Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tahun 2026 resmi memperbarui susunan kepengurusan dewan komisaris dan direksi. Acara yang digelar Kamis (12/3/2026) ini menjadi momentum penting bagi BCA untuk menegaskan arah kepemimpinan ke depan.
Dalam RUPST tersebut, sejumlah nama lama kembali mendapat amanah untuk melanjutkan tugas di posisi masing-masing. Namun, ada juga perubahan dengan hadirnya satu wajah baru di jajaran direksi, sekaligus pergantian pada posisi komisaris independen.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BCA Pasca-RUPST 2026
Susunan pengurus baru BCA mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap kinerja sejumlah eksekutif lama. Masa jabatan yang baru akan berlangsung hingga penutupan RUPST 2029 mendatang. Meski demikian, RUPS tetap memiliki kewenangan untuk memberhentikan anggota dewan sewaktu-waktu jika diperlukan.
1. Dewan Komisaris Terbaru
Dewan Komisaris BCA tetap dipimpin oleh Jahja Setiaatmadja sebagai Presiden Komisaris. Dua nama dari periode sebelumnya juga masih dipertahankan, yakni Tonny Kusnadi sebagai Komisaris dan Raden Pardede serta Sumantri Slamet sebagai Komisaris Independen.
- Presiden Komisaris: Jahja Setiaatmadja
- Komisaris: Tonny Kusnadi
- Komisaris Independen: Raden Pardede
- Komisaris Independen: Sumantri Slamet
Perubahan terjadi pada posisi Cyrillus Harinowo yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen. Ia dibebaskan dari jabatannya, namun tetap dihargai atas kontribusinya selama masa tugas.
2. Direksi BCA Terbaru
Di sisi direksi, sebagian besar jajaran lama tetap dipertahankan. Hendra Lembong sebagai Presiden Direktur tetap memimpin operasional BCA bersama dua Wakil Presiden Direktur, yaitu Armand Wahyudi Hartono dan John Kosasih.
- Presiden Direktur: Hendra Lembong
- Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono
- Wakil Presiden Direktur: John Kosasih
- Direktur: Subur Tan
- Direktur: Lianawaty Suwono
- Direktur: Santoso
- Direktur: Vera Eve Lim
- Direktur: Haryanto Tiara Budiman
- Direktur: Frengky Chandra Kusuma
- Direktur: Antonius Widodo Mulyono
- Direktur: Hendra Tanumihardja
- Direktur: David Formula
Yang menarik, nama Lianawaty Suwono kini resmi masuk dalam daftar direksi, menggantikan posisi Rudy Susanto yang dibebaskan dari jabatannya. Selain itu, David Formula resmi bergabung sebagai Direktur Teknologi Informasi setelah lulus uji kemampuan dan kepantasan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Perbandingan Susunan Pengurus Sebelum dan Sesudah RUPST 2026
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbandingan susunan dewan komisaris dan direksi BCA sebelum dan sesudah RUPST 2026:
| Jabatan | Sebelum RUPST 2026 | Setelah RUPST 2026 |
|---|---|---|
| Presiden Komisaris | Jahja Setiaatmadja | Jahja Setiaatmadja |
| Komisaris | Tonny Kusnadi | Tonny Kusnadi |
| Komisaris Independen | Cyrillus Harinowo, Raden Pardede, Sumantri Slamet | Raden Pardede, Sumantri Slamet |
| Presiden Direktur | Hendra Lembong | Hendra Lembong |
| Wakil Presiden Direktur | Armand Wahyudi Hartono, John Kosasih | Armand Wahyudi Hartono, John Kosasih |
| Direktur | Rudy Susanto | Lianawaty Suwono |
| Direktur Baru | – | David Formula |
Profil Singkat David Formula
David Formula resmi menjadi bagian dari jajaran direksi BCA sebagai Direktur Teknologi Informasi. Ia telah memenuhi syarat berdasarkan hasil penilaian kemampuan dan kepantasan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Sebelumnya, David dikenal aktif di sektor teknologi dan perbankan digital. Kehadirannya diharapkan bisa mempercepat transformasi digital BCA ke tahap yang lebih matang dan responsif terhadap kebutuhan nasabah.
Penutup Masa Jabatan dan Penegasan Baru
Penegasan akhir masa jabatan menjadi salah satu poin penting dalam agenda RUPST 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan stabilitas operasional BCA ke depan.
Sebagaimana dijelaskan dalam pengumuman resmi, masa jabatan baru para pengurus akan berlaku hingga penutupan RUPST 2029. Ini memberi waktu yang cukup bagi manajemen untuk menjalankan strategi jangka panjang sekaligus menyesuaikan diri dengan dinamika industri perbankan yang terus berkembang.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersumber dari pengumuman resmi BCA dan keputusan RUPST 2026. Data dan susunan kepengurusan bisa berubah seiring keputusan resmi selanjutnya dari RUPS atau Otoritas Jasa Keuangan.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













