Perbankan

Friderica Widyasari Dewi Terpilih Jadi Ketua OJK, Ini Profil Lengkapnya

Danang Ismail
×

Friderica Widyasari Dewi Terpilih Jadi Ketua OJK, Ini Profil Lengkapnya

Sebarkan artikel ini
Friderica Widyasari Dewi Terpilih Jadi Ketua OJK, Ini Profil Lengkapnya

Friderica Widyasari Dewi resmi menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nama perempuan yang akrab disapa Kiki ini mulai mencuat sejak lolos seleksi administratif calon anggota Dewan Komisioner OJK. Proses seleksi yang ketat dan di Komisi XI RI akhirnya membuahkan hasil dengan pengangkatannya sebagai Ketua OJK.

Sebelum menjabat sebagai Ketua, Friderica sudah dikenal sebagai sosok yang berpengalaman di dunia jasa keuangan. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Pejabat Sementara Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier

Friderica lahir di Cepu pada 28 November 1975. Ia memiliki latar belakang pendidikan ekonomi dan bisnis yang kuat. Pada tahun 2001, ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Tak berhenti di situ, Friderica melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana di California State University dan memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) pada 2004.

Perjalanan pendidikan tingginya tidak berhenti sampai di situ. Ia menyelesaikan pendidikan doktornya di Universitas Gadjah Mada pada 2019 dengan konsentrasi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan. Kombinasi pendidikan formal dan pengalaman lapangan membuatnya menjadi figur yang kompeten di sektor keuangan.

1. Awal Karier di Bursa Efek Indonesia

Friderica memulai karier profesionalnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2005. Selama lebih dari satu dekade, ia mengisi berbagai posisi strategis di lembaga tersebut. Pengalamannya di BEI menjadi fondasi penting dalam memahami dinamika pasar modal Indonesia.

2. Jabatan Strategis di KSEI

Setelah masa baktinya di BEI, Friderica pindah ke Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Di sini, ia menjabat sebagai Direktur Keuangan pada 2015 hingga 2016. Kepemimpinannya kemudian diakui lebih lanjut ketika ia dipercaya menjadi pada 2016 hingga 2019.

3. Memimpin BRI Danareksa Sekuritas

Selanjutnya, Friderica melanjutkan perjalanan karier di BRI Danareksa Sekuritas. Ia menjabat sebagai Direktur Utama pada 2020 hingga 2022. Pengalaman ini menambah wawasannya dalam mengelola perusahaan sekuritas yang merupakan bagian penting dari ekosistem pasar modal.

4. Bergabung dengan OJK

Setelah masa baktinya di BRI Danareksa Sekuritas, Friderica bergabung dengan OJK. Ia langsung diberi tanggung jawab besar sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen. Jabatan ini menjadi batu loncatan menuju posisi Ketua Dewan Komisioner OJK.

Sertifikasi Profesional dan Keahlian

Friderica tidak hanya unggul dalam hal pendidikan dan jabatan. Ia juga memiliki sejumlah profesional yang relevan dengan sektor pasar modal. Pada 2019, ia memperoleh sertifikasi sebagai dan Wakil Penjamin Emisi Efek yang diterbitkan oleh OJK.

Sertifikasi ini menunjukkan bahwa ia memahami seluk-beluk industri jasa keuangan, terutama dalam hal pengelolaan investasi dan penerbitan efek. Hal ini menjadi nilai tambah dalam menjalankan tugas sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK.

Perbandingan Pengalaman Jabatan Friderica

No Jabatan Institusi Periode
1 Direktur Pengembangan Pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) 2009 – 2015
2 Direktur Keuangan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) 2015 – 2016
3 Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) 2016 – 2019
4 Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas 2020 – 2022
5 Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2022 – sekarang

Tantangan dan Harapan di Kursi Ketua OJK

Menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK bukan perkara mudah. Friderica menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah. Ia juga dituntut untuk terus mendorong inklusi keuangan serta perlindungan konsumen.

Namun dengan pengalaman yang dimiliki, Friderica diyakini mampu membawa OJK ke arah yang lebih baik. Ia memiliki rekam jejak yang solid di berbagai lembaga keuangan strategis, serta pemahaman mendalam tentang regulasi dan pengawasan pasar modal.

1. Meningkatkan Edukasi Keuangan Masyarakat

Salah satu fokus utama yang diharapkan dari kepemimpinan Friderica adalah peningkatan . Dengan masyarakat yang lebih melek finansial, diharapkan partisipasi di sektor jasa keuangan menjadi lebih luas dan berkelanjutan.

2. Memperkuat Pengawasan terhadap Pelaku Usaha

Friderica juga diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap pelaku usaha jasa keuangan. Ini penting untuk menjaga terhadap sistem keuangan nasional.

3. Mendorong Inovasi dalam Regulasi

Sebagai lulusan doktor dengan konsentrasi kebijakan dan inovasi, Friderica diproyeksikan mampu mendorong inovasi dalam regulasi. Inovasi ini diharapkan bisa menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

Profil Singkat Friderica Widyasari Dewi

Aspek Detail
Nama Lengkap Friderica Widyasari Dewi
Gelar Akademik S1 Ekonomi (UGM), MBA (California State University), Dr. (UGM)
Tempat, Tanggal Lahir Cepu, 28 November 1975
Jabatan Saat Ini Ketua Dewan Komisioner OJK
Jabatan Sebelumnya Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas, Direktur Utama KSEI, Direktur BEI
Sertifikasi Wakil Manajer Investasi, Wakil Penjamin Emisi Efek (OJK, 2019)

Penutup

Friderica Widyasari Dewi membawa bekal pengalaman yang cukup panjang di sektor jasa keuangan. Dari karier di BEI, KSEI, hingga BRI Danareksa Sekuritas, ia telah menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang solid. Kini, sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, tantangan besar menantinya untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan .

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini berdasarkan data yang tersedia hingga tanggal publikasi. Jabatan, periode , dan detail lainnya dapat berubah seiring waktu.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.