Sejumlah besar pemudik kembali merasakan manisnya pulang kampung secara gratis berkat program Mudik Gratis BUMN 2026. Salah satu pilar utama di balik kesuksesan program ini adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI), yang telah memberangkatkan sekitar 7.000 orang menuju berbagai kota tujuan di Jawa. Kegiatan ini dimulai sejak pertengahan Maret dan terus berlangsung secara bertahap hingga menjelang Idulfitri.
Dalam perjalanannya, BNI memanfaatkan sejumlah titik keberangkatan strategis di wilayah Jabodetabek. Titik-titik tersebut tersebar di lokasi-lokasi penting seperti Gelora Bung Karno (GBK), BNI Wilayah 10 di Gatot Subroto, BNI Wilayah 12 di Jalan Lada, BNI Wilayah 14 di Plaza BNI BSD, hingga BNI Wilayah 15 di Jatinegara. Dari titik-titik ini, peserta mudik gratis diberangkatkan menuju kota-kota tujuan melalui jalur-jalur utama seperti Tol Cikampek dan Tol Trans Jawa.
Rute Mudik Gratis BNI 2026
Program Mudik Gratis BNI 2026 dirancang untuk menjangkau berbagai kota besar di Pulau Jawa. Jalur-jalur yang digunakan pun dipilih agar perjalanan tetap efisien dan aman. Berikut adalah rute-rute utama yang digunakan selama program berlangsung.
1. Jakarta – Purwokerto
Rute ini menjadi salah satu jalur yang paling banyak diminati. Dengan durasi tempuh sekitar 4-5 jam, peserta mudik akan melintasi Tol Cikampek dan Tol Pemalang–Purwokerto. Jalur ini memberikan kenyamanan karena minim hambatan lalu lintas di luar jam sibuk.
2. Jakarta – Semarang
Perjalanan ke Semarang membutuhkan waktu sekitar 6-7 jam. Jalur ini melibatkan Tol Cikampek dan Tol Semarang–Solo. Peserta mudik akan melewati beberapa rest area strategis yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak.
3. Jakarta – Yogyakarta via Solo
Rute ini menawarkan perjalanan yang sedikit lebih panjang, sekitar 8-9 jam. Jalur yang ditempuh meliputi Tol Cikampek, Tol Solo, hingga Tol Yogyakarta. Meski lebih lama, jalur ini cukup populer karena menghubungkan langsung ke dua kota penting di Jawa Tengah dan DIY.
4. Jakarta – Surabaya
Perjalanan ke Surabaya memakan waktu sekitar 9-10 jam. Jalur utama yang digunakan adalah Tol Cikampek dan Tol Surabaya–Gempol. Jalur ini menjadi pilihan utama bagi peserta mudik yang berasal dari wilayah Jakarta bagian timur.
5. Jakarta – Malang via Surabaya
Rute ini merupakan perjalanan terpanjang, dengan durasi sekitar 11-12 jam. Jalur yang ditempuh sama seperti rute ke Surabaya, namun dilanjutkan menuju Malang melalui jalur darat yang menghubungkan kedua kota tersebut.
Syarat dan Ketentuan Mudik Gratis BNI 2026
Untuk memastikan program ini berjalan dengan tertib dan adil, BNI menetapkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh calon peserta mudik gratis. Berikut adalah ketentuan yang berlaku.
1. Warga Negara Indonesia
Peserta harus merupakan WNI yang memiliki KTP elektronik.
2. Domisili di Wilayah Jabodetabek
Program ini terbuka bagi warga yang memiliki domisili di wilayah Jabodetabek, sesuai dengan titik keberangkatan yang telah ditentukan.
3. Pendaftaran Online atau Offline
Pendaftaran dapat dilakukan secara online maupun langsung di loket-loket pendaftaran yang tersebar di titik-titik keberangkatan.
4. Dokumen yang Diperlukan
Peserta wajib membawa dokumen asli berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK). Bagi nasabah BNI, dokumen tambahan seperti bukti rekening juga bisa diminta sebagai verifikasi tambahan.
5. Registrasi Ulang
Peserta yang lolos seleksi wajib melakukan registrasi ulang pada tanggal yang telah ditentukan, yaitu 12–13 Maret 2026.
Perlengkapan dan Fasilitas Peserta Mudik
Selain tiket perjalanan yang gratis, peserta juga mendapatkan berbagai perlengkapan perjalanan yang telah disiapkan oleh BNI. Perlengkapan ini mulai dibagikan sejak 14 Maret 2026. Beberapa di antaranya meliputi:
- Snack dan makanan ringan untuk perjalanan
- Air mineral
- Masker kain
- Tote bag berlogo BNI
- Jaket perjalanan
- Obat-obatan ringan (pereda sakit kepala, flu, dll)
Fasilitas ini dirancang agar peserta mudik bisa merasa lebih nyaman selama perjalanan yang cukup panjang.
Respons Positif dari Peserta Mudik
Program Mudik Gratis BNI 2026 mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Banyak peserta mengaku sangat terbantu, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi menjelang Lebaran.
Pujiyanto, seorang pedagang dari Jakarta, awalnya tidak berencana pulang ke Solo karena biaya transportasi yang mahal. Namun, berkat program ini, ia bisa membawa keluarganya pulang kampung secara gratis. Menurutnya, proses pendaftaran juga sangat mudah dan tidak ribet.
Budi Arief, pemudik asal Bekasi, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi. Baginya, kehadiran program ini menunjukkan bahwa BUMN benar-benar hadir untuk rakyat. Ia berharap program serupa bisa terus digelar setiap tahun.
Harapan dan Dukungan dari BNI
Wakil Direktur Utama BNI, Alexandra Askandar, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian BNI terhadap masyarakat. Ia berharap program ini bisa memberikan dampak positif, bukan hanya bagi peserta mudik, tapi juga bagi kelancaran arus mudik secara keseluruhan.
Alexandra juga menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan peserta menjadi prioritas utama. Dengan adanya dukungan infrastruktur dan koordinasi dengan pihak terkait, BNI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program ini di tahun-tahun mendatang.
Disclaimer
Informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat valid hingga Maret 2026. Kebijakan, jadwal, dan syarat program Mudik Gratis BNI dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Peserta dihimbau untuk selalu memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi BNI.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













