Perbankan

Kredit Konsumer Dorong Kinerja Bank Nobu di Tahun 2026

Fadhly Ramadan
×

Kredit Konsumer Dorong Kinerja Bank Nobu di Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Kredit Konsumer Dorong Kinerja Bank Nobu di Tahun 2026

PT Bank Nationalnobu Tbk. (Nobu Bank) mencatatkan pencapaian positif di tahun 2025. Pertumbuhan kredit konsumer menjadi salah satu pendorong utama bank ini. Dengan fokus pada segmen ritel dan perumahan, Nobu Bank berhasil meningkatkan total penyaluran kredit hingga mencapai Rp24,2 triliun, naik 20,07% secara year-on-year (YoY).

Salah satu kontributor besar datang dari kredit konsumer, khususnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Segmen ini tidak hanya tumbuh pesat, tapi juga menjadi tulang punggung portofolio kredit bank. Proporsi kredit konsumer sendiri menyumbang hingga 56,9% dari total kredit yang disalurkan.

Kredit Konsumer sebagai Daya Tarik Utama

Pertumbuhan kredit konsumer bukan fenomena yang terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang membuat segmen ini menjadi andalan Nobu Bank. Salah satunya adalah kebijakan pemerintah yang mendorong percepatan , terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, internal bank juga turut berperan penting. Dengan menghadirkan produk-produk yang mudah diakses dan proses yang cepat, minat masyarakat untuk mengajukan kredit pun meningkat. Apalagi, sistem manajemen yang ketat membuat kualitas kredit tetap terjaga.

1. Peningkatan Portofolio Kredit Konsumer

Portofolio kredit konsumer tumbuh sebesar 18,23% sepanjang 2025. Angka ini cukup signifikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan kredit secara keseluruhan yang berada di kisaran 20,07%. Dominasi kredit konsumer mencerminkan bahwa masyarakat semakin percaya pada produk yang ditawarkan oleh Nobu Bank.

2. Fokus pada Produk KPR Primary

Produk KPR Primary menjadi andalan dalam portofolio kredit konsumer. Produk ini menawarkan kemudahan akses dan kompetitif. Ditambah lagi dukungan dari program pemerintah seperti FLPP dan KUR Perumahan, membuat permintaan terhadap produk ini terus meningkat.

3. Partisipasi Aktif dalam Program Perumahan Nasional

Nobu Bank tidak hanya berdiri sebagai lembaga keuangan biasa. Perseroan aktif berkontribusi dalam program perumahan nasional yang digagas pemerintah. Melalui fasilitas FLPP, bank ini memberikan likuiditas kepada calon pembeli rumah MBR, sehingga proses kepemilikan rumah menjadi lebih mudah dan cepat.

Kinerja Keuangan yang Solid

Tak hanya dari sisi kredit, kinerja keuangan Nobu Bank secara umum juga menunjukkan tren positif. Laba bersih yang diraih sepanjang 2025 mencapai Rp481,3 miliar, naik 46,30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa bank ini mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan efisiensi operasional.

4. Pendapatan Bunga Bersih Naik Signifikan

Pendapatan bunga bersih mencatatkan pertumbuhan 14,24% YoY, dari Rp992,85 miliar menjadi Rp1,13 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan volume kredit yang disalurkan, terutama dari segmen konsumer. Pendapatan bunga yang stabil juga menjadi indikator bahwa manajemen aset bank berjalan dengan baik.

5. Total Aset Tembus Rp41,2 Triliun

Total aset Nobu Bank mencapai Rp41,2 triliun, naik 23,67% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan bahwa bank ini terus berkembang dan mampu menarik investor maupun nasabah baru. Prestasi ini bahkan membuat Nobu Bank masuk ke daftar Top 25 bank swasta nasional.

6. Dana Pihak Ketiga (DPK) Capai Rp28,9 Triliun

Dana Pihak Ketiga (DPK) yang terkumpul sebesar Rp28,9 triliun menunjukkan bahwa terhadap layanan dan produk Nobu Bank semakin meningkat. Pertumbuhan DPK sebesar 18,76% menjadi cerminan dari loyalitas nasabah dan efektivitas strategi penghimpunan dana.

Ekspansi Digital dan Jaringan Merchant

Seiring dengan perkembangan teknologi, Nobu Bank juga terus mengembangkan ekosistem digitalnya. Salah satu langkah nyata adalah ekspansi jaringan merchant QRIS yang hingga akhir 2025 telah melampaui angka 2 juta merchant. Selain itu, jumlah agent banking juga mencapai lebih dari 143.000 unit yang tersebar di seluruh .

Langkah ini tidak hanya memperluas cakupan layanan, tapi juga mempermudah nasabah. Terlebih lagi, dengan semakin banyaknya merchant yang menggunakan QRIS, maka frekuensi penggunaan layanan bank juga meningkat.

7. Perluasan Jaringan Agent Banking

Agent banking menjadi salah satu ujung tombak dalam strategi inklusi keuangan Nobu Bank. Dengan lebih dari 143.000 agent yang tersebar di berbagai wilayah, terutama pelosok, masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan pun bisa menikmati berbagai produk dan layanan finansial.

8. Pengembangan Ekosistem Pembayaran Digital

Ekosistem pembayaran digital terus dikembangkan untuk mendukung transaksi yang lebih cepat dan aman. Dengan integrasi berbagai platform digital, Nobu Bank memastikan bahwa nasabah bisa melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja, tanpa harus datang ke cabang.

Rasio Kredit Bermasalah Tetap Terjaga

Meski pertumbuhan kredit sangat agresif, Nobu Bank tetap menjaga kualitas asetnya. Rasio Non Performing Loan (NPL) bruto masih berada di level rendah, yakni 0,44%. Angka ini jauh di bawah ambang batas perbankan.

9. Rasio CKPN terhadap NPL Capai 222%

Coverage ratio atau rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) terhadap NPL mencapai 222%. Artinya, setiap rupiah kredit bermasalah sudah dicadangkan lebih dari dua kali lipat. Ini menunjukkan bahwa manajemen risiko bank sangat ketat dan proaktif dalam mengantisipasi potensi kerugian.

Strategi Jangka Panjang Nobu Bank

Ke depan, Nobu Bank akan terus memperkuat fokus pada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi dan berkelanjutan. Salah satunya adalah pengembangan ekosistem digital dan perluasan jaringan merchant. Selain itu, bank ini juga akan terus meningkatkan kualitas portofolio kredit, khususnya dari segmen konsumer dan UKM.

10. Memperkuat Layanan untuk Sektor Perumahan

Program-program strategis seperti FLPP dan KUR Perumahan akan terus dikembangkan. Nobu Bank juga akan memperluas akses kredit bagi pengembang, kontraktor, dan supplier di sektor properti. Langkah ini diharapkan bisa mempercepat laju pembangunan perumahan dan mendukung program pemerintah.

11. Diversifikasi Produk Kredit

Selain KPR, Nobu Bank juga akan mengembangkan produk kredit lainnya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Misalnya kredit kendaraan bermotor, modal usaha, hingga pembiayaan pendidikan. Tujuannya agar lebih banyak kalangan yang bisa menikmati layanan perbankan yang terjangkau dan berkualitas.


Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersumber dari laporan resmi PT Bank Nationalnobu Tbk. per 31 Desember 2025. Angka dan kondisi keuangan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dinamika pasar dan kebijakan korporasi.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.