Musim libur panjang Paskah memang identik dengan persiapan menu istimewa di rumah. Tapi di balik keceriaan momen ini, harga bahan pokok jadi sorotan karena cenderung naik menjelang dan selama libur panjang. Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat sejumlah komoditas mengalami lonjakan harga menjelang akhir pekan suci Paskah 2026.
Kenaikan ini cukup dirasakan di berbagai pasar tradisional maupun modern. Cabai rawit merah, salah satu bumbu dapur yang paling dicari, tercatat berada di level Rp119.400 per kilogram. Angka ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan harga normalnya beberapa pekan sebelumnya. Tak hanya itu, daging ayam ras juga ikut naik ke Rp52.150 per kg.
Harga Komoditas Pokok Selama Libur Panjang Paskah
Libur panjang biasanya berdampak pada fluktuasi harga. Permintaan meningkat, sementara distribusi bisa terganggu karena aktivitas transportasi yang berkurang. Kondisi ini memicu lonjakan harga di sejumlah komoditas pangan utama.
Berikut adalah rincian harga komoditas pangan strategis berdasarkan data PIHPS per 3 April 2026:
1. Harga Cabai dan Bumbu Dapur
Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling signifikan. Diikuti oleh cabai lainnya yang juga mengalami tren naik.
- Cabai rawit merah: Rp119.400/kg
- Cabai merah besar: Rp82.500/kg
- Cabai merah keriting: Rp53.450/kg
- Cabai rawit hijau: Rp56.550/kg
- Bawang merah: Rp68.150/kg
- Bawang putih: Rp55.950/kg
2. Harga Beras Berbagai Kualitas
Beras tetap menjadi komoditas utama yang harganya terus dipantau. Meski mengalami kenaikan tipis, lonjakan harga tidak terlalu drastis dibandingkan komoditas lainnya.
- Beras kualitas bawah I: Rp17.550/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp17.650/kg
- Beras kualitas medium I: Rp19.250/kg
- Beras kualitas medium II: Rp18.900/kg
- Beras kualitas super I: Rp20.750/kg
- Beras kualitas super II: Rp20.350/kg
3. Harga Daging Ayam dan Sapi
Permintaan daging meningkat jelang libur panjang. Daging ayam ras dan sapi keduanya mencatatkan harga yang lebih tinggi dari rata-rata bulan sebelumnya.
- Daging ayam ras: Rp52.150/kg
- Daging sapi kualitas I: Rp163.750/kg
- Daging sapi kualitas II: Rp160.000/kg
4. Harga Gula dan Minyak Goreng
Gula dan minyak goreng juga termasuk dalam daftar komoditas yang mengalami penyesuaian harga. Kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor produksi dan distribusi jelang libur.
- Gula pasir premium: Rp26.750/kg
- Gula pasir lokal: Rp22.250/kg
- Minyak goreng curah: Rp22.050/liter
- Minyak goreng kemasan bermerek I: Rp27.950/liter
- Minyak goreng kemasan bermerek II: Rp25.500/liter
5. Harga Telur Ayam Ras
Telur ayam ras, yang biasanya stabil, juga ikut naik. Harganya saat ini berada di angka Rp42.050 per kilogram.
Faktor yang Memicu Lonjakan Harga
Lonjakan harga menjelang libur panjang bukan hal yang baru. Ada beberapa faktor yang biasanya memicu kenaikan ini.
1. Peningkatan Permintaan
Masyarakat cenderung memasak lebih banyak saat libur panjang. Kebutuhan akan bahan baku masakan pun meningkat, terutama untuk bumbu dapur dan lauk-pauk.
2. Gangguan Distribusi
Banyak pengemudi dan petugas distribusi libur selama masa libur panjang. Ini membuat rantai pasok menjadi tidak lancar, terutama di daerah-daerah yang bergantung pada pasokan dari luar kota.
3. Keterbatasan Produksi
Beberapa komoditas seperti cabai dan bawang merah sangat bergantung pada musim. Jika masa panen belum tiba atau terjadi hambatan akibat cuaca, stok bisa menipis dan harga naik.
Tips Menghemat Pengeluaran saat Libur Panjang
Meski harga naik, bukan berarti harus mengurungkan niat memasak di rumah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap bisa menikmati libur tanpa terlalu memberatkan kantong.
1. Belanja Lebih Awal
Membeli kebutuhan pokok beberapa hari sebelum libur bisa membantu menghindari harga puncak. Bisa juga mengurangi kebutuhan belanja saat harga sedang tinggi.
2. Pilih Alternatif Bahan
Jika harga cabai rawit terlalu tinggi, bisa menggunakan cabai merah atau bumbu instan sebagai alternatif. Untuk lauk, telur atau tahu bisa menggantikan daging ayam atau sapi.
3. Masak Secukupnya
Libur panjang bukan berarti harus makan enak setiap hari. Mengatur menu dengan masakan sederhana bisa mengurangi pengeluaran tanpa mengurangi kenyamanan.
Perbandingan Harga Sebelum dan Saat Libur
Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut adalah perbandingan harga sebelum dan saat libur panjang Paskah. Data ini bersifat estimasi berdasarkan tren umum.
| Komoditas | Harga Normal (Februari 2026) | Harga Libur Panjang (April 2026) | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|
| Cabai rawit merah | Rp95.000/kg | Rp119.400/kg | +25% |
| Daging ayam ras | Rp48.000/kg | Rp52.150/kg | +8.6% |
| Beras kualitas medium | Rp18.000/kg | Rp19.000/kg | +5.5% |
| Telur ayam ras | Rp39.000/kg | Rp42.050/kg | +7.8% |
| Minyak goreng kemasan | Rp25.000/liter | Rp27.950/liter | +11.8% |
Kesimpulan
Libur panjang Paskah memang kerap diwarnai dengan lonjakan harga sejumlah komoditas pangan. Namun, dengan perencanaan yang baik dan strategi belanja yang tepat, lonjakan ini tidak harus memberatkan pengeluaran harian. Data harga yang tersedia saat ini merupakan hasil pemantauan terkini dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar dan distribusi.
Disclaimer: Harga yang tercantum dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan data terkini dari PIHPS per 3 April 2026. Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada fluktuasi pasar, cuaca, dan faktor eksternal lainnya.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.







