Harga perak Antam kembali turun pada Rabu, 18 Maret 2026, menyentuh level Rp50.450 per gram. Penurunan ini terjadi di tengah situasi ketidakpastian global yang masih tinggi, terutama akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Investor tampak berhati-hati, sementara sentimen pasar logam mulia juga terus berfluktuasi seiring dinamika geopolitik dan kebijakan moneter global.
Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, meski pasar domestik sedang libur panjang menjelang dan saat Hari Suci Nyepi serta Hari Raya Idulfitri. Langkah ini diambil untuk meminimalkan tekanan terhadap mata uang garuda di pasar offshore, yang tetap aktif selama libur nasional berlangsung.
Harga Logam Mulia Antam Hari Ini
Pergerakan harga logam mulia dari PT Aneka Tambang (Antam) selalu jadi sorotan, terutama bagi investor dan kolektor. Dalam perdagangan Rabu, 18 Maret 2026, harga perak Antam turun cukup signifikan, sementara emas justru mengalami kenaikan setelah beberapa hari sebelumnya melemah.
1. Harga Perak Antam Turun Tajam
Perak batangan Antam hari ini dibanderol Rp50.450 per gram. Penurunan ini terjadi dari posisi sebelumnya yang berada di atas Rp51.000. Investor tampak mulai mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk perak, menjelang pengumuman kebijakan moneter global.
2. Emas Antam Naik Lagi
Berbeda dengan perak, harga emas Antam mengalami kenaikan. Emas batangan ukuran 1 gram dijual seharga Rp970.000. Kenaikan ini terjadi seiring dengan meningkatnya permintaan safe haven di tengah ketidakpastian global.
Pergerakan Rupiah di Pasar Offshore
Libur panjang Lebaran dan Nyepi membuat pasar keuangan domestik tertutup. Namun, Bank Indonesia tetap aktif memantau dan mengendalikan nilai tukar rupiah di pasar luar negeri agar tidak terlalu terpuruk.
1. BI Tetap Kawal Nilai Tukar
Langkah ini penting karena meski pasar dalam negeri libur, aktivitas perdagangan valuta asing tetap berjalan di pasar offshore. BI memastikan tidak terjadi lonjakan volatilitas yang bisa memengaruhi rupiah saat pasar domestik kembali dibuka.
2. Sentimen Global Masih Membayangi
Ketegangan antara AS-Israel dan Iran terus menjadi sorotan. Lonjakan harga minyak dunia dan ancaman gangguan pasokan energi membuat investor lebih memilih aset aman seperti emas dan mata uang kuat.
Dinamika Harga Emas dan Minyak Dunia
Pergerakan harga emas dan minyak dunia juga turut memengaruhi sentimen pasar lokal. Investor lokal mengikuti perkembangan ini dengan cermat karena dampaknya bisa dirasakan dalam beberapa hari setelah pasar domestik kembali aktif.
1. Emas Dunia Tertahan di Level USD2.350 per Oz
Harga emas global cenderung stagnan di kisaran USD2.350 per ounce. Investor menunggu hasil pertemuan Federal Reserve yang akan mengumumkan keputusan terkait suku bunga. Kebijakan yang lebih hawkish bisa menekan harga emas, sementara sikap dovish justru bisa mendorong kenaikan.
2. Minyak Mentah Dunia Tembus USD100 per Barell
Harga minyak Brent mencatatkan level di atas USD100 per barel. Penutupan efektif Selat Hormuz oleh Iran menjadi penyebab utama lonjakan ini. Pasokan minyak dari kawasan Teluk Persia terganggu, dan ini berdampak langsung pada harga global.
Perbandingan Harga Logam Mulia Antam (Per Gram)
| Jenis Logam | Harga Sebelumnya | Harga Hari Ini | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Emas | Rp965.000 | Rp970.000 | +Rp5.000 |
| Perak | Rp51.100 | Rp50.450 | -Rp650 |
Tips Investasi Logam Mulia di Tengah Ketidakpastian Global
Investasi logam mulia tetap menarik, terutama saat situasi ekonomi global tidak menentu. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar investasi ini bisa memberikan hasil optimal.
1. Pahami Pergerakan Harga
Jangan hanya mengandalkan tren jangka pendek. Pelajari faktor makroekonomi yang memengaruhi harga emas dan perak, seperti kebijakan bank sentral, inflasi, dan konflik geopolitik.
2. Diversifikasi Portofolio
Jangan menaruh semua dana di logam mulia. Gabungkan dengan instrumen lain seperti reksa dana, obligasi, atau saham untuk mengurangi risiko.
3. Beli dari Sumber Terpercaya
Pastikan membeli emas atau perak dari butik resmi atau platform terpercaya. Ini untuk menghindari produk palsu atau harga yang tidak wajar.
Penutup
Pergerakan harga logam mulia Antam hari ini mencerminkan situasi global yang penuh ketidakpastian. Sementara BI terus berjaga menjaga rupiah, investor juga perlu waspada dan bijak dalam mengambil keputusan investasi. Libur panjang Lebaran bukan berarti pasar berhenti bergerak. Semua tetap berjalan, hanya saja dari balik layar.
Disclaimer: Data harga dan kebijakan yang disebutkan dalam artikel ini bersifat terbatas pada tanggal 18 Maret 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar global dan kebijakan pemerintah.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













