Harga logam mulia di Tanah Air kembali menunjukkan tren positif menjelang pertengahan April 2026. Salah satunya, perak produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan lonjakan harga yang cukup mencolok. Setelah sempat berada di bawah level Rp50.000 per gram, kini harga perak Antam resmi menyentuh angka Rp50.300 per gram pada Rabu, 15 April 2026.
Lonjakan ini bukan datang tiba-tiba. Dalam beberapa hari terakhir, harga perak sudah mulai menunjukkan sinyal penguatan. Dari data yang dirilis oleh Logammulia, terlihat bahwa sehari sebelumnya harga naik Rp1.100, lalu diikuti lagi dengan kenaikan Rp2.150 per gram. Artinya, total kenaikan dalam dua hari terakhir mencapai Rp3.250.
Daftar Harga Perak Antam Terbaru
Kenaikan harga ini tentu sangat dirasakan oleh para investor dan kolektor. Bagi yang sedang mempertimbangkan untuk membeli atau menjual, penting untuk mengetahui harga terkini dari berbagai varian produk perak Antam. Berikut rinciannya:
Harga Perak Batangan Reguler
Produk perak batangan reguler Antam tersedia dalam ukuran 1 gram, 250 gram, dan 500 gram. Berikut harga terbarunya:
| Ukuran | Harga Sebelum PPN | Harga Setelah PPN (11%) |
|---|---|---|
| 1 gram | Rp50.300 | Rp55.833 |
| 250 gram | Rp12.975.000 | Rp14.402.250 |
| 500 gram | Rp25.150.000 | Rp27.916.500 |
Harga Perak Heritage Antam
Perak heritage memiliki daya tarik tersendiri karena desainnya yang unik dan bernilai estetika tinggi. Produk ini biasanya diminati oleh kolektor atau investor jangka panjang. Berikut harga terbaru perak heritage Antam:
| Ukuran | Harga Sebelum PPN | Harga Setelah PPN (11%) |
|---|---|---|
| 31,1 gram | Rp2.112.138 | Rp2.344.473 |
| 186,6 gram | Rp11.551.276 | Rp12.821.916 |
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Lonjakan Harga
Lonjakan harga perak ini tidak lepas dari dinamika pasar global dan lokal. Beberapa faktor utama yang turut mendorong kenaikan harga antara lain:
-
Permintaan Investasi Global Meningkat
Investor internasional kembali tertarik pada aset safe haven seperti logam mulia akibat ketidakpastian ekonomi global. Hal ini mendorong permintaan perak di pasar dunia, yang berdampak langsung pada harga lokal. -
Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat harga impor komoditas termasuk perak cenderung naik. Ini ikut memberi tekanan pada harga jual eceran di pasar domestik. -
Kebijakan Moneter Bank Sentral Dunia
Spekulasi akan adanya pengetatan kebijakan moneter di negara maju juga memicu pergerakan harga logam mulia. Investor cenderung mencari instrumen yang dianggap aman saat situasi ekonomi tidak menentu.
Perbandingan Harga Emas vs Perak Antam
Menariknya, lonjakan harga ini tidak hanya terjadi pada perak. Emas Antam juga mencatatkan kenaikan yang cukup besar pada hari yang sama. Untuk mempermudah gambaran, berikut perbandingan harga emas dan perak Antam per 15 April 2026:
| Jenis Logam | Satuan | Harga per Gram |
|---|---|---|
| Emas | 1 gram | Rp1.850.000 |
| Perak | 1 gram | Rp50.300 |
Perbedaan harga yang cukup jauh ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi primadona utama bagi investor jangka panjang. Namun demikian, perak tetap menjadi pilihan menarik karena likuiditasnya yang baik dan nilai investasi yang terus meningkat.
Tips Investasi Perak untuk Pemula
Bagi yang baru ingin mulai berinvestasi di perak Antam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak terjebak pada keputusan mendadak yang kurang tepat:
-
Pahami Tujuan Investasi
Tentukan apakah tujuan investasi jangka pendek atau panjang. Ini akan memengaruhi jenis produk yang dipilih, misalnya perak batangan reguler atau heritage. -
Pantau Harga Secara Berkala
Pasar logam mulia sangat dinamis. Mengikuti perkembangan harga secara rutin membantu mengambil keputusan beli atau jual pada waktu yang tepat. -
Simpan dengan Aman
Simpan fisik perak di tempat yang aman, seperti brankas pribadi atau bank. Hindari menyimpannya di tempat sembarangan yang rawan risiko kehilangan. -
Gunakan Platform Resmi
Pastikan pembelian dilakukan melalui channel resmi Antam atau rekanan terpercaya untuk menghindari produk palsu.
Apakah Saat Ini Waktu yang Tepat untuk Beli Perak?
Melihat tren kenaikan harga yang terus berlanjut, banyak investor mulai mempertimbangkan apakah saat ini masih layak untuk membeli perak. Jawabannya tergantung pada beberapa faktor:
Pertama, jika tujuan investasi jangka panjang, maka fluktuasi harga jangka pendek tidak terlalu menjadi masalah. Yang penting adalah melihat potensi pertumbuhan nilai historis perak dalam jangka waktu panjang.
Kedua, bagi investor aktif, kenaikan ini justru bisa menjadi peluang untuk menjual jika sebelumnya sudah memiliki stok. Namun, jika belum punya, bisa menunggu koreksi harga sebagai titik masuk yang lebih baik.
Disclaimer
Harga logam mulia selalu berubah-ubah setiap hari tergantung kondisi pasar. Data yang disajikan dalam artikel ini bersifat valid hingga tanggal publikasi dan dapat berbeda sewaktu-waktu. Sebaiknya selalu cek harga terbaru langsung dari sumber resmi Antam atau platform terpercaya sebelum melakukan transaksi.
Investasi logam mulia juga memiliki risiko, termasuk volatilitas harga dan likuiditas. Pastikan untuk memahami risiko tersebut sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Artikel ini dimaksudkan sebagai informasi umum dan bukan sebagai saran finansial.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













