PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) akan menutup layanan internet banking secara bertahap mulai 21 April 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi transformasi digital BNI untuk memberikan layanan yang lebih efisien dan modern.
Perubahan ini tidak datang tiba-tiba. BNI menyebut bahwa semakin banyak nasabah yang beralih ke platform digital yang lebih terintegrasi. Seiring dengan itu, internet banking yang sudah berjalan lama mulai terasa kurang relevan dengan kebutuhan pengguna saat ini.
Mengapa BNI Menutup Internet Banking?
Perubahan teknologi dan kebiasaan nasabah menjadi alasan utama di balik keputusan ini. BNI ingin memastikan bahwa layanan yang ditawarkan selalu selaras dengan tren dan kebutuhan pengguna.
1. Pergeseran Preferensi Nasabah ke Aplikasi Mobile
Semakin banyak orang yang lebih nyaman menggunakan aplikasi mobile daripada mengakses layanan perbankan melalui browser. Ini membuat internet banking terasa kurang optimal.
2. Efisiensi Operasional
Dengan fokus pada aplikasi yang lebih modern, BNI bisa mengalokasikan sumber daya dengan lebih baik, baik dari segi pengembangan maupun pemeliharaan sistem.
3. Peningkatan Pengalaman Pengguna
Aplikasi seperti Wondr by BNI dan BNIdirect dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih intuitif dan lengkap dibandingkan platform internet banking lama.
Alternatif Layanan Digital BNI
Meski internet banking akan ditutup, BNI telah menyiapkan alternatif digital yang bisa digunakan oleh seluruh nasabah, baik individu maupun korporasi.
1. Wondr by BNI untuk Nasabah Individu
Aplikasi ini menawarkan berbagai fitur lengkap untuk kebutuhan harian, seperti transfer, pembayaran tagihan, hingga pengelolaan keuangan pribadi. Antarmuka yang ramah pengguna membuatnya mudah diakses bahkan oleh pengguna baru.
2. BNIdirect untuk Nasabah Bisnis
Bagi korporasi, BNIdirect menyediakan fitur yang lebih kompleks, seperti otorisasi transaksi, transfer massal, dan pelaporan keuangan real-time. Ini membantu perusahaan dalam mengelola keuangan secara lebih efektif.
Jadwal Penutupan Internet Banking
Penutupan tidak dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap agar nasabah memiliki waktu untuk beradaptasi.
| Tahap | Tanggal Mulai | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | 21 April 2026 | Penonaktifan fitur baru registrasi dan beberapa layanan tambahan |
| 2 | 31 Mei 2026 | Penonaktifan akses login untuk pengguna aktif |
| 3 | 30 Juni 2026 | Penutupan total layanan internet banking |
Disclaimer: Jadwal ini bisa berubah tergantung kebijakan internal BNI dan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan.
Fitur Unggulan di Platform Baru
Wondr by BNI dan BNIdirect tidak hanya sebagai pengganti, tapi juga sebagai evolusi dari layanan digital BNI sebelumnya.
Fitur Wondr by BNI
- Transfer antarbank instan
- Pembayaran tagihan lengkap (listrik, air, BPJS, dll)
- Fitur tabungan dan investasi digital
- Notifikasi real-time untuk setiap transaksi
Fitur BNIdirect
- Transfer dana massal
- Otorisasi multi-level
- Dashboard pelaporan keuangan
- Integrasi API untuk sistem perusahaan
Tips Beralih ke Platform Baru
Bagi nasabah yang belum terbiasa dengan aplikasi mobile, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar transisi berjalan lancar.
1. Unduh dan Instal Aplikasi
Untuk pengguna Android, aplikasi bisa diunduh melalui Google Play Store. Sementara pengguna iOS bisa menemukannya di App Store.
2. Lakukan Registrasi Ulang
Nasabah perlu mendaftar ulang menggunakan data yang sama dengan yang terdaftar di internet banking. Proses ini cukup singkat dan aman.
3. Verifikasi Identitas
Verifikasi dilakukan secara digital melalui e-KYC atau dengan mengunjungi cabang terdekat jika diperlukan.
4. Eksplorasi Fitur
Setelah berhasil masuk, pengguna bisa mulai menjelajahi fitur-fitur yang tersedia. Ada panduan penggunaan yang bisa diakses langsung dari aplikasi.
Dampak Jangka Pendek dan Jangka Panjang
Penutupan internet banking tentu akan memengaruhi kebiasaan nasabah dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan bisa meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna.
Sebelum Penutupan
- Banyak nasabah masih menggunakan internet banking
- Sistem terpisah antara personal dan korporasi
- Fitur terbatas dan kurang personalisasi
Setelah Penutupan
- Semua layanan terpusat di aplikasi mobile
- Pengalaman pengguna lebih personal dan responsif
- Integrasi sistem yang lebih baik
Kesimpulan
Langkah BNI menutup internet banking adalah bagian dari transformasi digital yang tak bisa dihindari. Dengan fokus pada aplikasi yang lebih modern dan user-friendly, BNI ingin memastikan bahwa layanan perbankan tetap relevan dan mudah diakses.
Meski ada perubahan, nasabah tidak perlu khawatir. Platform baru seperti Wondr by BNI dan BNIdirect siap menjadi solusi lengkap untuk kebutuhan transaksi sehari-hari maupun pengelolaan keuangan bisnis.
Yang terpenting adalah adaptasi. Dengan sedikit penyesuaian, semua layanan bisa diakses dengan lebih cepat, aman, dan nyaman.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













