Setelah bertahun-tahun menjadi sorotan, rencana pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2026 akhirnya mulai terlihat arahnya. Khusus untuk profesi guru, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) telah mengumumkan bahwa hanya tiga kriteria jabatan tertentu yang akan menjadi prioritas utama dalam seleksi tahun depan.
Langkah ini sejalan dengan prinsip "zero growth" yang diterapkan pemerintah. Artinya, jumlah pegawai baru yang direkrut tidak akan menambah total anggaran, melainkan menggantikan guru yang akan pensiun. Dengan begitu, beban keuangan daerah diharapkan tetap terjaga.
3 Kriteria Jabatan Guru yang Diprioritaskan di CASN 2026
Sebelum masuk ke rincian kriteria, penting untuk memahami bahwa fokus utama CASN 2026 bukan lagi pada penambahan jumlah guru secara umum. Tapi pada pengisian posisi berdasarkan urgensi dan kebutuhan nyata di lapangan. Berikut tiga kriteria jabatan profesi guru yang menjadi prioritas:
1. Guru Kelas Tinggi (GTK)
Guru Kelas Tinggi adalah jabatan yang ditujukan bagi guru dengan pengalaman dan kompetensi lebih tinggi. Umumnya, GTK sudah memiliki sertifikasi, pengalaman mengajar minimal lima tahun, serta pernah terlibat dalam kegiatan pengembangan profesional.
GTK biasanya ditempatkan di sekolah dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi, seperti sekolah di daerah terpencil atau dengan tingkat kelulusan rendah. Jabatan ini juga sering menjadi ujung tombak dalam program peningkatan mutu pendidikan.
2. Guru Mata Pelajaran Spesifik
Selain GTK, pemerintah juga memprioritaskan guru untuk mata pelajaran tertentu. Mata pelajaran yang menjadi fokus biasanya yang mengalami kekurangan guru secara signifikan, seperti:
- Matematika
- Fisika
- Kimia
- Biologi
- Bahasa Inggris
Guru yang mengajar di mata pelajaran ini biasanya harus memiliki latar pendidikan sesuai dan sertifikasi yang relevan. Kebutuhan ini terutama terasa di wilayah pelosok dan sekolah negeri yang minim tenaga pengajar berkualifikasi.
3. Guru Berstatus PNS Terdahulu atau Mantan Honorer K2
Kriteria ketiga adalah khusus untuk guru yang sebelumnya sudah bekerja sebagai honorer, khususnya yang tergabung dalam kelompok K2. Mereka yang pernah tercatat sebagai tenaga honorer tetapi belum sempat lolos seleksi sebelumnya, akan diberikan kesempatan khusus dalam CASN 2026.
Ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi mereka selama ini, sekaligus upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan di sektor pendidikan.
Perbandingan Prioritas Jabatan Guru di CASN 2026
Berikut tabel perbandingan ketiga kriteria jabatan guru yang diprioritaskan:
| No | Kriteria Jabatan | Deskripsi | Prioritas |
|---|---|---|---|
| 1 | Guru Kelas Tinggi (GTK) | Guru dengan pengalaman dan sertifikasi | Tinggi |
| 2 | Guru Mata Pelajaran Spesifik | Guru untuk pelajaran seperti MIPA dan Bahasa Inggris | Tinggi |
| 3 | Mantan Honorer K2 | Guru honorer yang belum lolos seleksi sebelumnya | Menengah ke atas |
Syarat Umum yang Harus Dipenuhi
Meski kriterianya berbeda, ada beberapa syarat umum yang harus dipenuhi oleh calon peserta CASN 2026 untuk profesi guru. Syarat ini berlaku untuk ketiga kriteria di atas.
1. Memiliki ijazah S1 Pendidikan sesuai mata pelajaran yang diampu
2. Memiliki sertifikat pendidik (bagi yang sudah pernah mengajar)
3. Usia maksimal 35 tahun pada saat pendaftaran
4. Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba
5. Tidak pernah dihukum karena tindak pidana kejahatan
Tahapan Seleksi CASN Guru 2026
Proses seleksi CASN 2026 untuk guru akan mengikuti beberapa tahapan yang dirancang ketat. Setiap tahap akan menyaring calon pegawai berdasarkan kompetensi dan kelayakan.
1. Pendaftaran Online
Calon peserta wajib mendaftar melalui portal resmi yang ditentukan oleh BKN. Data yang diunggah harus valid dan sesuai dengan dokumen asli.
2. Seleksi Administrasi
Pada tahap ini, panitia akan memverifikasi kelengkapan dan keabsahan dokumen. Peserta yang tidak memenuhi syarat akan langsung gugur.
3. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Kompetensi Bidang (TKB)
TKD mencakup tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, dan tes karakteristik pribadi. TKB berisi materi sesuai dengan mata pelajaran yang akan diajarkan.
4. Wawancara dan Penilaian Psikologi
Peserta yang lolos tes tulis akan mengikuti wawancara dan psikotes. Tahap ini bertujuan untuk menilai kesiapan mental dan sikap calon guru.
5. Penempatan
Peserta yang lulus akan ditempatkan sesuai dengan kebutuhan daerah dan kriteria jabatan yang dipilih.
Apakah Jabatan Guru Reguler Masih Dibutuhkan?
Meski hanya tiga kriteria yang menjadi prioritas, guru reguler atau guru dengan jabatan standar tetap dibutuhkan. Namun, pengadaannya akan mengikuti prinsip zero growth, artinya hanya akan mengisi formasi yang kosong akibat pensiun atau perpindahan.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat prediktif dan didasarkan pada rancangan kebijakan yang berlaku hingga saat ini. Kebijakan CASN 2026 masih bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada pertimbangan teknis dan anggaran pemerintah. Data dan kriteria yang disebutkan di sini merupakan hasil koordinasi awal dan belum menjadi keputusan final.
Bagi calon peserta CASN 2026, penting untuk terus memantau perkembangan resmi dari Kemendikdasmen dan BKN agar tidak ketinggalan informasi terbaru.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













