa. Untuk pengecekan melalui website atau fitur “Cek Bansos” di aplikasi tanpa login, tidak ada batasan perangkat. Yang penting adalah memasukkan data nama dan wilayah yang benar sesuai KTP orang yang ingin dicek statusnya.
Tidak. Terdaftar di DTKS/DTSEN hanya berarti data tercatat dalam database. Untuk menjadi penerima bansos aktif, harus ada penetapan resmi dari Kemensos berdasarkan kuota program, kriteria kelayakan, dan desil kesejahteraan. Masyarakat desil 1-4 diprioritaskan untuk program seperti PKH dan BPNT.
Jika status menunjukkan aktif tapi dana tidak masuk, ada beberapa kemungkinan: jadwal pencairan belum tiba, nomor rekening bermasalah, atau ada kendala teknis di bank penyalur. Cek saldo di ATM atau teller bank, dan jika tetap bermasalah, laporkan ke call center Kemensos 171 atau pendamping PKH setempat.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













